Menikah Dengan CEO Yang Dingin

Menikah Dengan CEO Yang Dingin
Ciuman Pertama


__ADS_3

Makasih yang udah mampir kesini!!! Kalo tertarik jangan lupa tambahkan ke favorite yaa!!!


Setelah cukup lama, Dara belum bosan juga disana,meskipun sudah gelap. Dara masih menikmati pemandangan di taman .Dara sangat menyukai bunga mawar putih, dan kebetulan di taman Arya ada bunga itu Dara pun selalu menghabiskan waktu bersantainya ditaman.


Saat tengah asik menikmati pemandangan di taman tiba tiba terdengar suara mobil mewah Bugatti Chiron milik Arya. Dara yang mendengarnya langsung berlari untuk menyambut sang suami.


Akhirnya mas Arya pulang juga,, aku mau nanya soal kuliah aku.


"Mas sudah pulang? " tanya Dara sambil mencium punggung tangan suaminya.


"Iya sudah " jawab Arya tersenyum


"Yaudah mas mandi dulu ya nanti aku siapin makanan nya" ucap Dara bersemangat


"Oke sayang " ucap Arya lalu bergegas menaiki tangga meninggalkan Dara yang masih mematung disana.


Dara masih terkejut dan sering blushing saat Arya memanggilnya dengan panggilan itu. Walaupun bukan pertama kalinya Arya memanggilnya begitu, tapi Dara masih merasa malu.


Yaampun mas Arya,kenapa manggil aku pake panggilan itu lagi, aku jadi malu. Batin Dara


Dara pun memasak untuk makanan suaminya. Itu sudah menjadi rutinitas dan hobi baru Dara sekarang, meskipun ada banyak pelayan tapi Dara bersikeras memasak untuk suaminya sendiri.


Setelah kurang lebih 30 menit, akhirnya masakan Dara sudah matang. Ia menyajikannya di meja makan dibantu para pelayan.


Sementara dikamar atas Arya sudah berganti pakaian dengan yang lebih santai.Ia hanya memakai kaos berwarna hitam dan celana panjang nya. Setelah itu ia turun ke bawah karena tak tahan mencium bau masakan yang sangat wangi.


Arya turun kebawah dan melihat Dara yang duduk sambil menata piring, sedangkan para pelayan pergi ke paviliun belakang karena saat tuan dan nona nya makan memang begitu peraturan nya.


"Ini Mas makanlah" ucap Dara lalu sambil menyodorkan nasi beserta lauknya.


"Terimakasih sayang " ucap Arya yang sukses membuat Dara blushing lagi.


"Kenapa pipimu merah? " Tanya Arya


"Enggak kok,tadi memang aku pakai blush on" ucap Dara sambil memalingkan wajahnya karena malu.


Dasar pipi tidak bisa diajak kompromi. Jangan malu maluin aku didepan mas Arya wahai pipiku yang cantik. Hehe,,


"Masa sih? kok mas nggak pernah lihat kamu pakai kayak gitu waktu dirumah hemm? " Arya memang sengaja menggoda Dara.

__ADS_1


Dia masih suka blushing saat aku memanggilnya dengan sebutan 'sayang' .Haha aku sangat senang melihatnya seperti itu. Terimakasih Tuhan,, telah mengirimkan istri yang cantik dan baik seperti Dara.


"Ih,, udah mas makan aja! Enak kan masakan nya? " tanya Dara yang berusaha mengalihkan pembicaraan.


"Enak lah,, seperti biasa " ucap Arya sambil mengunyah makanannya.


"Jadi maksudnya masakan aku biasa biasa aja gitu?" Dara mengerucutkan bibirnya


"Ehh,, bukan gitu sayang,,, masakan kamu itu sangat enak luar biasa,, maksudnya masakan kamu itu sangat enak seperti biasanya " tutur Arya


"Iya,, iya percaya" ucap Dara


Ditengah percakapan mereka itu, datang lah Rey, sekretaris Arya untuk masalah kantor dan urusan pribadinya.


"Maaf tuan, mengganggu waktu anda saya hanya ingin menyampaikan bahwa besok anda ada meeting di Malaysia " Rey menyodorkan sebuah map pada Arya


"Kenapa sangat mendadak Rey? " Arya tidak tega meninggalkan Dara sendirian dirumah sebesar ini.


"Mr. Abdullah mengubah jadwal meeting kita tuan karena ada kepentingan keluarga minggu depan"


"Baik, pergilah "


Arya menatap Dara, ia tak tega meninggalkan istrinya sendirian dirumah sebesar ini.


