
sehabis makan siang, mereka pun keliling- keliling mall karna Andra yang mengajak membuat Ratih tak bisa menolak
karna percuma jika ia menolak toh tidak akan bisa
"om, aku mau main itu boleh?" tanya Adrian pada Andra sembari menunjuk arena bermain game yang ada di situ
"boleh, yuk kita ke sana" Andra menggandeng lengan Adrian
tetapi Adrian melihat ke arah Ratih terlebih dahulu sebelum jalan, membuat Andra pun berhenti. Adrian seolah menunggu jawab dari ibunya itu
"boleh ma, Iyan ingin main itu di kampung Iyan belum pernah main itu" ucap Adrian memelas
Ratih melihat ke arah Andra terlihat Andra mengangguk menandakan Ratih harus mengiyakan. lagi pula Andra juga tak keberatan Ratih juga merasa kasihan melihat anak nya itu yang memelas
"iya, boleh" jawab Ratih dengan tersenyum meski hati nya merasa tak enak
"horee...ayo om" Adrian dengan semangat karna mendapat persetujuan dari ibu nya itu
"ayo...lets go" Andra berlari bersama dan memegang tangan Adrin
Ratih yang melihat tingkah kedua nya menggelengkan kepala sembari di balut senyum di bibir manis nya itu.
sebenarnya Ratih agak bingung kenapa Andra begitu peduli nya terhadap ia dan Adrian, dari sejak awal Ratih bertemu Andra merasa Andra berbeda memperlakukan diriny dengan karyawan lain.
namun Ratih tak tahu perlakuan Andra itu apakah hnya sebatas kasihat mengingat Ratih berada di kota hanya sendirian tanpa sanak saudara.
Ratih duduk tak jauh dari stand permainan yang di main kan Adrian, terlihat Andra juga ikut bermain bersama Adrian. nampak Ratih tersenyum simpul meliht keduanya
Ratih nampak melihat ke sekeliling mall, samapai ia tak sadar jika Andra sudah duduk di samping nya
"lagi ngeliatin apa?" tanya Andra yang membuat Ratih terkejut dan sontak langsung membalikan wajah nya ke arah Andra
"ih kamu ngagetin aja" ucap Ratih yang merasa terkejut
"hahaha....kamu ini aneh makanya jangan terlalu serius melihat ke arah lain, sampai aku duduk di sini saja kamu tak tahu" ucap Andra tertawa menampakan deretan giginya
__ADS_1
sejenk Ratih terpana dengan Andra yang tampak sangat tampan dan manis saat tertawa
"lagian kan kamu tadi lagi main sama Iyan, jadi ya mana ku tahu" jawab Ratih
"hmmm...oh iya bagai mana mantan suami mu" tanya Andra tiba-tiba menanyakan mantan suaminya
"gimana apa nya?" tanya Ratih yang merasa bingung
"ya gimana mantan suami mu, apakah dia ada datang menemui mu setelah sidang perceraian kemarin" tanya Andra yang memang mengetahui kalau Ratih mengajukan gugatan cerai
bahkan Andra tahu sidang itu di laksanakan dan menerima pengajuan Ratih untuk bercerai, namun Andra tak tahu jika Yasril tinggal di hotel yang sama dengan Ratih
"gak ada, trakhir kita jumpa waktu sidang terakhir aja, itu juga aku sempat adu mulut dengan cewek nya karna kita menginap di hotel yang sama dan lantai yang sama" jawab Ratih menceritakan pertemuan terakhirnya
"benarkah, mengapa sampai bisa adu mulut" tanya Andra yang penasaran apakah Ratih di perlakukan tak baik
"ya karna perempuan itu mengatai ku, kucel, kusam dan jelek. jadi aku harus adu mulut dengan cewek murahan itu" ucap Ratih yang mulsi sedikit emosi mengingat perempuan itu
"tapi kamu gak di apa-apain kan" tanya Andr yang nampak geram juga
ternyata di balik diam nya Ratih bisa saja sewaktu-waktu menjadi bom waktu bagi lawan nya, apa lagi lawannya adalah selingkuhan suaminya sendiri otomatis Ratih akan meluap-luap
