
Marsya segera mengajak Aldy menjauh dari rumahnya agar tidak bertemu dengan Jason karena dia belum siap melihat Aldy bertemu kembali dengan darah daging nya sendiri.
Ada perlu apa lagi kamu sampai datang kesini?"Ucap Marsya sambil membelakangi Aldy.
Aku seorang ayah yang selalu merindukan Anaknya yang entah tinggal dimana dan kehidupan nya seperti apa? dan yang jelas kamu juga masih istri syah aku Sya"Jawab Aldy yang menatap punggung wanita yang selama ini dia rindukan.
jika kamu memang seorang ayah kenapa kamu peduli saat dia sudah lahir ke dunia?kemana saja kamu saat dia membutuhkan sosok ayah"Jawab Marsya datar yang masih enggan menatap mata Aldy.
Aku terima Sya, atas semua ucapan kamu dan aku minta maaf karena aku sudah lalai menjadi seorang suami dan seorang Ayah tapi aku mohon jangan hukum aku seperti ini
kalau bisa cukup kamu pukul saja aku dan lampiaskan semua kekesalan mu di masa lalu aku terima"Ucap Aldy sambil membalikan tubuh Marsya kehadapan nya.
Apa menurutmu cukup aku memukul dan menamparmu lalu setelah itu aku sudah tidak akan merasakan sakit lagi?
coba kamu pikir istri mana yang tidak sakit melihat suaminya tidur dengan wanita lain di saat dia hamil tua?"jawab Marsya sambil terisak.
Aldy pun hanya bisa duduk pasrah di hadapan Marsya sambil menundukkan kepalanya.
Mommy...mommy...? "teriak Jason sambil berlari halaman rumah sambil mencari keberadaan ibunya.
Kamu mau pergi kemana Nak? " teriak Bunda Ayu sambil menghampirinya.
__ADS_1
Mommy kemana Oma kenapa pergi tanpa pamit"Ucap Jason sambil menyeka air matanya.
Cup..cup..cup masa cucu Oma yang tampan ini menangis mungkin Mommy nya sedang membeli sesuatu sebentar lagi juga kembali"jawab Bunda Ayu menenangkan Jason.
Tapi Jason masih saja terisak meskipun Bunda Ayu sudah menenangkan nya, mungkin dia mempunyai feeling terhadap kedua orang tua nya yang kini sedang bertengkar hebat.
Oke...sekarang aku akan mengabulkan keinginan kamu supaya kamu bisa bahagia meskipun aku tidak menginginkan nya"Ucap Aldy tergantung yang mencoba memulai percakapan nya kembali.
Aku akan menyetujui dan mengurus perpisahan kita"Sambungnya lagi dengan nada sedikit bergetar.
Baiklah aku tunggu kabar selanjutnya "Jawab Marsya sambil menyeka sisa air matanya.
Tapi aku mohon ijinkan aku bertemu dengan Jason karena ikatan Anak dan seorang Ayah tidak akan ada batasnya" Ucap Aldy yang masih menatap sendu wanita yang masih di cintai nya.
Aldy pun tak bisa menahan kepergian Marsya dan hanya termenung menyesali perbuatannya di masa lalu.
Sesampai ke rumah Marsya pun segera mencari Jason untuk mengantarkan nya pergi ke sekolah.
Jason ayo kita berangkat "Ucap Marsya sedikit teriak.
Jason sudah berangkat sama Oma nya tadi, apa kamu bari saja bertemu dia? " tanya pak Rey.
__ADS_1
Marsya pun tak segera menjawab ucapan Ayahnya dia hanya memandang Ayahnya pertanda tidak mengerti.
Papa akan menduga kalau dia akan mengikuti kami sampai sejauh ini tapi mungkin saja ini jalan terbaik agar permasalahan kalian bisa di selesai kan"Ucap pak Rey sambil menghampiri putri nya yang kini hanya mematung di hadapan nya.
Papa.... hiks.. hiks.. hiks..
Marsya pun menumpahkan semua air matanya di pelukan pak Rey.
Papa akan selalu mendukung mu Nak, apapun itu keputusan mu yang terpenting kamu bahagia bersama Jason"bisik pak Rey sambil mengusap lembut kepala putrinya.
Flashback....
Akhirnya aku bisa bertemu dengan Papa.. tolong pa kasih tahu aku tentang keberadaan anak dan istri ku sekarang "Ucap Aldy tiba tiba saat bertemu dengan Ayah mertua nya di Restoran.
Papa sedang sibuk dy saat ini mungkin lain waktu kita bisa membicarakan nya" Jawab pak Rey sedikit gugup dan menghindari menantunya itu.
Sudah cukup papa menghindar dari aku.. apa aku perlu teriak sekarang bertanya kepada mereka kalau papa dengan sengaja menyembunyikan anak dan istri ku"ancam Aldy yang membuat pak Rey menghentikan langkah kaki nya.
Sudah gila apa dy.. sampai kamu bisa bilang seperti itu"jawab pak Rey yang kini sudah berada di hadapan Aldy.
Memang aku sudah setengah gila Pa berhari-hari bahkan berminggu-minggu aku mencari mereka kesana-kemari tapi tetap saja tidak menemukan nya"Ucap Aldy dengan sedikit bergetar.
__ADS_1
Mungkin ini saatnya juga Papa membicarakan langsung dengan mu tentang permintaan Marsya yang menginginkan perpisahan dengan kamu"Jawab pak Rey sambil bergegas menuju mobil nya.
Ucapan pak Rey sontak membuat Aldy kaget dan segera mengikuti langkah mertuanya itu.