"Mas besok mau ke Malaysia? "


"Iya sayang, kamu kerumah papa sama mama dulu ya selama aku pergi"


Sejujurnya aku tidak rela mas Arya pergi. Apalagi ini pertama kalinya dia pergi jauh setelah kami menikah.


"Nggak papa mas, aku dirumah aja nanti aku suruh temen temen aku buat nginep disini. Bolehkan? "


"Yasudah, terserah kamu saja tapi hati hati dirumah ya "


"Mas Arya berapa lama disana? " Tanya Dara ia tak ingin ditinggal lama oleh sang suami. Bagaimanapun ia sudah terbiasa dengan kehadiran Arya disampingnya.


"Cuma 2 hari aja kok " jawab Arya


Semoga kamu cepat pulang mas. Entah mengapa perasaan ku tidak enak ya. Kenapa sih? Semoga tak terjadi sesuatu yang buruk ya Tuhan..

__ADS_1


"Mas aku boleh kuliah lagi nggak? " Dara sudah sangat rindu dengan suasana perkuliahan karena sejak kejadian ditaman itu Arya melarangnya untuk kuliah lagi.


Please!! boleh yaaa yaaa!!! Aku rindu banget sama Rina dan Rani. batin Dara


"Emangnya kamu udah siap? " Arya sebenarnya tidak rela untuk mengijinkan Dara kuliah lagi, tapi apalah dayanya saat pemikat hatinya ini sudah memakai jurus puppy eyes nya.


"Please!! Aku rindu banget suasana kuliah. Rindu juga sama Rina dan Rani,, bolehh yaaa!! " Ucap Naina sambil menampilkan puppy eyes andalannya.


Kenapa dia sangat menggemaskan sekali sih!!! Jangan seperti itu sayang,, kau bisa membangunkan singa yang tidur. Tidak,,tidak Arya kau harus tahan,, kau akan mengambil hak mu saat waktunya tepat nanti.


Tanpa menunggu aba aba Arya langsung mencium bibir Dara. Ia melakukannya dengan sangat lembut, cukup lama lalu dia melepaskannya saat nafas Dara mulai habis. Dara sangat kaget dengan apa yang dilakukan Arya, ia hanya diam dan tidak membalas apa yang dilakukan Arya. Jujur ini adalah ciuman pertama Dara, ia tak pernah berpacaran sebelumnya.


"Jangan memasang wajah menggemaskan seperti itu lagi, akukan jadi tidak tahan " Arya mengusap pelan bibir Dara bekas ciumannya tadi. Dara hanya diam mematung dengan wajah bersemu merah.


"Hahaha,, kamu blushing lagi sayang " Arya tergelak, ia sangat suka melihat Dara blushing. Sementara Dara semakin merah merona karena ucapan Arya, ia pun memalingkan wajahnya dan berlari menaiki tangga menuju kamarnya.


"Apaan sih mas,,, udah aku keatas duluan "


*Ih mas Arya nyebelin banget deh, ngapain juga cium cium segala. Inikan ciuman pertamaku. Aaaaa,,, aku malu,,. Batin Dara sambil menaiki tangga.


Dia semakin menggemaskan saja.Sepertinya level menggemaskannya semakin bertambah tiap hari,,haahahha


"Hei tungguin aku dong sayang!! " ucap Arya dengan level keunyuan luar biasa. Ia pun masuk dan mengunci pintu kamar mereka. Ia melihat Dara sudah bergelung dibawah selimut nya.


"Kenapa ninggalin mas ,hemm,,?" Arya memeluk Dara dari belakang. Sedangkan yang dipeluk hanya diam pura pura tidur.


"Kenapa diem? masih malu? "


Ih,, Mas Arya nggak peka banget sih. Apa akting tidurku kurang bagus ya?


"Yaudah kalo gitu,, Nice dream wife " Arya pun memejamkan matanya dan mulai memasuki alam mimpinya. Saat nafasnya sudah tetatur, Dara yang belum tidur berbalik dan menatap lekat sang suami.


Mas Arya ganteng banget sih,,,mirip kayak aktor aja,, kalo dia nggak jadi CEO pasti udah terkenal deh jadi aktor.


Setelah puas memandang sang suami, Dara pun memejamkan matanya dan mulai menyapa alam mimpinya.


Bersambung


Vote please

__ADS_1


__ADS_2