"bagus lah kalau kamu tak di apa-apain, mulai sekarang aku yang akan menjaga kamu di sini sesuai amanah bapak mu yang meminta ku untuk menjaga mu di sini, jadi jika ada apa-apa langsung beritahu aku, atau telfon aku" ucap Andra tulus
"iya...makasih mas kamu udah baik banget sama aku, padahal aku ini buakan siapa-siapa kamu bahkan aku hanya karyawan mu saja bukan sesuatu yang spesial" ucap Ratih merasa terharu
"sudah santai saja, untuk yang menghina fisik mu kita balas dia, besok sepulang dari kerja kita ke suatu tempat" ucap Andra menatap Ratih
"mau kemana mas" tanya Ratih
" ada deh....besok juga kamu tahu" ucap Andra lalu pergi menghampiri Adrian lagi untuk ikut bermain
Ratih hanya memandang cengo dengan sejuta pertanyaan, nampak Andra dan adrian bersenang-senang dengan permainan yang mereka mainkan
setelah puas mereka pun berhenti dan menuju stand ubtuj mengambil hadiah dari kupon yang mereka kumpulkan, terlihat banyak hadian yang keduanya bawa hingga tangan keduanya tak muat karna terlu banyak hadiah yang di bawa
__ADS_1
hadiah itu terdiri dari boneka hingga mainan yang lainnya.
Adrian menghampiri Ratih dengan senyuman mengembang di wajah nya
"ma ini lihat hadiah mainan nya banyak, om Andra hebat bisa dapetin hadiah segini banyak nya "ucap Adrian antusias
"tidak kok, Adrian yang hebat kan dari tadi kamu yang main, " ucap Andra berusaha memuji Adrian
"iya kalian memang hebat...kita pulang yuk sudah sore" ucap Ratih yang melihat jam di ponselnya
" ya sudah, kita pulang sekarang, sini biar om yang bawakan" Andra membawa hadiah itu
mereka pun keluar dari mall dan menuju parkiran di mana mobil Andra di parkirkan, setelah sampai di mobilnya Andra pun memasukan barang hadiah yang di dapatkan tadi di bagasi belakang
setelah selesai mereka pun masuk ke dalam mobil, Andra mulai menjalankan mobilnya perlahan menuju jalan raya yang mulai ramai oleh kendaraan
setengah perjalanan Andra menghentikan mobilnya lalu ia turun dari mobil sedangkan Ratih dan Adrian sudah tertidur di kursi penumpang, Andra membeli makanan untuk di berikan pada Ratih. setelah selesai membayar Andra pun masuk kembali ke dalam mobilnya
ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, serelah satu jam perjalanan mobil pun berhenti di depan sebuah kontrakan kecil.
Ratih terbangun dari tidurnya begitupun Adrian, karna sudah sampai mereka pun turun dari mobil, Andra kembali menurunkan brang yang ia taruh di bagasi mobil tadi lalu membawa nya masuk ke dalam setelah Ratih membuka pintu kontrakannya
setelah semua barang sudah di turunkan Andra pun berpamitan untuk pulang.
"aku pamit pulang ya"
"iya mas, hati-hati dan makasih untuk ini semua" ucap Ratih tulus
"sama-sama...aku pulang ya Assalamualaikum" ucap Andra lalu berlalu setelah Ratih menjawab salam nya
"waalaikumussalam" jawab Ratih
Andra masuk ke dalam mobilnya lalu membunyikan klakson, Ratih membalas dengan melambaikan tangannya
setelah Andra pulang Ratih menutup pintu rumahnya, ia membereskan barang bawaan tadi, Ratih menyuruh Adrian untuk mandi terlebih dahulu karna hari sudah sore.
__ADS_1
baru lah setelah semua beres dan Adrian sudah selesai mandi kini giliran Ratih untuk mandi, setelah selesai dan badan sudah terasa segar, Ratih menyiapkan makanan di meja yang di belikan Andra tadi. mereka pun makan malam berdua dengan tnenang