Mistery Red Umbrella

Mistery Red Umbrella
Sandera Yang Akan Ditukar


__ADS_3

Ibu dan bibi Anna tersadar dan terkejut karena saat itu mereka berada di tempat yang sangat asing. Tempat itu gelap dan menakutkan, suara-suara aneh pun terdengar dari ruangan-ruangan lain. Mereka seperti di sebuah basemen atau di sebuah lorong yang gelap dan bau, mereka benar-benar tidak tahu berada di mana. Mereka bahkan tidak tahu kenapa mereka dibawa ke tempat itu.


Suara -Suara tawa mengerikan tidak henti terdengar, hawa dingin juga begitu terasa membuat bulu roma mereka meremang. Ibu dan bibi Anna terikat disebuah tiang. Kedua tangan mereka terikan dibelakang, kedua kaki mereka pun terikat. Mereka sungguh tidak mengerti kenapa mereka harus mengalami kejadian seperti itu.


Sebelum mereka berada di tempat itu, tiba-tiba saja Nick datang ke rumah dinas Anna dengan alasan untuk melihat keadaan Anna yang saat itu sedang pergi mencari pisau Artsbon. Padahal Anna sudah berkata tidak ada yang tahu rumah dinasnya namun mereka melupakan hal itu Karena ibu dan bibi Anna tidak mencurigai Nick Devan sama sekali. Ibu dan bibi Anna terpedaya dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Nick sehingga mereka mengikuti pemuda itu dengan mudah dan lihatlah sekarang, mereka tersadar di tempat yang asing bagi mereka.


"Di mana kita, Kak?"


"Aku tidak tahu," jawab ibu Anna.


"Bukankah kita pergi bersama dengan Nick?" tanya adiknya lagi.


"Sepertinya ada yang salah pada pemuda itu, Amy"


"Jangan katakan jika dia?" sang adik tidak melanjutkan perkataannya karena dia merasa pemuda itu tidak sebaik yang mereka kira.


"Sepertinya kita sudah diperdaya olehnya."


"Sial, semoga saja Anna tahu akan hal ini!" ucap sang bibi.


"Tentu saja dia sudah tahu, Aunty," tiba-tiba saja terdengar suara Nick.

__ADS_1


Ibu dan bibi Anna melihat ke arah pintu di mana Nick masuk ke dalam dan menghampiri mereka. Nick tersenyum, melihat bibi dan ibu Anna yang tidak berdaya.


"Bagaimana kabar kalian, Aunty," tanya Nick basa basi.


"Apa maksudnya ini, Nick? Kenapa kau menangkap dan menyekap kami seperti ini?" tanya ibu Anna. Tatapannya tidak lepas dari pemuda yang mereka percayai selama ini.


"Tentu saja aku menangkap kalian untuk dijadikan sendera."


"Untuk apa? Kesalahan apa yang kami lakukan sehingga kau memperlakukan kami seperti ini?" kali ini sang bibi yang bertanya.


"Kesalahan? Tentu saja tidak ada. Tapi karena Anna mengganggu dan berbahaya jadi kalian akan aku jadikan sandera untuk melakukan pertukaran nantinya!" jawab Nick.


"Untuk apa? Pertukaran apa maksudmu?" sang bibi masih belum mengerti.


"Ha... Ha... Ha.. Ha...!" Nick tertawa dengan keras. Dia memang keturunan murni Mariana, dialah putra Mariana yang mendapatkan hidup abadi dari sang ibu melalui perjanjian dengan iblis yang dilakukan oleh ibunya. Dia hidup begitu lama, tidak menua, tidak juga mati.


Saat Mariana dibakar hingga mati, Nick memang dibawa oleh saudara-saudara Mariana yang bisa melarikan diri. Mariana adalah putri seoarang pelayan yang bersekutu dengan iblis, dia tidur dengan seorang putra bangsawan untuk mendapatkan seorang keturunan.


Tidak tahu siapa yang dia goda saat itu, yang pasti Nick terlahir sebagai putranya. Nick tumbuh seperti anak-anak pada umumnya, tidak ada yang tahu jika dia adalah putra penyihir jahat yang mati karena dibakar. Saudara Mariana menyembunyikan hal itu dengan baik dan setelah Nick dewasa, dia mendapatkan kemudaan yang tidak akan pudar dan hidup abadi dari perjanjian sang ibu dengan iblis tentunya semua itu akan sirna nantinya jika ada yang menggagalkan kebangkitan ibunya. Keabadian dan ketampanan yang dia miliki akan sirna beserta musnahnya jiwa jahat ibunya.


Nick hidup mengikuti perkembangan jaman, dia selalu hidup seorang diri, menanti kebangkitan ibunya tepat di hari seratus tahun kematian ibunya lalu bagaimana Nick bisa menjadi putra tertua di keluarga Devan?

