
Seminggu berlalu...
Marsya dan Jason menjalani hari harinya dengan penuh ceria, Sedangkan Aldy hanya bisa pasrah menjalani kehidupan nya tanpa ada yang menyemangati nya.
Seperti biasa Aldy berangkat ke kantor dengan wajah yang tanpa ekspresi hingga tiba tiba Pak Remon pun datang menghampirinya.
Aldy mau sampai kapan kau menghindar dariku"Ucap pak Remon dengan nada tinggi.
Anda tidak perlu repot repot datang kemari kalau hanya untuk membahas warisan karena sampai kapan pun aku tidak akan pernah berubah pikiran"jawab Aldy kemudian segera memasuki mobilnya.
Dasar anak kurang ajar...B*****"ucap pak Remon dengan berbagai ucapan kotor.
Tanpa menghiraukan ucapannya,Aldy pun segera menancap gas lalu pergi menuju kantor.
Awas saja kau Aldy...Kalau pun harus dengan cara itu apa boleh buat"batin pak Remon dengan tersenyum sinis.
Marsya yang tengah memainkan Laptop nya tiba tiba terkejut melihat satu pesan email masuk yang bertuliskan nama Aldy.
Ada perlu apa lagi dia menghubungiku"batin Marsya mengabaikan nya.
Hingga jam pulang pun tiba,dia segera menutup Laptopnya dan bersiap untuk pulang.
Selamat sore Nyonya Marsya.. "sapa Dafa yang sudah tadi menunggu nya.
Sore..Maaf Pak Dafa ada perlu apa? Kebetulan saya sudah.. " ucap Marsya terpotong oleh Dafa.
Tidak.. Saya sengaja menunggu untuk mengajak anda dan putra anda nanti makan malam"jawab Dafa tanpa basa basi.
Sebelum menjawab ajakan Dafa Marsya pun hanya mematung karena dia tidak mengerti kenapa klien nya itu tiba tiba mengajaknya untuk malam.
Bagaimana apa anda bersedia?atau apa anda sudah punya jadwal lain"ucap Dafa lagi.
I am sorry...kebetulan malam ini saya sudah ada janji pak Dafa mungkin lain kali saya bisa meluangkan nya"jawab Marsya beralasan.
__ADS_1
No problem...maybe suddenly invited you"Ucap pak Dafa.
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas ajakan Anda"Ucap Marsya sopan.
Kalau begitu boleh dong saya mengantarkan anda pulang? "ajak Pak Dafa.
Karena tidak enak untuk menolaknya lagi Marsya pun akhirnya menyetujui pak Dafa untuk mengantarnya pulang karena kebetulan hari ini dia tidak membawa mobil.
Sesampainya di halaman rumahnya Marsya pun mengucapkan terima kasih tanpa mengajaknya untuk mampir padahal Dafa ingin sekali bertemu dengan Jason dan keluarga Marsya.
Dafa Sanjaya pria muda asal Indonesia yang sukses di bidang garmen hingga dia memutuskan untuk tinggal di Belanda, namun kesuksesan nya belum lengkap karena belum memiliki pasangan.
Marsya...pulang nya di antar siapa Nak? "tanya Bunda Ayu.
Pak Dafa Bun, klien yang kemarin aku ceritain bun" jawab Marsya datar.
Bunda Ayu pun hanya tersenyum mendengar penjelasan Marsya,padahal sejak tadi dia sudah memperhatikan mereka berdua turun dari mobil.
Bunda tahu Dafa bukan hanya sekedar klien kamu"batin Bunda Ayu kemudian meninggalkan Marsya yang sedang mematung melihat tingkah Bunda nya itu.
Dafa dia memang baik, Sejak pertama kita menjalin kerja sama dia selalu ramah terhadapku apalagi saat dia bertemu dengan Jason.
Dia memang pria baik dan memiliki sifat penyayang terhadap anak kecil sampai Jason bisa langsung akrab dengan nya.
Astaga... Kenapa aku malah memikirkan Dafa? "ucap Marsya sambil menepuk jidatnya sendiri.
Tok.. Tok.. Tok..
Iya bun.. Masuk aja" Ucap Marsya ketika Bunda Ayu mengetuk pintu kamarnya.
Bunda hanya memastikan saja tumben kamu tidak menanyakan Jason, bukan nya setiap pulang kamu selalu menanyakan keberadaan nya?"Ucap bunda Ayu.
Oh iya.. Astaga kenapa aku bisa lupa ya bun, memangnya Jason kemana bun? "tanya Marsya kikuk.
__ADS_1
Jason sedang pergi bersama papa nya"jawab Bunda Ayu yang membuat Marsya membulatkan matanya.
Maksud Bunda Aldy datang kesini?" Ucap Marsya tak percaya.
Bunda Ayu pun hanya tersenyum yang membuat Marsya semakin tidak percaya.
Happy best day to you..Happy best day to you.."Ucap pak Rey dan Jason secara bersamaan.
Selamat ulang tahun Mommy"ucap Jason yang langsung memeluk Marsya.
Astaga hari ini aku ulang tahun kenapa aku sendiri tidak ingat"ucap Marsya sambil menangis terharu.
Selamat ulang tahun sayang"Ucap pak Rey sambil mengecup kening putrinya.
Iya sayang selamat ulang tahun"ucap Bunda Ayu mereka berempat pun saling berpelukan.
Makasih pa,,Bunda dan kamu sayang pangeran Mommy"jawab Marsya.
Kalau begitu sekarang kamu siap siap karena nanti malam ada satu kejutan lagi untuk kamu"ucap Bunda Ayu.
Kita mau kemana bun?.. "tanya Marsya.
Pokoknya Mommy harus paling cantik malam ini karena hari ini hari istimewa buat mommy" ucap Jason.
Kamu turutin saja perintah Jason"ucap pak Rey.
Malam hari.....
Pak Rey,Jason dan Bunda Ayu pun sudah bersiap untuk pergi sementara Marsya baru keluar dari kamarnya.
Tiba tiba mereka bertiga pun tampak terpukau melihat penampilan Marsya yang tampak anggun dengan memakai dress berwarna navy dan hiasan kecil di wajahnya, namun membuat aura kecantikan nya terlihat.
Kenapa? Apa penampilanku ada yang salah?atau gimana? "Tanya Marsya.
__ADS_1
Kita terpukau dengan kecantikan mu sayang" jawab Bunda Ayu sambil merangkul tubuh Marsya.
Ya sudah kita pergi sekarang ya.."ajak Pak Rey.