
Setelah mendapatkan izin dari Dokter Marsya pun akhirny pulang.
Al apa yang terjadi dengan Marsya?"Tanya pak Martin saat mereka berdua masuk ke rumah.
Dia tidak apa apa Kek...aku yang salah karena semalam aku.."Ucap Aldy terpotong saat Marsya mencubit tangan nya.
Sakit sayang.."Ucap Aldy tak mengerti.
Maksud nya..aku hanya butuh istirahat saja Kek"Jawab Marsya menambahkan.
Syukurlah..kalau begitu sebaiknya kamu istirahat sana"Ucap Pak Martin.
Aldy pun segera membawa Marsya ke kamar dengan kursi rodanya.
Kamu kenapa tadi nyubit aku segala"Ucap Aldy sesampainya di kamar.
Kamu ini malu tahu kalau harus berterus terang sama Kakek"Jawab Marsya sambil mengusap wajah suaminya.
Kenapa harus malu?kakek juga mengerti kok"Timpal Aldy tak mau kalah.
Mereka berdua pun tertawa bersama yang membuat Nanas tertarik untuk mendengar pembicaraan mereka secara diam diam.
Maafin Daddy ya sayang sudah bikin kamu tidak nyaman di dalam perut Mommy..
Daddy janji gak akan melakukan nya dulu meskipun Mommy kamu sering goda Daddy"Ucap Aldy yang membuat Marsya geli mendengarnya.
Apaan sih kamu Mas.."Ucap Marsya.
Ya sudah aku bentar lagi ada Meeting kamu mau di makan apa sekarang?"Tanya Aldy sambil memapah istrinya ke tempat tidur.
Aku pengen soto lamongan Mas terus di kasih perasan jeruk kayak nya enak"Jawab Marsya sambil membayangkan.
Siap nanti minta Bibi siapkan ya"Ucap Aldy.
Setelah meminta Asisten nya membuatkan pesanan istrinya Aldy pun segera bersiap untuk segera ke kantor.
Sayang aku berangkat sekarang ya...Nak Daddy pergi dulu ya"Pamit Aldy sambil mencium kening dan perut istrinya secara bergantian.
Iya Daddy jangan Nakal ya kalau jauh dari Mommy"jawab Marsya sambil menirukan suara bayi.
Mereka pun kembali tertawa yang membuat Nanas tak suka mendengarnya.
Sial..jadi mereka berdua kembali akur"Batin nya kemudian segera pergi.
Tak terasa kehamilan Marsya pun kini sudah menginjak bulan ketiga dan bertepatan dengan acara Anniversary perusahaan Ayahnya.
Sayang memangnya kamu kuat Nak?"Tanya pak Rey saat Marsya datang bersama suaminya.
Marsya kuat kok.."jawabnya sambil membalas pelukan suaminya.
Malam pa"sapa Aldy yang baru sampai.
__ADS_1
Malam juga Al..ayo segera ajak istrimu duduk di depan sana"Ucap Pak Rey.
Siap Pa.."Jawab Aldy yang langsung menggandeng tangan istrinya.
Setelah para tamu undangan sudah lengkap acaranya pun segera di mulai dengan meriah
yang membuat para klien dan Vendor dari perusahaan Aldy membuatnya sangat antusias.
Sayang..aku nyapa dulu teman Entartiment dan mantan manager aku ya"Pamit Aldy saat mereka sedang berkumpul.
Marsya hanya menganggukan kepalanya karwna sedang menikmati beberapa makanan pembuka.
Kak..kemana kak Aldy"Ucap Laras tiba tiba sambil duduk di samping kakak tirinya itu.
dia ingin menemui teman dan manager sewaktu di entertaiment"Sahut Marsya sambil mengunyah makanan nya.
Oh begitu ya...Bunda kemana ya?"Ucap Laras lagi sambil memperhatikan para tamu undangan.
Nyariim Bunda apa Mamas nya nih"goda Marsya.
Apaan sih Kakak"Jawab Laras tersipu malu.
Kalian ini bunda cariin"Ucap Bunda tiba tiba muncul.
Bunda yang kemana saja aku cariin juga"Jawab Laras.