__ADS_1


Saat itu, ketika Galen Devan masih muda. Dia hanya seorang pemuda miskin yang mendapat banyak hinaan dari orang-orang yang mengenalnya. Keluarganya saja tidak mau mengakui dirinya dan menganggapnya sebagai sampah.


Galen yang selalu saja mendapat penghinaan sudah tidak tahan lagi dan pada suatu hari, Galen menemukan sebuah buku ritual pemuja iblis. Karena ingin cepat kaya dan tidak dipandang sebagai sampah lagi oleh orang-orang, Galen Devan memanggil iblis dan yang datang adalah Mariana.


Galen Devan meminta kekayaan pada Mariana, dia ingin menjadi orang terpandang sehingga dia tidak dihina dan diremehkan lagi. Tentunya hal itu dikabulkan oleh Mariana, dia akan memberikan kekayaan pada Galen Devan asalkan Galen menganggap Nick sebagai putra tertuanya karena Nick yang akan membawa Galen pada tangga kesuksesan.


Tidak hanya itu yang diinginkan oleh Mariana, dia menginginkan jiwa murni yaitu putri Galen Devan yang akan dia miliki kelak. Galen harus memberikan tumbal nyawa putrinya dan tentunya Galen menyetujui hal itu.


Galen Devan menikah dengan Maria, istrinya tidak tahu apa pun namun sebuah sihir aneh memperdaya dirinya sehingga dia merasa memiliki seorang putra yaitu Nick. Galen dan Maria menganggap Nick sebagai putra tertua mereka dan secara kebetulan, lahirlah Lucia Devan sebagai putri pertama mereka.


Sesuai dengan janji, Galen harus menumbalan putri yang dia miliki oleh sebab itu, Lucia adalah tumbal istimewa yang sudah terpilih untuk kebangkitan Mariana.


Galen Devan pun memainkan perannya dengan baik, istrinya bahkan tidak tahu jika suaminya bersekutu dengan iblis selama ini dan tidak tahu jika sejak awal, Lucia memang sudah ditumbalkan untuk harta kekayaan yang mereka miliki.


Natalie yang kala itu mencintai Nick pun tidak luput menjadi korban, dia menjadi pelaku yang terus mengambil korban untuk Mariana. Dia pun mendapat perintah untuk membunuh Lucia, itu karena Lucia sudah dewasa dan sudah mengenal laki-laki


Yang diinginkan oleh Mariana adalah jiwa murni Lucia, dia tidak menginginkan gadis yang sudah ternoda oleh sebab itu Natalie terus berusaha membunuh Lucia namun dia selalu gagal karena Anna.


Kehadiran Anna yang menangani kasus tersebut menjadi penghalang terbesar apalagi saat Mariana tahu jika Anna adalah bayi yang dia inginkan dulu. Nick pun berperan sebagai kakak yang peduli pada Lucia, dia memainkan perannya dengan begitu baik sehingga Anna tidak curiga namun arwah si payung merah yang sangat ingin terbebas mulai mengacaukan rencana mereka di tambah kotak terkutuk yang tiba-tiba didapatkan oleh Anna, semakin membuat kebangkitan Mariana terancam.


Rencana mereka menjadi kacau, tadinya mereka selalu mendapat korban dari Natalie tapi Natalie mulai tidak bisa dipercaya sehingga peran kotak terkutuk pun diperlukan untuk mendapatkan sisa korban yang kurang dan sekarang, 3 jiwa saja yang diperlukan yaitu jiwa murni Lucia, jiwa istimewa Anna dan juga jiwa Natalie yang akan bergabung dan menyempurnakan kebangkitan Mariana.

__ADS_1


Nick masih juga tertawa, dia sangat senang bisa memperdaya mereka semua. Jika Anna tidak mengambil harta berharga milik ibunya, maka dia tidak akan menangkap ibu dan bibi Anna. Jika Anna tidak bersedia melakukan pertukaran, maka ibu dan bibinya akan mati tapi meskipun Anna bersedia melakukan pertukaran, ibu dan bibinya akan tetap terbunuh.


Ibu dan bibi Anna menatap Nick dengan tatapan penuh amarah, mereka sungguh tidak menduga. Sekarang mereka hanya bisa berharap, Anna mewaspadai pria itu karena malam purnama sudah dekat. Mereka tidak bisa membantu Anna, mereka bahkan tidak tahu apakah Anna sudah kembali dan mendapatkan pisau itu atau tidak. Mereka berharap, Anna sudah mendapatkannya sehingga Anna bisa menggagalkan kebangkitan Mariana dan membunuh putranya.


__ADS_2