
Sejak kepergian anak dan istri dari kehidupan nya membuat Aldy kehilangan semangat untuk melanjutkan kehidupan nya.
Setelah beberapa tahun kemudian dia pun kembali memiliki semangat dan bangkit yang membuat pak Martin sangat senang.
Dy..Kakek rasa kamu perlu mencari pendamping karena kamu berhak bahagia"Ucap pak Martin di sela menikmati sarapan.
Mana mungkin aku semudah itu mencari pasangan Kek karena statusku saat ini masih menjadi seorang suami"Jawab Aldy datar.
Kalau kamu berminat biar Kakek yang akan mengurus semuanya"Ucap pak Martin lagi.
Maaf kek aku tidak ingin membahasnya lagi..kalau begitu aku pergi ke kantor",Pamit Aldy mengalihkan pembicaraan.
Sudah ku duga dia akan seperti itu"Batin pak Martin.
Baiklah jangan lupa jaga kesehatan mu"Jawab pak Martin.
Sementara itu Marsya dan Jason kini sangat bahagia mendengar kabar pak Rey dan Bunda Ayu akan segera mengunjungi nya.
Asyik..Asyik besok Opa dan Oma datangkan Momy?"Ucap Jason penuh ceria.
iya sayang..ya sudah kamu berangkat sekolah dulu ya"jawab Marsya sambil mengecup kedua pipi mungil anaknya itu.
Baik Momy..byee"Pamit Jason penuh ceria.
Aldy andai kamu tahu setiap aku melihat senyuman Jason bayangan mu pun kembali muncul di pikiran ku"Batin Marsya setelah melihat kepergian anaknya.
__ADS_1
Ke esokan harinya Pak Rey dan Bunda Ayu pun tiba dan di sambut dengan pelukan hangat oleh anak cucu mereka berdua.
Marsya mengerutkan kening nya ketika supir taxsi memasukan beberapa koper besar barang bawaan pak Rey.
Tumben Papa dan Bunda bawa banyak koper apa kalian akan cukup lama tinggal di sini,?"Tanya Marsya.
Bunda Ayu pun segera menghampirinya dan tersenyum.
Kita akan tinggal bersama kalian kembali"jawab Bunda Ayu yang membuat Marsya sontak tak percaya.
Really?"Ucap Marsya meyakinkan mereka berdua.
Pak Rey dan Bunda Ayu pun hanya menganggukan kepala secara bersamaan.
Betapa bahagia nya Marsya dan Jason mendengar berita bahagia ini.
Bunda pun setuju dengan keputusan Papa Sya...Karena kamu tahu sendiri kalau Bunda sudah tidak mempunyai keluarga lagi di indonesia
Laras juga sekarang sudah menetap tinggal di Singapura maka dari itu kita sepakat untuk menemani kalian tinggal di Amsterdam"Ucap Bunda Ayu sambil merangkul Jason.
Thank you verry...verry much"Jawab Marsya sambil terharu.
Horee akhirnya Jason punya keluarga"Ucap Polos Jason yang membuat semuanya tertawa.
Jadi papa Rey dan Bunda Ayu berangkat ke Amsterdam?"Ucap Aldy setelah mengangkat telepon nya.
__ADS_1
Betul Pak..tadi malam mereka pergi dan asal bapa tahu mereka sepertinya akan menetap tinggal di sana,
karena menurut informasi yang saya dapatkan semua saham Reynata Ficture sudah di ambil alih orang lain"Jawab seseorang di sebrang sana yang membuat Aldy semakin curiga kalau anak istrinya memang benar berada di Belanda.
Setelah mendengar informasi terbaru dari keluarga pak Rey Aldy pun langsung menutup sambungan telepon nya.
Sepertinya ini waktu yang tepat untuk aku menemuimya kembali"Ucap Aldy.
Seminggu sudah pak Rey dan Bunda Ayu tinggal di Amsterdam yang membuat Marsya dan Jason semakin bahagia melewati hari harinya.
Ting tong...
tumben pagi-pagi begini sudah ada tamu"gerutu Bunda Ayu yang sedang menata makanan di meja makan.
Siapa Bun,tumben sudah ada yang bertamu jam segini"Teriak pak Rey yang baru saja keluar kamar.
Mungkin saja kurir Pa,soalnya kemarin Marsya memesan Peralatan Kue punya Bunda"Jawab Bunda Ayu yang masih sibuk menata makanan.
Biar Marsya saja yang buka Bun.."Teriak Marsya yang baru saja turun dari kamar.
Baiklah bunda juga masih repot ini",Jawab Bunda Ayu.
Marsya pun segera menuju ruanh tamu dengan pakaian yang sedikit basah karena habis membantu Jason mandi.
iya ada perlu apa ya,?"Ucap Marsya saat membuka gagang pintu.
__ADS_1
Deg..Deg..Deg..
Aldy..."Ucapnya pelan.