MENGAPA SELALU WANITA YANG TERSAKITI

MENGAPA SELALU WANITA YANG TERSAKITI
Bab 26


__ADS_3

"mas turunin aku ih...." Ratih mulai merengek


"jangan banyak bergerak, atau kamu akan membangunkan anaconda di bawah" ucap Andra berbisik


"Hah....di ruangan ini ada anaconda mas, kenapa kamu pelihara anconda di dalam ruang kerja sih mas" Ratih ketakutan semakin memeluk erat Andra


seperti nya Ratih salah faham soal anaconda yang di maksud Andra. membuat Andra cengo melihat kepolosan Ratih padahal ia sudah pernah menikah bahkan mempunyai anak


"bukan itu sayang, tapi...ah sudah lah lupakan saja" Andra tak mau memperpanjang soal anaconda yang bahkan Ratih pun tak mengerti


"ih kenapa tidak di buang saja sih mas, suruh orang untuk membuang nya mas" Ratih semakin meringkuk di tubuh kekar Andra


"sayang...aku tidak mungkin membuang anaconda ku, karna itu adalah barang berharga yang akan memberikan ku keturunan, memang nya kamu mau kalau kita menikah tanpa anaconda" bisik Andra menggoda Ratih


"hah........ap...apa itu..." Ratih yang mendengar penuturan Andra pun terkejut dan mulai fahm maksud Andra


"kamu menipu ku mas" Ratih menepuk-nepuk dada bidang Andra membuat Andra tertawa


"hahaha...kamu saja yang terlalu polos, " Andra tertawa melihat kepolosan Ratih


sedangkan Ratih yang di ejek seperti itu mengerucutkan bibirnya kesal. Andra yang melihat bibir mungil itu tak tahan untuk tak menyentuhnya


tanpa aba-aba Andra mengecup bibir Ratih dan ********** lembut, Ratih yang mendapatkan perlakuan mendadak itu pun membulatkan matanya namun ia pun membalas ******* itu setelah Andra menggigit lembut bibir bawah Ratih


mereka berdua nampak terhanyut dalam sesapan-sesapan. tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengintip di balik pintu dengan wajah yang terlihat memerah karna kesal dan amarah yang memuncak. seseorang itu adalah pelayan resto karyawan Andra sendiri yang menyukai Andra sejak lama


dia adalah Terreza, wanita yang selama ini menyukai Andra hingga ia berusaha untuk selalu mendekati Andra. namun Andra tak pernah menengok dirinya sedikit pun


"brengsek, dasar wanita j*l**g.....berani-berani nya dia ngerebut Andra dari ku. awas saja aku akan merebut kembali apa yang seharus nya menjadi milik ku. dasar wanita murahan tak tahu diri, jadi die memberikan tubuhnya demi ke dudukannya menjadi sekertaris di resto ini. awas saja aku akan membalas mu!!!" sungut Terresa dalam hatinya




Andra melepas pangutannya untuk menghirup oksigen bangayk-banyak, ia terengah-engah karna kehabisan nafas begitu pula dengan Ratih.


dua insan itu seolah tengah mencurahkan isi hatinya meski tak ada ucapan kata cinta yang keluar.

__ADS_1


Andra menatap Ratih intens ia begitu mencintai wanita nya ini hingga ia tak akan sanggup untuk kehilangannya. dan untuk memperkuat ikatan mereka Andra akan melamar Ratih nanti di hari ulang tahun Ratih minggu depan.


dan untuk meyakinkan Ratih Andra akan memperkenalkan ibunya dengan Ratih.


"mas...kenapa kamu memperlakukan ku seperti ini, apakah kamu hanya mempermainkan ku" tanya Ratih yang masih berada di pangkuan Andra


dan Andra yang masih memeluk pinggangnya


"kenapa kamu bertanya begitu honey" Andra bertanya balik sembari bibirnya mencium leher Ratih dan menyesapnya lembut


" yah...karna aku merasa perlakuan mu berbeda pada ku, aku hanya merasa tak pantas kamu perlakukan begini" tutur Ratih yang membiarkan akrifitas Andra itu


" siapa yang mengatakan tak pantas, kamu bahkan begitu sempurna bagi ku" tutur Andra masih dengan aktifitasnya


"aku...emmm mas" Ratih menggigit bibir bawahnya menahan suara nya


ketika Andra mulai menciumi area benda kenyal itu yang ternyata Andra sudah melepaskan beberapa kancing baju Ratih.


yang menampakan dua bukit kenyal dan padat milik Ratih yang lumayan besar itu. membuat Andra semakin panas dan sesuatu di bawahnya sudah mengeras


Andra sudah tak dapat mengontrol hasratnya lagi, ia mulai menyesap dua bukit kenyal yang berada di depan wajahnya itu dengan rakus. dan Andra mulai berganti posisi dengan Ratih yang berbaring di sofa


dalam hati Ratih menolak namun tubuhnya memberikan reaksi yang berbeda, seakan akan ini adalah yang ia rindukan selama ini ke hangatan dan belaian seorang pria yang ia cintai


