Mistery Red Umbrella

Mistery Red Umbrella
Teori


__ADS_3

Barrow berdiri di depan lubang yang menganga dengan ekspresi tidak percaya. Dia baru saja mendapat kabar dari Anna jika kotak yang mereka dapatkan dengan susah payah hilang begitu saja.


Anna juga berdiri di sisinya, mencoba merasakan aura jahat dari kotak itu namun tidak bisa dia rasakan lagi. Menghilangnya kotak itu benar-benar membuatnya kehilangan petunjuk dan tentunya membuat mereka khawatir karena kotak itu meminta tumbal.


Barrow melihat ke arah Anna, lalu dia kembali melihat ke arah lubang. Siapa yang telah mengambil kotak menakutkan itu?


"Jangan melihat aku seperti itu, Barrow," ucap Anna.


"Bagaimana bisa hilang, Anna?"


"Aku tidak tahu, Barrow. Aku mendapati lubang ini saat aku ke sini."


"Apa ada yang melihat kita mengubur kotak ini?" tanya Barrow curiga.


"Aku rasa tidak ada, hanya kita berdua saja."


"Bagaimana jika ada yang melihat kita, Anna? Bisa saja ada warga sekitar yang melihat lalu mengira kita sedang mengubur kotak harta karun dan setelah itu orang itu mengambilnya saat kita berdua tidak berdaya," ucap Barrow.


Anna memandangi Barrow dengan mata melotot. Masuk akal, malam itu memang yang tahu kotak itu hanya mereka berdua tapi tidak menutup kemungkinan ada yang melihat apa yang mereka lakukan lalu orang itu mengira jika mereka sedang mengubur kotak harta karun sehingga orang itu ingin memilikinya.


"Tapi aku rasa tidak mungkin," ucap Barrow sambil memainkan jari di dagu, "Jika memang ada yang melihat apa yang kita lakukan seharusnya orang itu juga melihat apa yang kita alami saat kita diserang oleh beruang dan arwah itu," ucapnya lagi.


"Bagaimana jika orang itu dirasuki oleh iblis, Barrow. Mungkin saja saat awal dia mengira kotak itu adalah kotak harta karun namun setelah melihat apa yang kita alami orang itu justru ketakutan tapi tanpa dia inginkan iblis merasukinya dan memerintahkan orang itu untuk mengambil kotak yang aku kubur saat kita berdua sudah tidak berdaya. Tidak ada jejak sama sekali, aku yakin semua terhapus oleh air hujan. Sangat tidak masuk akal kotak itu dicuri saat ibu dan bibiku sudah datang karena mereka juga tidak mendengar apa pun. Sejak awal kita tidak boleh mengambil kotak itu, aku yakin itu kotak penting apalagi seseorang mengatakan jika kotak itu terkutuk. Agar kotak itu aman, iblis memerintahkan orang yang secara tidak sengaja melihat apa yang kita lakukan untuk mengambilnya," jelas Anna.

__ADS_1


"Teori yang sangat bagus, Anna. Sangat masuk akal karena di antara kita berempat, tidak mungkin salah satu dari kita mengambil kotak itu tapi sekarang, kita mau mencari kotak itu di mana? Yang tinggal di sini sangat banyak," Barrow melihat sekitar, yang tinggal di sana ada banyak.


"Aku bisa merasakan aura jahat yang ada di kotak itu, Barrow. Tapi sekarang sudah tidak lagi," tatapan mata Anna menerawang, jika teorinya benar dan kotak itu diambil oleh orang yang tinggal di sekitar rumahnya, kenapa dia tidak bisa merasakan aura jahat itu lagi? Apa Teorinya salah?


"Apa maksudnya?" tanya Barrow tidak mengerti.


"Aku rasa kotak itu disembunyikan agar aku tidak bisa menemukannya. Sekarang yang jadi masalah adalah, kotak itu butuh tumbal. Tidak menutup kemungkinan, akan ada tumbal manusia yang diinginkan oleh kotak itu dan orang yang sudah mengambilnya, dia akan menjalankan tugas dari iblis yang merasukinya untuk mendapatkan tumbal. Aku takut ada gadis-gadis muda lagi yang menjadi korban," ucap Anna. Ekspresi wajah terlihat khawatir.


