MENGAPA SELALU WANITA YANG TERSAKITI

MENGAPA SELALU WANITA YANG TERSAKITI
Bab 55


__ADS_3

di restoran milik Andra terlihat terresa kini tengah berada di ruangan milik Andra, karna tadi sewaktu ia memancing bersama Ratih dan Adrian ada telfon dari restorannya karna ada ke ributan di resto. namun kini ke adaan sudah kondusif setelah ke datangan Andra dan menengahi permasalahan yang ada


namun saat Andra hendak pulang, seorang bendahara yang bertugas memegang ke ulangan resto memberikan banyak dokumen tentang pengeluaran dan pemasukan yang belum di periksa oleh Andra


mau tidak mau ia harus memeriksa nya di ruangannya karna tak bisa ia bawa pulang, hal itu pula yang menjadi kesempatan terresa untuk masuk ke ruangan Andra membawakan jus yang di pesan Andra tadi


"maaf pak, ini jus nya" terresa meletakan gelas berisi jus di meja Andra


"makasih, kamu boleh keluar" ucap Andra datar dengan mata yang tak teralihkan dari laptop nya


terresa nampak diam di tempat, padahal ia sudah menampilkan tubuhnya yang seksi itu namun Andra masih tak meliriknya


"tunggu apa lagi, kenapa kamu masih di sini" Andra menatap karyawan nya itu


"sebaik nya bapak minum dulu jus nya, nanti keburu tidak enak" terresa malah menawarkan jus yang ia buat tadi tanpa peduli usiran dari Andra


"sudah, kamu minum saja saya sudah tidak ingin" jawab Andra ketus


"tapi pak..." ucapan Teresa terhenti ketika Andra langsung memotong ucapan nya


"terre, kamu masih bertahan di sini karna saya kasihan sama kamu, jangan kamu fikir saya tidak tahu kalau kamu mengejar saya hingga kamu berpakaian seperti ini yang sangat tidak enak di lihat. saya cukup bersabar selama ini melihat tingkah mu yang semakin menjadi untuk menggoda saya, asal kamu tahu bulan depan saya sudah menikah dengan Ratih calon istri saya dan jangan harap kamu bisa mengganggu saya atau Ratih!" Andra terlihat mulai jengah melihat kelakuan terresa selama ini


"tapi pak.." lagi- lagi ucapan terresa terpotong oleh suara Andra yang kesal

__ADS_1


"pergi kamu dari ruangan saya, mulai hari ini kamu saya pecat" ucap Andra dengan amarahnya dan bernada tinggi . membuat terresa takut karna baru kali ini ia melihat bos nya itu semarah itu


"saya bilang keluar " bentak Andra membuat terresa terlonjak kaget dan buru- buru pergi dari ruangan bis nya itu





terresa masuk ke ruangan khusus karyawan menyimpan barang bawaannya, terresa merasa semua orang menatap dirinya aneh


"ngapain kalian liatin gue kaya gitu, emang penampilan gue ada yang salah ya" ucap terresa sembari melihat tubuhnya sendiri


"apaan sih loe, ini bukan urusan loe" ketus terresa


"heh gue peringatin Sama loe ya, pak Andra itu udah punya Ratih dan mereka bakal menikah jadi udah deh gak usah deket- deketin bos lagi" ucap salah satu teman karyawannya i tu yang bernama Nina


"Halah belum jadi juga" terresa masih tak berfikir panjang


"eh udah gak usah di hiroin terresa itu, dua baru habis di pecat sama pak Andra gara.gara pakaian nya itu" ucap salah satu temannya


"bagus lah kalau. begitu jadi gak ada lagi cewek ke gatelan kaya dia" ucap Nina pada temannya itu

__ADS_1


"udah sana pergi, bikin muak aja liat muka loe" ucap Nina lalu mereka semua pergi meninggalkan terresa sendiri


"sialan, awas kalian tunggu pembalsan gue" ucap terresa lalu ia pergi meninggalkan restoran





Quotes


di dewasakan oleh ke adaan dan di paksa untuk memahami semua tentang kehidupan itu adalah sesuatu yang sangat berat, seseorang harus terlihat selalu tegar meski hati nya sakit


harus menahan luka yang menganga demi menutupi semuanya, harus pura- pura bahagia di balik tangis nya dan menggantikan kesedihan dengan senyum dan tawa kepalsuan


hidup terkadang seperti tak adil mengapa hanya kita yang merasakan sakit nya ke hidupan, mengapa hanya kita yang merasakan arti dari kesendirian


seseorang yang memiliki beban sangat berat jarang membicarakan ke seduhannya pada orang lain mereka akan lebih memiliki memendam dalam- dalam perasaan itu demi dirinya sendiri


terkadang perasaan lelah sering datang menghantui namun kembali lagi berfikir tak mungkin harus mengakhiri hidup ini hanya karena masalah yang di hadapi


entahlah hidup itu ternyata serumit itu, jika sewaktu kecil mengharap cepat dewasa agar bisa bekerja membantu orang tua, namun beda crita jika ada sekelebatan bayangan di masa kecil yang bahagia tanpa beban membuat siapa saja pasti akan merindukannya

__ADS_1


__ADS_2