Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 39


__ADS_3

Makan malam Keluarga Wijaya dan pak Remon pun tiba,Pak Martin pun akhirnya menepati janji yang sudah dia janjikan untuk membicarakan perjodohan Aldy dan Nanas.


betapa bahagianya pak Remon dikala itu karena rencananya sudah mulai berjalan dengan lancar tapi tidak dengan nanas yang mulai gelisah.


Flashback...


Sayang...ayo sarapan dulu"ajak bu Siska memasuki kamar Nanas.


Namun nanas pun sedang berada di kamar mandi,ketika bu Siska hendak keluar kamar Nanas namun tiba tiba di melihat benda yang membuatnya penasaran.


Benda itu pun tergeletak di meja rias Nanas Bu Siska pun mendekati benda tersebut karena penasaran


betapa terkejutnya Bu siska kala itu melihat benda itu ternyata sebuah tes kehamilan dan menandakan bergaris dua(positive).


Apa apaan ini?(batin bu Siska).


Dia pun akhirnya duduk di tepi ranjang Nanas karena sedang menunggu Nanas selesai mandi


untuk di minta penjelasan dari putrinya itu


Mami,,,sedang apa?kok gak panggil Nanas?"kata Nanas sambil keluar dari kamar Mandi.


Nas,ini apa maksudnya?"Kata bu Siska sambil matanya mulai berkaca kaca.


astaga...itu..uu"kata Nanas Kaget karena lupa menyimpannya.


Apa ini ayo jawab?"kata bu Siska mulai marah.


iya benar...Nanas....Hamil "jawab Nanas Sambi gugup karena takut melihat kemarahan Bu Siska.

__ADS_1


Apa???jadi ini balasan kamu sama mami dan papi selama ini?"Kata bu Siska sambil menampar muka Nanas.


Nanas pun mulai Nangis,,


Mih,maafin aku (sambil bersujud dikaki ibunya)Tapi Dito janji kok bakal bertanggung jawab"kata Nanas


Cukup Nas..Cukup..kamu tidak memikirkan perasaan orang tua kamu ya?karena kamu mencintai laki laki itu hingga kamu rela menggores hati mami seperti ini?"kata bu Siska dan langsung tak sadarkan diri.


mami...mami...bangun mami kenapa?papi tolong.."panggil Nanas.


Kenapa Nas kok teriak teriak?eh mami kenapa?"kata pak Remon kaget melihat istrinya tergeletak tak sadarkan diri.


Pak Remon dan Nanas pun segera membawa bu Siska ke rumah sakit terdekat.setelah sampai dirumah sakit bu Siska pun mulai sadar.


Pi,,mami dimana ini?"tanya bu Siska saat akan memasuki ruang iGD.


Mami ada di rumah sakit,,Mami kok bisa pingsan tadi mami kenapa?"tanya pak Remon.


Mami jangan seperti itu?Nanas ini anak kandung Mami..maafin Nanas"kata Nanas sambil menangis dan tak mau pergi mengantar bu Siska ke ruangan nya.


Pergi kamu...adu kepala ku sakit pih?",teriak Bu Siska dan kembali tak sadarkan diri.


Mami....bangun"kata Nanas.


Bu Siska pun memasuki ruang IGD dan mulai periksa dokter,pak Remon dan Nanas mun mulai gelisah


karena sudah hampir satu jam dokter tak kunjung keluar dan belum selesai memeriksa bu Siska.


Nanas apa yang sebenarnya terjadi?kenapa mami sampai bisa marah seperti itu sama kamu?",tanya Pak Remon.

__ADS_1


Sebenarnya...Nanas...Ham..il pih"jawab Nanas gugup setengah berbisik.


Apa???kamu Hamil?..lalu sama siapa bisa kamu Hamil?"tanya pak Remon.


Dito pi..."jawab Nanas singkat.


Apa?Dito si cowok kere itu berani beraninya menghamili putriku?"jawab pak Remon emosi.


tapi Dito akan bertanggung jawab kok pi dia udah janji sama aku dulu"jawab Nanas polos.


Meskipun kamu sudah dihamili olehnya papi dan mami gak akan pernah setuju kamu nikah sama dia mau ditaro dimana muka kami berdua",jawab Remon.


tapi pi...lalu bagaimana dengan calon bayi ini?"kata Nanas mulai menangis.


kamu tidak perlu memikirkan nya papi yang akan mengurus semuanya kamu tunggu disini jagain mami papi pergi dulu"kata pak Remon sambil berlalu pergi.


apa yang akan dilakukan papi"batin Nanas.


Ternyata pak Remon pun berniat untuk mendatangi Dito ketempat tinggalnya.Sesampainya disana Dia pun tak segan segan langsung memukul Dito tanpa ampun.


jangan pernah kamu sekali kali menemui Nanas lagi,setelah apa yang kamu lakukan sama Nanas membuat saya tidak sudi menerima kamu jadi calon suami Nanas paham kamu"kata Remon sambil melepaskan kerah baju Dito.


Tapi Om..saya mohon Restui kami karena Kami saling mencintai satu sama lain..Saya Mohon Om.."jawab Dito sambil sujud memegang kedua kaki pak Remon.


Tapi pak Remon tidak mempedulikannya dan malah menendang kepala Dito.


Kalau sampai kamu berani coba coba menemui atau menghubungi Nanas kembali saya gak akan segan segan melakukan hal terduga kepada anggota keluargamu di kampung"ancam pak Remon.


Jangan om..mereka tak bersalah saya yang salah tapi jangan pisahkan aku dan Nanas Om saya Mohon..."pinta Dito dengan wajah yang sudah babak belur.

__ADS_1


Kamu tau sekarang maminya Nanas sedang tak sadarkan diri karena dia tau Anaknya sudah dirusak sama kamu kalau dia sampai kenapa kenapa saya gak akan tinggal diam.."ancam Pak Remon Lagi sambil berlalu pergi.


Apa?jadi maminya Nanas sedang sakit karena tau aku dan Nanas sudah melakukan perbuatan terlarang itu...iya ini semua gara gara aku,"kata Dito menyesal.


__ADS_2