Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 97


__ADS_3

Sesampainya di tempat tujuan Mereka berdua pun segera memasuki Restoran dan mencari keberadaan Manager kim.


Ayo Marsya Manager Kim sudah menunggu kita"Ucap Marsel.


Marsya pun hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.


Ini dia pak para Modeling kami yang akan menjadi model iklan produk baru kita yang akan segera diluncurkan di pasaran nanti"Ucap Manager Kim sambil memperkenalkan mereka berdua.


Betapa terkejutnya Marsya saat melihat salah satu Vendor perusahaan tempat dimana dia bekerja kini adalah suaminya sendiri.


Aldy?kok bisa?"Batin Marsya.


Marsya?kenapa dia bisa menjadi Modeling iklan?"Batin Aldy sambil menatap tajam yang masih menjadi istrinya itu.


Maaf pak saya mengenalnya dan meminta izin untuk berbicara sebentar dengan nya"Ucap Aldy setelah mereka saling berkenalan.


Marsya pun mengikuti Langkah Aldy dan tiba tiba saja Aldy pun menarik tangannya saat langkah mereka sudah jauh dari Manager Kim dan Marsel.


Apa maksud semua ini Marsya?"Tanya Aldy sambil menatap wajah istrinya yang baru saja bertemu kembali.


Maksud kamu?"Jawab Marsya yang malah berbalik bertanya.


Apa kamu sedang kekuarangan keuangan sampai kamu menjadi model iklan di perusahaan orang lain?"Tanya Aldy.


Tidak aku hanya sedang mengisi waktu luangku saja dan Papaku masih sanggup biayai keperluanku saat ini"Jawab Marsya ketus.

__ADS_1


ya sudah kita pulang sekarang kamu harus ikut bersama ku"Ucap Aldy sambil memegang tangan Marsya.


Maaf tuan Manager Kim meminta kita untuk segera memulai Meeting kita hari ini karena jadwal kami cukup padat hari ini"Ucap tiba tiba Marsel yang membuat mereka terkejut.


Baiklah..."Ucap Aldy sambil melepaskan genggaman tangan Marsya.


Ayo Sya.."Ajak Marsel.


Marsya pun hanya menganggukan kepalanya.


Caper sekali pria ini"Batin Aldy.


Sudah hampir satu jam mereka semua berbincang bincang terkait masalah produk baru yang akan mereka di luncurkan.


yang sudah mereka rancang sesuai keinginan PT Wijaya hingga Marsel pun menyadari nya.


Bagaimana pak Aldy apa ada yang perlu di tanyakan lagi?"Tanya Marsel yang mengalihkan pandangan Aldy.


Tidak..sudah cukup mungkin nanti Sekretaris saya akan segera menghubungi kalian nanti"Jawab Aldy.


Ya sudah kalau begitu kami permisi pak..Terima kasih atas waktu nya"Ucap pak Manager Kim yang kemudian segera meninggalkan restoran


yang di susul oleh Marsya dan Marsel.


Di perjalanan Marsel pun tak henti-henti nya memperhatikan Marsya yang tengah mengalihkan pandangannya ke jendela mobil

__ADS_1


hingga Marsya pun menyadari kalau saat ini Marsel tengah memperhatikan dirinya.


Ada apa?apa ada yang mau kamu sampaikan?"Tanya Marsya memberanikan diri.


Eh..enggak aku cuman mau menanyakan sesuatu padamu"jawab Marsel yang langsung fokus menyetir.


Tentang apa?"Tanya Marsya lagi.


Tuan Aldy?ada hubungan apa kamu sama dia?"Tanya Marsel yang berbalik bertanya.


Apa aku sebaiknya jujur saja kalau aku adalah istrinya tapi?aku masih ingin menikmati profesi ini"Batin Marsya.


Marsya?Are you oke?"Tanya Marsel lagi.


Aku sama dia saling mengenal itu saja"Jawab Marsya gugup.


Oh begitu..aku kira kamu..."Ucap Marsel menggantung.


Sudahlah tidak penting..."Ucap Marsel lagi sambil tersenyum.


Thanks ya Sel tumpangan nya...byee"Ucap Marsya saat tiba di depan rumahnya.


Tapi Sya..."Ucap Marsel berharap namun Marsya sudah menghilang dari pandangannya.


Padahal aku berharap kamu masih ingin menghabiskan waktu bersama ku lagi"Batin Marsel yang segera bergegas pergi.

__ADS_1


__ADS_2