Menikah Dengan CEO Yang Dingin

Menikah Dengan CEO Yang Dingin
Kehancuran Tasya


__ADS_3

Bantu Vote Yang Banyak Yaa....


Love You...


Seorang wanita tengah berada dalam sebuah kontrakan yang sangat kecil. Ia terlihat sangat frustasi karena kehidupan nya yang sekarang. Ia hanya bisa menangis dan meratapi kebodohan nya. Tapi rasa penyesalan nya tidak lebih besar daripada rasa dendamnya. Is menyimpan dendam yang sangat amat luar biasa, yang suatu saat akan ia balaskan. Untuk sekarang ia hanya bisa menangis dan mendengarkan kemarahan dari kedua orang tuanya.


"Semua ini gara gara kamu anak bodoh!!! Perusahaan papa jadi bangkrut dan kita jatuh miskin begini!! " Geram Tuan Andi ayah Tasya


Sebagai seorang Ayah, sebenarnya ia sangat kasihan pada putrinya. Bagaimana pun Tasya adalah putri semata wayang nya. Ia sudah berusaha keras untuk mendidik putrinya agar tak salah memilih jalan. Ia setiap hari bekerja keras untuk mengubah keluarganya yang dulu sangat miskin menjadi naik pangkat. Tapi sekarang semuanya berbalik seperti dulu. Bukan hal yang sulit bagi seorang Arya Fernandez untuk menghancurkan karirnya yang ia rintis dengan mempertaruhkan segalanya. Mengingat Arya Fernandez adalah pebisnis muda yang sangat sukses dengan aset kekayaan yang luar biasa gila. Apalah dirinya jika dibandingkan dengan Arya. Hanya secuil dari jika dibandingkan dengan kekayaan milik sang milyuner itu. Dan ini semua adalah karena kesalahan putri tunggal nya yang sudah berani berani nya menghina dan mengusik kehidupan seorang yang bahkan namanya saja hampir dikenal oleh seluruh dunia. Namun meskipun begitu, tuan Andi sama sekali tidak menyimpan dendam pada Arya, karena bagaimana pun juga ini adalah kesalahan anak nya. Ia malah ingin sekali bertemu dengan tuan Arya untuk meminta maaf mewakili putrinya. Mengingat Tuan Andi dan Nyonya Dian, ibunya Tasya adalah orang yang baik.


"Sudah pa,, sudah,, Papa sudah seminggu ini memarahi Tasya, kasihan Tasya pa,, " ucap nyonya Dian menenangkan suaminya. Tuan Andi hanya menghela nafasnya dan duduk untuk minum teh agar stress nya sedikit berkurang.


"Tasya,,,kamu makan dulu ya sayang,, sebentar mama ambilin." Nyonya Dian hendak pergi ke dapur kontrakan mereka yang sangat kecil. Namun ia dicegah Tuan Andi


"Sudah ma,, nggak usah terlalu dimanjain!! Lihat!! karena terlalu dimanja dia jadi bertingkah seenaknya!! " Geram Tuan Andi


"Maafin Tasya, Maa,,, Paa,,, Tasya janji akan mengembalikan semua aset kekayaan kita dan balas dendam ke mereka!! " Ucap Tasya sambil sesenggukan


Plakkk


Tuan Andi menampar putri semata wayangnya. Ia sangat tidak suka jika putrinya berbuat demikian. Siapa orang tua yang ingin anaknya tersesat dijalan yang salah? Tak terkecuali Tuan Andi dan Nyonya Dian, mereka ingin Tasya menjadi gadis yang baik dan sopan, bukan seperti ini yang diharapkan nya. Ia hanya ingin Tasya meminta maaf dan menyadari kesalahan nya. Kalau soal harta, itu semua bisa dicari nanti.

