
Aldy dan Marsya pun segera bersiap menuju rumah pak Martin setelah mereka berdua berpamitan kepada Bunda Ayu dan Laras.
Ayo sayang..."ajak Aldy sambil membukakan pintu mobilnya.
Marsya pun hanya menganggukan kepalanya sambil menggandeng tangan suaminya.
Siang kek.."sapa Aldy saat memasuki ruang tamu.
pak Martin pun sontak terkejut melihat kedatangan Aldy bersama seorang wanita yang selama ini dia nantikan.
Marsya..."Ucap pak Martin tersenyum senang.
Kakek apa kabar?"tanya Marsya sambil menyalami pak Martin.
Kabar kakek semakin baik setelah melihat kepulanganmu kembali"jawab pak Martin sambil merangkul Marsya.
Ya sudah kalau begitu aku ke kamar dulu ya"Ucap Aldy sambil berlalu pergi.
Betapa bahagia nya pak Martin saat ini ketika melihat mereka berdua bersatu kembali namun berbeda dengan Nanas yang kini mulai gelisah.
Sukurlah mereka bersatu kembali"batin pak Martin sambil menuju ruang tamu
Marsya apa kabar?"sapa Nanas sambil menggendong Dita.
Seperti yang kau lihat aku baik baik saja..
lalu bagaimana dengan denganmu?"Ucap Marsya sambil mendekatinya.
Aku juga cukup baik..Maaf atas semua nya karena aku merasa bersalah dengan apa yang sudah kamu alami"Ucap Nanas sambil menatap Marsya yang kini di hadapan nya.
Sudahlah jangan mengungkit semua yang sudah terjadi karena sekarang kita sudah menuju masa depan mari kita besarkan Anakmu secara bersama."jawab Marsya sambil merangkul Nanas.
Nanas pun hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.
Pak Martin pun merasa senang melihat ke akraban mereka berdua dari kejauhan hingga Aldy mengagetkan nya.
__ADS_1
Ada apa Kek?"tanya Aldy tiba tiba.
Kamu ini bikin kakek terkejut saja..
Lihatlah mereka berdua"Jawab pak Martin sambil menunjuk ke arah Marsya dan Nanas.
Mereka berdua pun tersenyum dan berharap Marsya dan Nanas bisa Akur dan mereka beruda pun segera berlalu pergi menuju ruang kerja.
Seminggu kemudian.
Suasana di rumah pak Martin pun kini hidup kembali setelah kembalinya Marsya.
Namun aktivitas Marsya tidak berhenti begitu saja menjalankan profesi baru nya sebagai model.
Aku jalan duluan ya dy.."pamit Marsya saat Aldy baru saja keluar dari kamar mandi.
Apa sebaiknya kamu tunggu aku berganti pakaian dulu biar nanti aku antar"jawab Aldy sambil mengusap rambutnya dengan handuk.
Tidak usah biar aku pergi naik Taksi online saja bentar lagi juga sampai"Tolak Marsya sambil merias wajahnya.
Baiklah kalau begitu aku duluan ya"pamit Marsya sambil menyalami tangan suaminya itu.
Marsya pun segera memasuki taksi online nya dan bergegas menuju lokasi tempat pemotretan.
Tanpa di sadarinya Nanas pun diam diam memperhatikan semua aktivitas setiap hari yang di lakukan Marsya dengan senyuman Misterius.
Pagi Al..Kek"sapa Nanas sambil menduduki Dita di tempat duduk bayi yang kini mulai merangkak sendiri.
pagi juga Nas.."jawab Kakek dan Aldy yang tengah menikmati sarapan.
Hallo cantik.."sapa Aldy ketika melihat Dita yang tersenyum ke arah nya.
Marsya gak ikut sarapan lagi Al?"tanya Nanas basa basi.
Tidak kebetulan dia ada jadwal pemotretan pagi ini"jawab Aldy sambil mengunyah sarapan nya.
__ADS_1
Apa sebaiknya kamu suruh dia berhenti saja dari pekerjaan nya karena Kakek masih berharap kalau Marsya segera hamil kembali",Ucap Pak Martin.
Kalau masalah itu aku tidak ingin mengekang nya Kek Karena sekarang aku ingin fokus untuk membahagiakan nya
Selama dia masih bisa menjalankan kewajiban nya sebagai seorang istri aku masih bisa dukung jadi biarkanlah saja sampai dia yang ingin berhenti sendiri"Jawab Aldy sambil menyuapi Buah Apel halus ke mulut Dita.
Ya sudah kalau itu keputusan mu kakek juga tidak akan ikut campur untuk masalah prinsip rumah tangga kalian berdua"Ucap pak Martin.
Kalau begitu aku jalan ke kantor dulu ya semuanya kek Nas.."Pamit Aldy sambil bergegas pergi ke kantor.
Setelah menikmati sarapan pak Martin pun membawa Dita ke taman depan untuk bermain bersama
Nanas pun menitipkan Dita pada pak Martin karena dia harus keluar sebentar untuk membeli beberapa keperluan nya dan juga anaknya.
Namun sebelum mampir ke toko swalayan Nanas pun diam diam menemui pak Remon ke kantor polisi untuk menjenguknya.
Nanas.."Ucap pak Remon tak percaya.
Apa kabar pa.."Tanya Nanas ketika melihat pak Remon mendekatinya.
Beginilah keadaan papa sekarang..tapi papa sekarang senang akhirnya melihat kamu menemui papa lagi"jawab Pak Remon.
Aku udah maafin papa dan bisa menerima papa kembali karena aku sadar sekarang aku hanya punya papa seorang diri di dunia ini"Ucap Nanas sendu.
Apa kamu tidak bahagia tinggal bersama mereka"Tanya pak Remon sambil menyeka air mata Nanas.
Mereka memang menyukupi semua kebutuhanku dan juga Dita namun aku juga seorang wanita yang punya hati dan ingin hidup sempurna seperti orang lain pa.."Jawab Nanas sambil menggenggam tangan Ayahnya.
Maksud kamu?kamu sudah menyukai Aldy dan menginginkan dia menjadi ayah dari anakmu juga"Tanya Pak Remon memastikan.
Nanas pu hanya menganggukan kepalanya.
Tapi aku rasa ini salah pa karena dia sudah beristri...."Ucap Nanas sambil menundukan kepalanya.
Tidak ada yang salah sayang..papa akan mendukungmu untuk mendapatkan kebahagian mu sekarang"Jawab pak Remon sambil tersenyum licik.
__ADS_1