Menikah Dengan CEO Yang Dingin

Menikah Dengan CEO Yang Dingin
Carilah Pasangan!!


__ADS_3

Hallo readers!! mohon maaf ya lama up nya.


Semoga kalian suka dengan jalan cerita dari novel ini ya. Mohon maaf ya kalau ada typo.


Author masih pemula dan amatir jadi harap maklum dan berikan saran lewat komentarnya. Bagi vote juga dong, jangan lupa like cerita ini ya. Terimakasih๐Ÿ˜Š


Waktu menunjukan pukul 11 siang. Arya tengah duduk dalam ruang kerjanya menatap laptop dan berkas berkas dihadapkan nya. Hari ini adalah hari Senin, Arya banyak sekali urusan dan meeting diperusahaan. Tiba tiba ada yang mengetuk pintu.


Tok,, tok,, tok,,


"Permisi tuan muda " Rey masuk dalam ruangan membawa seorang pria dibelakangnya


"Hmm" Arya masih menatap laptopnya.


"Maaf tuan, saya membawa bodyguard dengan kriteria yang anda minta" ucap Rey kesal tapi tetap dengan nada yang sopan. Pasalnya ia sudah beribu ribu kali membawa para bodyguard hebat dari penjuru negeri, tapi Arya selalu menolaknya.


"Kau marah Rey " Arya menahan senyum yang memaksa untuk terbit di bibir indahnya. Ia sangat paham bahwa Rey sedang kesal sekarang.


"Tidak tuan muda,," ucap Rey sambil menampilkan senyum langka yang hanya bisa didapat oleh orang orang yang beruntung saja. Arya hanya menjawabnya lewat tatapan matanya yang seolah mengatakan 'siapa dia? ' .Bukan Rey namanya kalau tak paham bahasa isyarat.


"Namanya Andra tuan muda, dia adalah mafia terhebat yang pernah saya kenal. Dia bisa mengalahkan puluhan orang seorang diri. Bahkan ia pernah menjadi pemenang lomba beladiri internasional tuan. Saya rasa dia adalah orang yang tepat " Ucap Rey dengan bangganya. Menurutnya Andra adalah orang dengan kriteria yang dicari Arya, berbakat dalam beladiri, cerdas, setia dan wajah yang tak terlalu tampan. Ya, menurut Rey wajahnya biasa saja padahal ia sangat tampan. Rey sebenarny tau kalau ia tampan tapi ia sengaja karena hanya Andra lah satu satunya yang menurutnya sanggup mengemban tugas ini.


Sial!! Dia sangat tampan, apa Rey sengaja ingin mengerjaiku. Mungkin dia terlalu kesal padaku. Begitulah yang dipikirkan Arya, dia memang tampan, tapi tentunya lebih tampan Arya.


"Tapi menurutku_" Arya ingin menolaknya lagi, namun melihat tatapan Rey ia menjadi mengurungkan niatnya. Ya sudahlah, lagipula Dara pasti akan ngambek lagi kalau ia menunda nundanya.


"Baiklah,, kau diterima kerja" Ucap Arya ketus.


"Terimakasih tuan muda" ucap Andra yang sekarang resmi mengemban amanah sebagai bodyguard penjaga hal paling berharga bagi tuan mudanya. Sungguh ia sangat beruntung bekerja pada Arya. Bagaimana tidak? Arya adalah pengusaha sukses di negeri ini bahkan diseluruh dunia.


"Baiklah, besok pagi datanglah kerumah aku akan mengenalkanmu dengan istriku! " ucap Arya tegas.


"Baik tuan muda" Andra mengangguk hormat dan berlalu pergi meninggalkan Arya bersama Rey.

__ADS_1


"Apa kau sengaja Rey? " Tanya Arya yang masih kesal dengan orang yang dipilihkan sekretaris nya.


Apa lagi tuan muda!!


"Maaf, maksudnya apa tuan muda? " Rey menghela napasnya dan berusaha sabar dengan tingkah bossnya ini.


"Kau sengaja kan memilih bodyguard yang tampan itu,, huh!! " Arya mendelik kesal.


Yaampun apa apaan ini tuan muda!! Anda sendiri yang menyuruh saya mencarinya. Kalau begitu cari saja sendiri.


"Maaf tuan muda menurut saya dia tidak terlalu tampan, saya sangat yakin nona Dara tidak akan tertarik padanya. Lagipula tuan jauh lebih tampan daripada yang lainnya " Ucap Rey dengan membumbukan rasa manis pada kata katanya agar menyenangkan Arya.