Seharusnya dia mengajak Barrow mengubur kotak itu di hutan agar tidak ada yang melihat tapi saat itu dia berpikir mereka menguburnya hanya untuk sementara saja. Mereka juga tidak tahu hal itu akan terjadi dan dia harap teori yang dia berikan salah namun sampai sekarang, teori yang dia berikan selalu benar.


"Apa kita harus melakukan penggerebekan di setiap rumah, Anna? Kita bisa bekerja sama dengan polisi setempat dengan alasan mencari buronan yang hilang di sekitar sini."


"Tapi itu sangat memakan waktu, Barrow. Korban sudah berjatuhan sebelum kita menemukan keberadaan kotak itu."


"Itu lebih baik, bukan? Dari pada kita diam dan membiarkan korban berjatuhan tanpa kita cegah. Para polisi akan membantu kita mencarinya, mereka akan membantu pekerjaan kita."


"Aku yang akan melakukannya, kau beristirahat saja. Jangan sampai lukamu kembali berdarah, luka itu tidak akan sembuh jika kau terus melakukan pekerjaan berat."


"Aku mengandalkanmu, Barrow. Kali ini tutup lubangnya dan keluarkan semua tenaga yang kau miliki dan anggap kau sedang bercinta denganku!" ucap Anna bercanda.


"Menyebalkan, aku sudah tidak sabar kasus ini segera selesai agar kau menepati janjimu untuk bercinta denganku!" Barrow sudah melangkah menuju bangkai beruang besar yang sudah mulai dikerumuni oleh lalat hitam.


"Pada saat itu tiba, siapkan ranjang yang kokoh, Barrow!" Anna mengambil salib yang patah dan melemparkannya ke dalam lubang.

__ADS_1


Tatapan matanya menatap lubang yang cukup dalam, lubang itu bahkan lebih dalam dari pada lubang yang dia gali. Barrow menarik satu bangkai beruang lalu melemparkannya ke dalam lubang, dia kembali melakukan hal yang sama pada dua beruang yang lain. Bangkai tiga beruang sudah berada di dalam lubang. Anna melihat sekeliling dan melihat cctv yang sudah terpasang namun belum menyala. Seharusnya dia menyalakan cctv setelah mengubur kotak tersebut namun dia lupa akibat keadaannya yang sudah tidak memungkinkan lagi.


Siapa? Siapa sebenarnya yang mengambil kotak tersebut? Iblis memang cerdik, dia harus mendapatkan kembali kotak itu karena dia yakin semua akan terkuak saat kotak itu terbuka. Sekalipun itu adalah kotak kutukan, dia tidak akan takut.


"Anna, Barrow, apa kalian sudah selesai?" teriak ibunya.


"Sebentar lagi, Mom," jawab Anna.


"Jika sudah selesai ayo kita makan dan setelah itu kita bisa melihat catatan milik nenek tentang kotak itu."


"Segera, Mom!" dia hampir melupakan hal itu. Hari ini dia akan tahu tentang kotak misterius yang tercuri dari mereka.


"Bergegas, Barrow. Aku sudah tidak sabar mengetahui informasi akan kotak itu."


"Sabar, Anna. Pekerjaanku berat!" Barrow mencangkul tanah untuk menutupi lubang. Memang tidak akan mudah karena lubang itu cukup besar.


Anna membantu agar cepat selesai tapi dia tidak mengeluarkan banyak tenaga. Mereka menutup lubang itu hampir tiga jam, setelah selesai lelah luar biasa yang mereka dapatkan. Barrow dan Anna duduk di teras belakang, memandangi lubang yang sudah tetutup. Bagian belakang rumahnya memang hutan, sebab itu binatang liar bisa datang tanpa terduga dan orang yang mencuri kotak itu juga bisa masuk dengan mudah.


"Setelah ini, aku harus memasang cctv," ucap Anna.


"Memang itu yang harus kau lakukan!"


"Sial, seharusnya aku tidak lupa mengaktifkan cctv yang sudah aku pasang!" sungguh dia sangat menyesali itu.

__ADS_1


"Sudah, kita pasti menemukan kotak itu kembali," ucap Barrow.


"Kau benar, aku sudah lapar," Anna beranjak, Barrow mengikuti. Setelah ini, mereka akan tahu informasi kotak itu dan dia harap neneknya menuliskan bagaimana caranya membuka kotak tidak berpintu itu agar mereka mendapat petunjuk untuk memecahkan kasus misteri yang sedang mereka selidiki.


__ADS_2