Oh iya Sya Kakek datang tidak?"Tanya Bunda.
Dasar Bumil kerjaan nya makan terus"Celoteh Laras.
Mulai deh Bun liat.."ucap Marsya tak mau kalah.
Sudah kalian ini malu banyak tamu..lagian juga kamu Ras sudah sewajarnya ibu hamil banyak makan"Bisik Bunda mendamaikan mereka.
Dengerin tuh...liat aja nanti kalau sudah merasakan"Ucap Marsya menang.
Bun,Ras,Sya apa kabar?."Sapa Haikal yang baru saja sampai.
Nak Haikal apa kabar juga.."jawab Bunda sambil menerima salamnya.
Setelah bertegur sapa Haikal pun meminta izin untuk mengakak Laras berbicara.
Setelah kepergian Laras dan Haikal Marsya pun pamit untuk pergi ke toilet.
Bun..aku titip tas dulu ya aku ingin ke toilet"pamit Marsya.
Apa perlu Bunda temani sayang"Ucap Bunda.
Tidah usah Bun..nanti Papa nyariin"jawab Marsya sambil segera menuju ke Toilet gedung itu.
Setelah selesai dari Toilet tiba tiba saja pandangan nya tertuju ke seseorang yang sangat di kenalinya
__ADS_1
dia melihat seorang wanita sedang bermanja di bahu suaminya yang membuat dia memberanian diri untuk menghampirinya.
Al..kamu kok semakin Tampan saja"Ucap seorang wanita itu dengan suara yang cukup jelas.
Mas..."panggil Marsya tiba tiba yang membuat Aldy terkejut.
Marsya?ada apa?"Jawab Aldy yang segera menghampirinya.
Bini nya ikut woy"terdengar bisikan dari beberapa teman lainnya.
Papa mencari mu karena sebentar lagi acara inti akan segera di mulai"Jawab Marsya sambil mengelus perutnya yang sudah terlihat.
iya sayang..Bro duluan ya"Ucap Aldy sambil menggandeng tangan istrinya menuju kursi Vip.
Wangi parfum mu sekarang beda ya Mas.."ucap Marsya tiba tiba.
Tidak..aku tetap pakai yang biasa mungkin saja Dela nyender ke bahu aku barusan"jawab Aldy sedikit gugup.
Marsya pun tak menghiraukan ucapan suaminya dan membuatnya segera menghampiri Bunda dan Laras.
Acara inti pun di mulai disana pak Rey memberi sedikit sambutan tentang perkembangan Reynata Ficture
Tak juga berbagi kebahagiaan nya yang kini sudah mempunyai pasangan hidup dan sebentar lagi akan di karunia Cucu dari putrinya.
Para tamu undangan pun memberikan tepuk tangan dengan meriah dan merasakan pula kebahagiaan yang saat ini pak Rey rasakan.
Tak terasa acara telah usai yang membuat para tamu undangan pak Rey menyalaminya sebagian.
sebelum pulang Aldy meminta izin kepada istrinya untuk pergi ke toilet sebentar.
Setelah keluar dari toilet tidak di sengaja Aldy berpapasan lagi dengan Dela yang dulu menaksirnya.
Hai Al.."sapa Dela.
Del kamu belum pulang?"Tanya Aldy.
ini baru aja..kamu sendiri?mana istrinya?"Jawab Dela sambil celingak celinguk.
Aku juga baru mau pulang..Istriku udah di depan"Ucap Aldy santai.
Tiba tiba saja Dela menyeretnya ke dalam Toilet itu yang membuat Aldy terkejut tanpa menolaknya.
Ada Del?"Tanya Aldy.
Al..jujur aja aku belum move on dari kamu"Jawab Dela sambil mendekatkan wajahnya.
Karena sudah lama tidak merasakan nya dari istrinya tiba tiba saya kepunyaan Aldy mengeras ketika Dela mendekap tubuhnya.
Sorry Del..aku udah menikah dan aku yakin kamu bisa mendapatkan yang lebih dari aku"Ucap Aldy sambil menolak ajakan Dela.
Astaga baru saja aku akan terpancing"Batin Aldy sambil melangakah keluar menuju parkiran.
__ADS_1