Andra yang mendengar lenguhan Ratih pun beralih mengecup bibir mungil Ratih. dan Andra mulai tersadar akan ulah nya


Andra pun bangun dari kukungannya dan merapihkan kemeja yang di kenakan Ratih. Ratih merasa bingung mengapa Andra menghentikan aksinya dan malah merapikan pakaian dirinya, bukan kah jika Andra memang menginginkannya ia bebas melakukannya, Andra pun menarik Ratih ke dalam pelukannya


"maaf, karna aku bertindak terlalu jauh. tapi tolong jangan ragukan aku, aku sungguh mencintai mu." ucap Andra mengungkapkan isi hatinya dan mengecup kening Ratih


nampak Ratih terbengong mendengar penuturan Andra benar kah yang ia dengar.


"be....benarkah itu mas" tanya Ratih tak percaya


"tetapi aku tak pantas untuk mu mas, aku hanya seorang janda dan memiliki seorang anak, aku hanyalah wanita biasa yang tak pantas untuk mu mas" ucap Ratih dengan menitikan air mata. ia menerawang saat di mana suminya menyakiti dirinya


"stt...siapa yang bilang kamu tak pantas untuk ku, aku mencintai mu apa adanya kamu dan aku akan melengkapi semu ke kurangan kamu. aku terima status mu dan juga anak mu aku menyayangi Adrian dan aku mencintai mu" ucap Andra meyakinkan Ratih

__ADS_1


"aku yang mengatakan aku tak pantas untuk mu mas, kamu masih singel dan banyak wanita di luar sana yang pasti pantas untuk mu mas. wanita yang cantik dan sempurna" Ratih berkata dengan menitikan air mata sebenarnya hati nya sakit mengatakan itu kepada Andra


"tidak Ratih, aku hanya mencintai mu dan aku tak akan mencintai wanita lain. percayalah pada ku sayang....aku mencintai mu tulus aku ingin kamu menjadi istri ku dan ibu dari anak-anak ku kelak" Andra terus meyakinkan Ratih agar mempercayai dirinya


"apakah kamu juga mencintai ku....?" Tanya Andra


Ratih terdiam sejenak lalu ia mengangguk" iya mas, aku mencintai mu..aku sangat mencintai mu, aku merasa di hargai sebagai wanita oleh mu mas kamu memperlakukan ku dengan isti mewa mas" Ratih berkata dengan menundukan wajahnya


Andra tersenyum dan tampak bahagia ternyata cintanya tak bertepuk sebelah tangan, ia pun mengangkat wajah Ratih dengan jari telunjuknya


Andra menatap manik mata Ratih, Andra pun mengecup kedua mata Ratih yang basah oleh air mata ia pun menciun seluruh wajah Ratih dan terakhir ia jatuhkan ciumannya pada bibir Ratih.


Andra melepas pangutannya dan Andra menyatukan keningnya dengan kening Ratih, mereka saling bertukar oksigen


"aku bahagia sayang, ternyata kamu juga mencintai ku. aku janji akan mencintai mu sepenuh hati, jiwa dan raga ku. aku akan melindungi dan menjagamu begitu pun Adrian aku akan menyayanginya seperti anak ku sendiri ." tutur Andra lalu memeluk Ratih


"terimakasih mas, aku mencintai mu" ucap Ratih membalas pelukan Andra.




jam sudah menunjukan pukul 5 sore tandanya sudah jam waktu untuk pulang, Ratih membereskan berkas-berkas di atas meja. sedangkan Andra tadi ia berpamitan pada Ratih untuk pulang terlebih dahulu karna ada keperluan yang mendadak.


setelah beres Ratih pun keluar dari ruangannya dan ia menuju ruangan VIP di mana Adrian berada, Ratih membuka pintu ruangan dan terluihat Adrian yang tengah menonton tv


Adrian yang mendengar suara pintu di buka lantas menengok ke arah pintu dan melihat ibunya yang masuk ke ruangan itu


"mama...." Adrian berlari memeluk Ratih dan Ratih pun menunduk membalas pelukan anaknya itu sembari tersenyum


"bagai mana sayang sekolah hari ini" tanya Ratih setelah melepas pelukannya


"hari ini lumayan menyenangkan ma, karna guru-gurunya baik semua, dan teman-teman Iyan pun baik-baik ma hari ini Iyan banyak punys teman" jawab Adrian bersemangat


"Alhandulillah, kalau anak mama ini sudah punya banyak teman" Ratih mengusap kepla Adrian


"ya sudah ambil tasnya, kita pulang sekarang" titah Ratih dan Adrian pun mengangguk lalu ia mengambil tasnya

__ADS_1


Ratih mematikan tv yang di tonton Adrian tadi, lalu mereka pun keluar dari ruangan itu.


Ratih menyetop taksi lalu mereka masuk ke dalam taksi untuk pulang ke rumah


__ADS_2