
Setelah mendengar Ucapan Aldy,Marsya pun tak terasa meneteskan air matanya karena terharu Tersentuh dengan perkataan Aldy.
Kamu jangan nangis gitu dong..Ciee yang gak mau di tinggal aku kaya nya udah mulai sayang nih"goda Aldy sambil mencubit pipi Marsya.
iih..Aldy sakit tau"Ucap Marsya sambil melepaskan tangan Aldy.
Hahaha...oh iya Sya sebelum balik aku ingin mendengar isi hati kamu buat aku,Please.."Ucap Aldy sambil menatap wajah Marsya yang merona.
Aku...jujur aja sampai saat ini aku belum tau bagaimana perasaan aku sama kamu dy,tapi aku juga menyadari bahwa aku selalu nyaman saat kamu ada di dekatku."jawab Marsya sendu.
Aku mengerti Sya...aku juga gak akan memaksa kamu untuk segera mencintaiku sepenuhnya tapi aku yakin suatu saat nanti kamu akan merasakannya untuk ku"Ucap Aldy.
iya,makasih ya Dy..kamu udah mau menerima aku apa adanya dan kamu juga udah sabar menunggu aku sampai kapan pun"jawab Marsya.
ya udah hari semakin sore kita pulang yuk,lagian aku juga harus segera siap siap buat On The Way ke Bandara"Ajak Aldy.
iya Ayo..."jawab Marsya sambil menerima gandengan Tangan Aldy.
__ADS_1
Mereka pun segera bergegas pergi menuju Apartemen't dan Sesampainya Aldy pun berpamitan pada Marsya untuk segera pergi ke Bandara.
Sya...jaga diri kamu baik baik ya disini,aku janji akan segera menjemput kamu untuk pulang"Ucap Aldy sambil memeluk Marsya.
iya,kamu juga hati hati ya...semoga urusan kamu di permudah dan aku yakin jika kamu memang jodoh aku yang terbaik kamu akan cepat kembali nemuin aku"Ucap Marsya dengan Nada bergetar.
Ya udah Taksol aku udah datang aku pergi dulu ya...bye sampai jumpa lagi Marsya putri Reynata"Ucap Aldy sambil melambaikan tangan.
MR.ALDY SORRY THIS IS YOUR LUGGAGE"Ucap Receptionis sambil menyodorkan koper Aldy.
Thank you so Much Sis..."Jawab Aldy sambil meraih kopernya dan segera memasuki Taksol pesanan nya.
Setelah melihat mobil Aldy pergi Marsya pun segera berlari menuju kamarnya dan segera menuju kamar Mandi.
Tak terasa Air matanya kembali turun dan dia kini merasakan sesak dibagian dadanya.
Hiks..Hiks..Hiks..."Suara tangisan Marsya di dalam kamar mandi meski tak bersuara namun tangisannya begitu sakit untuk di tahan.
__ADS_1
Kenapa aku merasakan sakit seperti ini...apa aku mulai mencintai Aldy apa aku gak Rela kalau Aldy akan kembali ke Tunangannya lagi"Batin Marsya sambil terus menumpahkan Air matanya.
Dua hari pun telah berlalu sejak kepulangan Aldy ke Tanah Air membuat Marsya kurang bersemangat menjalani hari harinya kembali.
meski terkadang Ms Catty mengajaknya keluar sekedar untuk jalan-jalan namun Marsya selalu menolaknya.
Marsya...ayoh kitta pergi ke mall kitah shopping"ajak Ms Catty.
No miss,aku lagi males ngapa-ngapain"tolak Marsya.
Apalagi semenjak kepulangan Aldy ke Tanah Air dia belum mengetahui kabarnya bagaimana sekarang dan dia pun kini sering menghabiskan waktunya hanya di kamarnya saja.
Satu Minggu Kemudian....
Hari hari Marsya pun kini tak ada yang berubah setelah kepulangan Aldy dan kini Marsya semakin murung karena Aldy tak kunjung mengabarinya.
Terkadang Marsya pun sering menangis sendiri sampai terisak karena dia kini sangat merindukan sosok Aldy di sampingnya.
__ADS_1