__ADS_1


"Dasar anak tidak tau diuntung!!! Sudah salah bukan nya minta maaf malah ingin balas dendam!! Awas saja kalo kamu berani berbuat macam macam!! Papa sendiri yang akan seret kamu untuk mendekam di penjara!!!" Ucap Tuan Andi lalu pergi meninggalkan Ibu dan anak itu. Sebenarnya, ia sangat tak tega pada anaknya. Namun apa daya nya sekarang? ia harus memberi pelajaran agar anaknya kembali ke jalan yang benar.


Tasya hanya bisa menangis sambil memegangi pipi kiri nya yang perih akibat tamparan dari sang ayah. Dia terus menangis dalam pelukan ibunya yang sedari kecil terus memanjakan nya.


"Sudahlah nak,,, kamu nggak usah pikirin soal balas dendam lagi ya nak!! Mama nggak mau lihat kamu terus menerus dimarahi sama papa" ucap Nyonya Dian lembut.


"Iya ma,,," Ucap Tasya ,meskipun begitu dendam dalam hatinya masih tetap ada yang akan dia balaskan suatu saat nanti.


Sebenarnya kenapa Tasya memiliki sifat yang sangat berbeda dari kedua orang tuanya?Padahal,Tuan Andi dan Nyonya Dian sangat baik hati. Tapi kenapa Tasya malah sebaliknya? Entahlah,, mungkin dia nurun dari nenek kakeknya. Atau mungkin?Karena terlalu dimanja oleh kedua orang tuanya sejak kecil.


Nyonya Dian mengantar Tasya ke kamar nya sangat sempit itu. Hanya berukuran 2.5 x 3 m saja. Sangat jauh berbeda dari dulu. Nyonya Dian mengecup kening Tasya dan menyuruh nya tidur. Setelah itu ia keluar dari kamar Tasya dan menuju kamarnya sendiri.


Dalam hatinya dia mengumpat kesal akan semua yang terjadi padanya. Ia pun ingat kejadian beberapa minggu yang lalu.


Flashback on....


"Tasya Ardana, anda dikeluarkan dari universitas ini" Ucap Dekan disana


"Tapi apa salah saya? "Tanya Tasya dengan wajah yang sudah berurai air mata.


"Apakah anda tahu, siapa orang yang sudah anda hina tempo hari? Dia adalah istri dari pemilik universitas ini. Sekarang anda bisa keluar" Ucap Dekan

__ADS_1


Tasya pun masih tidak percaya dengan apa yang terjadi padanya. Ia telah berbuat kesalahan besar.


Siapa suruh berani berurusan dengan seorang Fernandez, pikir orang orang yang melihat Tasya menangis.


Tak berselang lama, ia menerima telefon dari mama nya, Nyonya Dian


"Hallo ma,, ada apa? " Tanya Tasya


"Sayang,, perusahaan kita bangkrut nak, " Ucap Nyonya Dian


Tasya sangat terkejut hingga ia jatuh ke lantai. Semua orang memperhatikan nya, ada yang merasa prihatin, ada juga yang malah lega karena akhirnya Tasya si pengacau keluar juga dari kampus ini.


Flashback off...


Tasya menitikkan air mata jika mengingat kejadian itu. Di satu sisi ia merasa menyesal, tetapi rasa penyesalan nya tidak lebih besar dari rasa dendam nya yang sudah mencapai ubun ubun.


"Lihat saja kamu Dara!! Suatu saat nanti aku pasti akan balas dendam sama kamu. Dan suami kamu itu entah siapa dia, memangnya sekaya apasih sampai sampai bisa menghancurkan keluarga aku?! Lihat aja nanti!!Tunggu pembalasan aku!! " Ucap Tasya bermonolog sendiri.


Sekarang kehidupan nya sangat hancur. Ia bahkan tidak pernah memikirkan akan hidup seperti ini. Untuk makan saja susah, ditambah tidak ada yang mau menerima Tasya bekerja karena belum lulus kuliah. Apa yang harus ia perbuat sekarang? Jawaban nya adalah tidak ada, seharusnya ia menyadari kesalahan nya dan meminta maaf, bukan nya menyimpan dendam.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2