
Dalam perjalanan pulang mereka berdua pun memilih untuk mampir sebentar ke tempat tinggalnya Haikal karena sudah lama mereka tak bertemu.
Ternyata Haikal sudah menunggu mereka berdua di Lobby dan segera menyambut kedatangan nya.
Setelah bertegur sapa mereka bertiga pun segera menuju Lantai 10 untuk ke kamarnya Haikal.
Selamat datang di kamar sederhana gue..."Ucap Haikal sambil mempersilahkan masuk.
Wow tempatnya rapih sekali ya dy",Puji Marsya saat menuju ruang tamu.
Mungkin sengaja di rapihin karena akan ada tamu saja"Celoteh Aldy.
No..no memang dari dulu suami kamu ini selalu sirik dengan segala kemampuan ku Sya"Jawab Haikal tak mau kalah.
Mereka bertiga pun akhirnya tertawa bersama.
Sorry ya bro..Sya hidangan nya hanya seperti ini"Ucap Haikal sambil menyodorkan minuman dan beberapa toples kue kering.
Tidak papa.."Ucap Marsya sambil meminum hidangan dari Haikal.
Bilang aja lu gak suka gue kesini"Celoteh Aldy lagi sambil juga meminum hidangan dari Haikal.
Lihat tuh Sya dia mulai deh bikin orang kesel"Ucap Haikal mengadu pada istrinya Aldy.
Sudahlah dy..kamu jangan terus menggodanya"Ucap Marsya membela Haikal.
Haikal pun hanya tersenyum geli melihat Marsya yang kini membelanya.
__ADS_1
Ya sudah ayo sayang kita pulang..."Ajak Aldy sambil bangkit dari tempat duduknya.
Bukan nya kita baru sebentar di sini lagian juga kata mu tadi ingin berbincang bincang sebentar dengan Haikal
sampai kita putar arah jauh jauh kesini"Ucap Marsya sedikit kesal.
Tidak perlu aku lama lama disini karena rasa nya sudah cukup melihatnya saja"jawab Aldy enteng sambil melangkah ke luar.
Ada apa dengan Sya?"Tanya Haikal mulai bingung melihat tingkah tak biasa sahabatnya itu.
Marsya pun hanya menggelengkan kepalanya.
Kalau begitu kita pamit dulu ya Kal..kamu jangan lupa mampir dengan Laras ke kediaman kita kapan kapan.."Ucap Marsya yang kemudian mengikuti langkah suaminya.
Gue pamit dulu ya bro.."Pamit Aldy sambil melambaikan tangan nya.
Haikal pun hanya tersenyum setelah melihat kepergian mereka berdua dari pandangan nya.
Waktu sudah menunjukan pukul 18:30 pak Martin pun mulai khawatir karena Aldy masih belum pulang dari kantornya.
Karena dari tadi ponsel Aldy tak bisa di hubunginya begitu pun dengan ponselnya Marsya.
Kek..ayo kita makan malam"Ajak Nanas sambil menghampiri pak Martin di ruang tamu.
Nanti saja Kakek tunggu Aldy dan Marsya dulu"Tolak pak Martin.
Kakek ayolah tidak perlu menunggu mereka berdua mungkin saja mereka sekarang sedang makan malam diluar"Ucap Nanas yang kemudian pak Martin pun luluh.
__ADS_1
Ya sudah ayo.."Jawab pak Martin sambil melangkah ke meja makan.
Baguslah sekarang Kakek sudah kembali dekat denganku lagi"Batin Nanas sambil menuju meja makan.
Ayo kita makan malam dulu"Ajak Aldy sambil memakirkan mobilnya.
Baiklah.."Jawab Marsya sambil memasuki restoran.
Aku ingin makan tomyam seafood pedas tanpa udang dan minum nya oren jus saja tolong pesankan aku pergi ke toilet dulu"Pamit Aldy sambil berlalu pergi.
Marsya pun hanya menganggukan kepalanya dan segera memesan pesanan makanan.
tidak lama dari toilet Aldy pun segera menghampiri istrinya.
Setelah hidangan datang Aldy pun segera menyantap menu yang di pesan nya dengan lahap.
Kamu gak pesan makan?"Tanya Aldy yang baru saja sadar istrinya sedang memperhatikan nya makan.
Aku makan ini saja sudah merasa kenyang"Jawab Marsya sambil menunjukan sisa Salad di piringnya.
Setelah mendengar jawaban dari istrinya Aldy pun kembali menikmati makan nya dengan Lahap.
Oh iya Sya..aku ingin kamu memanggilku dengan sebutan Mas atau apa gituh Karena aku gak suka kalau kamu nyebut nama aku tanpa ada kata depan nya"Ucap Aldy tiba tiba yang membuat Marsya tersedak minuman.
Tumben kamu bilang seperti itu?dari dulu aku ingin melakukan nya tapi hanya saja kamu yang selalu menolaknya Mas.."Jawab Marsya sedikit kesal.
itukan dulu..sekarangkan aku yang menginginkan nya coba ulangi sekali lagi"goda Aldy dengan sangat Manja.
__ADS_1
Iya Mas Aldy..."Ucap Marsya sambil menahan rasa kesalnya karena tingkah suaminya itu.
Terima kasih istriku sayang..."Ucap Aldy sambil mencium tangan Marsya.