Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 112


__ADS_3

Sore harinya Marsya pulang dengan membawakan beberapa kotak makanan dan juga beberapa kue basah.


Kamu dari mana sayang..?"Tanya Kakek saat dia memasuki rumah.


Aku habis meeting dengan pak Direktur Kek..ini aku bawain beberapa makanan kesukaan Aldy dan Kakek


ada kue basahnya juga nanti kita makan sama-sama ya kek buat makan malam"Jawab Marsya.


Iya kamu taruh saja di meja biar bibi nanti yang siapin..ya sudah sana kamu istirahat"Ucap Kakek.


iya Kek..kalau begitu aku ke kamar dulu ya"Ucap Marsya yang kemudian melangkah ke kamarnya.


Cihh...bisa-bisanya dia cari perhatian Kakek tua itu"Ucap Nanas yang diam diam memperhatikan nya dari kamar.


Mas...kamu sudah makan"Tanya Marsya saat melihat suaminya memainkan Laptop.


Aku mandi dulu ya..nanti kita bicara"Ucapnya lagi sambil menuju ke kamar mandi.


Flash Black...


ingat Al..kamu itu seorang pria dan suami maka dari itu kamu juga harus bersikap tegas terhadapnya


kalau kamu tidak memberikan ketegasan dia akan semakin menginjak harga diri kamu sebagai seorang suami"Ucap Nanas sambil mengelus tangan Aldy.


Tapi Nas..dia itu sedang hamil saat ini rasanya aku tidak tega bersikap seperti itu ke dia"Jawab Aldy.


Apa kamu tidak ingin membuatnya berubah?sudah sepantasnya seorang suami memberi pelajaran kepada seorang istri yang kurang menghormati suaminya"Ucap Nanas lagi sambil memegang wajah Aldy.


Karena merasa tidak nyaman atas tingkah Nanas kepadanya yang membuat Aldy menyetujui ucapan Nanas agar dia segera menghindarinya.


Baiklah aku akan mencobanya..kalau begitu aku mandi dulu ya"Ucap Aldy yang segera berlalu meninggalkan nya.


Nanas pun tersenyum lebar setelah mendengar ucapan Aldy.

__ADS_1


Mungkin aku harus mencobanya"Batin Aldy setelah membayangkan ucapan nya Nanas.


Mas..."Ucap Marsya setelah membersihkan dirinya.


Hemm.."Jawab Aldy yang masih fokus memainkan Laptopnya.


Kamu lagi sibuk?"Tanya Marsya lagi.


Iya..."Jawabnya Singkat yang membuat Marsya memutuskan segera keluar kamar.


Hallo sayang..udah mandi"Sapa Marsya saat melihat Dita sedang bermain di ruang tengah.


iya Aunty aku nya udah wangi"Jawab Pak Martin yang menirukan suara bayi.


Sini Aunty gendong"Ucap Marsya sambil menghampirinya.


Dengan siap Dita pun segera mengangkat tangan nya ke arah Marsya sambil tak melepaskan senyuman nya.


Maaf Nona,Tuan makan malam sudah siap"Ucap Salah satu asisten rumah tangga tiba tiba menghampiri mereka.


Iya Terima kasih"Jawab Pak Martin.


Ya sudah kalau begitu aku panggil Mas Aldy dulu ke atas ya Kek"Ucap Marsya sambil menggendong Dita.


Biar aku saja yang memanggil nya Sya"Ucap Nanas tiba tiba.


Tidak usah takut merepotkanmu"Jawab Marsya.


Tidak papa lagian kamu sedang hamil kasihan kalau harus naik turun tangga


Kamu dan Kakek duluan saja ke meja makan lagian aku juga sekalian bawain peralatan Dita Makan"Ucap Nanas sedikit gugup.


Baiklah..kalau begitu aku duluan ya sekalian ajak Dita"Ucap Marsya sambil menyusul langkah pak Martin.

__ADS_1


Setelah mendengar ucapan Marsya Nanas dengan senang hati menuju kamar Aldy.


Tanpa mengetuk pintu Nanas pun segera memasuki kamarnya dan melihat Aldy sedang sibuk memainkan Laptopnya.


Al.."sapa Nanas sambil mengusap tangan Aldy.


Nanas..."Jawab Aldy terkejut.


Sorry..aku tidak sengaja mengagetkanmu aku hanya ingin mengajakmu makan malam"Ucap Nanas yang saat ini sudah saling berhadapan.


Kemana Marsya?"Tanya Aldy yang berharap istrinya yang mengajaknya makan malam.


Dia sudah duluan ada di meja makan"Jawab Nanas yang membuat Aldy menaikan keningnya.


Mungkin dia masih marah jadi aku yang dia suruh untuk mengajakmu makan malam bersama"Ucap Nanas lagi.


Setelah mendengar perkataan Nanas membuat Aldy semakin marah dan mengepalkan kedua tangan nya.


Aldy..kamu mau pergi kemana"Ucap Nanas sambil menahan tubuh Aldy yang siap meledakan amarahnya.


Aku ingin meminta penjelasan nya aku ini suami nya atau apa?"Ucap Aldy.


Tunggu..kamu tidak boleh Marah seperti itu Al hargai juga dia sebagai wanita Diamkan dia juga udah lebih cukup"Ucap Nanas sambil memegang wajah Aldy dengan kedua tangan nya.


Aldy pun hanya terpaku saat kedua mata mereka saling bertemu dan Tiba tiba saja Nanas mendekatkan wajahnya sambil terisak.


Aku merindukan nya kembali Al..."Ucap Nanas tiba tiba.


yang membuat Aldy langsung membawa ke dalam pelukannya.


Aku mengerti dengan perasaanmu saat ini"Ucap Aldy menenangkan nya.


Nanas pun segera mempererat pelukan nya.

__ADS_1


__ADS_2