"Huh baiklah!! Kau kumaafkan karena memuji ketampananku ini" ucap Arya berbangga diri.


Ya Tuhan!! Tuan muda anda ini sudah dewasa tapi masih saja sangat ingin dipuji.


"Baik tuan muda"


"Permisi tuan " Rey pun berlalu meninggalkan Arya dengan setumpuk berkas dimejanya itu.


Huh baiklah kertas!! Bersiaplah kau akan habis aku kerjakan!!


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


Kini Arya tengah dalam perjalanan pulang menuju rumah mewahnya dengan Rey sebagai sopirnya.


"Rey,, " panggil Arya.


"Iya tuan muda? " jawab Rey sambil menoleh ke kaca spion.


"Jika kau kesepian aku akan memberimu peluang, ambilah cuti. Lagipula aku bisa menghandle semuanya sekarang " ucap Arya yang demi apapun sangat membingungkan bagi Rey. Ia mungkin paham akan semua isyarat dan tatapan mata Arya, tapi tidak untuk kalimat yang satu ini.


Apa maksud tuan muda? Aku sama sekali tak paham akan kalimatnya.

__ADS_1


"Maaf tuan apa maksud anda? " tanya Rey, ia benar benar tak menangkap kalimat Arya yang sebenarnya menyuruhnya untuk mencari pendamping hidup.


"Ck, kau ini! apa kau tak ingin menjadi sepertiku? " Apa lagi ini, batin Rey.


Kenapa aku mau menjadi seperti tuan muda? Menjadi sekretaris nya saja sudah keberuntungan yang sangat berharga bagiku.


"Tidak tuan, saya cukup menjadi sekretaris anda saja. Saya tak ingin menjadi yang lain." ucap Rey dengan polosnya. Ia seperti anak SMP yang masih polos sekali jika diajak bicara tentang pasangan.


"Kau ini ya! Maksudku bukan itu, tapi carilah pasangan hidup sepertiku. SEORANG ISTRI " Arya menekankan kalimat terakhirnya agar Rey si bodoh dan polos ini cepat menangkap arah pembicaraan nya.


APA!! Demi apapun Rey bahkan tak pernah memikirkan soal pernikahan. Dalam kamus hidupnya hanya ada tuan muda dan keluarganya saja. Ia sudah bersumpah akan setia pada Arya. Semua budi baik Arya dan keluarganya sangat berarti baginya. Hanya karena Arya lah, Rey bisa keluar dari dunia gelapnya yang nyaris menenggelamkan nya dalam lautan darah dan membuat nya jadi manusia tak kenal ampun.


Apa maksud tuan muda mengatakan ini? Dalam bayanganku saja aku tak pernah memikirkan hal ini.


"Rey, kau ini semakin lama semakin tua. Carilah pasangan hidup, jangan menyendiri terus. Kau harus menata kehidupan mu, jangan hanya fokus padaku dan keluargaku saja. Kalau kau mau aku akan memberimu cuti selama yang kau inginkan" ucap Arya yang seperti orang bijak itu berhasil membuat hati Rey luluh. Ia merasa ada yang peduli padanya.


"Tidak perlu tuan muda, saya bisa melayani anda saja sudah sangat beruntung " ucap Rey


"Carilah pasangan Rey!" ucap Arya kesal.


"Tapi tuan_" Kalimat Rey terpotong.


"Baiklah, aku tidak akan memaksamu. Tapi kalau kau ingin cuti katakan saja padaku" Arya paham sekali perasaan Rey yang memang hanya memikirkan dirinya dan keluarganya sejak dulu.


"Baiklah tuan muda" Hanya itu yang dapat diucapkan Rey.


Ya Tuhan aku sangat beruntung bertemu dengan tuan muda dan keluarganya. Aku tidak bisa membayangkan kalau aku tidak bertemu dengan beliau, mungkin aku akan tenggelam dalam lautan yang mematikan.


Aku berjanji akan selalu setia padanya dan aku rela berkorban nyawa untuk nya.


Itulah Rey, sang sekretaris cerdas, pandai dan setia pada majikannya. Bahkan ia rela berkorban nyawa deminya. Jika ada sesuatu yang mengganggu Arya maka Rey akan sangat marah. Ia akan menghabisi siapa saja yang berani melakukan nya.


Bersambung,,,

__ADS_1


__ADS_2