MY BAD BOY IN SUIT: Sin Or Death

MY BAD BOY IN SUIT: Sin Or Death
A massage of my loveholic


__ADS_3


Steven -


Aura, wibawa, energi, dan visual seorang Steven Lee terasa bahkan hanya dengan melihatnya dari jauh saja. Seluruh pegawai kantor investor tersebut memandangi pria tampan bak supermodel di redcarpet.



Hampir seluruh Negeri Gingseng ini mengenal dan tahu siapa itu tuan muda Lee, bos besar Lee's Group, Steven Lee. Hanya dengan berjalan di lokasi umum, maka akan beredar foto-foto di berita dunia bisnis dan ekonomi bahkan sosial media.


Pasar bisnis sudah menggila setelah mengetahui bahwa Lee's Group akan bekerja sama dengan salah satu perusahaan otomotif terbaik di dunia. Otomatis saham mereka naik dan mendapat perhatian besar dari perusahaan lain untuk ikut berinvestasi.



Aku berjalan melewati lobbi perusahaan Audi "Apakah desain yang ku berikan sudah divalidasi?" tanyaku pada Lucas yang berjalan di belakangku.


"Desain itu sudah divalidasi oleh mereka, sekarang proses produksi akan dimulai" jawab sahabat sekaligus asistenku ini.


Kami melewati pintu utama perusahaan, "Baguslah, ohh iya bagaimana dengan penerbangan Selena? pasti dia sudah akan sampai" kataku lagi.


Lucas menggeleng, "penerbangan dibatalkan, Selena tidak jadi kembali ke Korea" jawabnya.


Langkah kaki ku terhenti mendengar jawaban tak terduga tersebut, aku terlalu sibuk sampai tak sempat menanyakan langsung pada orangnya.


Tidak biasanya gadis itu seperti itu, apakah terjadi sesuatu, aku berharap semoga saja tidak. Kami melanjutkan langkah masuk ke mobil sedan hitam lalu kembali ke kantor.


Sesampainya di kantor aku langsung menghubungi Selena. Namun berulang kali aku menghubungi, berulang kali hanya perkataan maaf tidak ada jawaban yang aku terima.


Selena bukan gadis yang lalai, apabila dia sudah mengatakan sesuatu maka ia pasti akan menepatinya. Aku khawatir terjadi sesuatu karena tadi Lucas mengatakan tidak ada alasan yang jelas atas pembatalan penerbangannya.


Karena waktunya sudah tiba, aku melanjutkan aktivitasku kembali. Rapat dewan dimulai, sebagai direktur utama sekaligus pendiri Lee's Group sudah seharusnya aku hadir walaupun itu sangat membosankan.


Presentasi mereka hanya masuk kiri keluar kanan telingaku, rapat adalah hal yang paling aku benci di segala pekerjaanku. Tapi Lucas lah yang harus menanggung resiko, dia harus memipin rapat tersebut.


Dalam dunia perusahaan, walaupun aku adalah pendiri asli dan pemimpin utamanya, namun itu hanya sebuah masa lalu. Posisi bisa dilengserkan kapan pun, namun berbeda dengan perusahaanku karena tanpa aku ini tidak akan bisa berjalan baik.


Drtttt...


Sebuah pesan masuk dari MY LOVEHOLIC.


Karina mengirim beberapa foto yang ia ambil beberapa hari lalu saat sedang berjalan-jalan di kota dan membeli Monsiur dan Toben.

__ADS_1


Fokus perhatianku tersedot habis pada layar HP, melihat foto-foto kami berdua. Foto terbaik menurutku adalah saat dia mengambil selfie dan aku hanya tersenyum menatap dia bukan pada kamera.


Tanpa aku sadari aku senyum-senyum sendiri melihat ke layar HP hingga seluruh anggota rapat memperhatikanku. Entahlah aku tidak peduli dengan hal yang terlalu formal begini, mereka hanya bisa menuntut tanpa bisa memberi ide atau masukan yang kreatif. Segalanya bisa diatur dengan mudah.


Itu foto yang paling bagus, aku mengubahnya menjadi walpaper HP ku. Berencana untuk mencuci dan memajangnya juga nanti di rumah dan kantor.


Ia memiliki bakat yang terpendam dalam memotret, foto-foto pemandangan kota yang ia ambil bisa dikatakan bagus untuk seorang pemula.


Dua minggu lagi tepatnya 15 Desember adalah hari ulang tahun Karina, aku ingat itu dengan jelas. Aku berencana untuk memberikannya kejutan besar sekaligus hadiah lain yang bisa membuatnya merasa menjadi orang paling bahagia.


Lucas mendehem. Aku memandang padanya, itu adalah hal biasa yang ia lakukan ketika aku tidak fokus pada rapat. Namun bukannya perduli sudah pasti aku meninggalkan ruangan rapat dengan santai. Biarkan dia yang mengurus segalanya.


Aku kembali ke rumah tanpa perduli dengan anggapan mereka, karena aku bos disini.


Mobil melaju menyusuri jalanan kota Seoul yang sedikit macet. Ketika mobil berhenti saat lampu rambu-rambu lalu lintas berwarna merah, terlihat oleh ku dari kaca spion ada sebuah mobil sedan hitam yang mencurigakan di belakang.


Aku sudah berjanji pada wanitaku untuk tidak melakukan hal-hal itu jadi aku biarkan saja mereka selama tidak menyentuh milikku maka mereka akan tetap hidup.


- Karina -


Langkah kecil seorang gadis cantik yang berada di taman kota, berjalan mengelilingi taman menikmati suasana sore hari yang cerah.


Aku duduk memandangi anak-anak yang bermain dengan orang tua mereka. Tertawa bersama dan menimkati quality time yang begitu berharga.


Papa akan selalu ada ketika saat seperti itu, menyempatkan waktunya walaupun ia yang selalu saja sibuk dengan pekerjaan.


Air mata terurai di pipi, ku pandangi perut ku yang sedang hamil sekitar dua bulan ini. "Mama janji kau tidak akan merasakan yang mama alami dulu" ku elus perutku.


Ketika aku akan melanjutkan perjalananku, aku melihat seorang pria yang mengenakan masker di wajah sehingga aku tidak bisa melihat wajahnya, ia tengah melihat ke arahku.


Mungkin itu hanyalah tak sengaja saja.


Kembali ku telusuri taman tanpa disadari oleh para bodyguard bahwa aku sudah tidak ada disana. Hingga aku sampai pada sebuah jembatan di atas danau di tengah taman yang sepi.


Langkah demi langkah ku naiki jembatan tersebut, ku pandangi danau itu yang begitu indah. Entah sudah menjadi hobby atau hanya kegemaran saja, aku mengambil foto danau itu yang terlihat cantik.


Ketika melihat airnya yang terfikirkan olehku adalah kakak. Dia sangat takut dengan air yang dalam karena tidak bisa berenang walaupun saat itu dia sudah tumbuh menjadi remaja bertubuh tinggi.


Jika saja kakak ada saat ini, dia pasti sudah memohon untuk pergi dari jembatan tempatku berdiri. Namun aku akan terus memaksanya tetap tinggal dengan ku.


Setelah puas dengan pemandangannya, apalagi hari sebentar lagi akan gelap kuputuskan untuk kembali. Aku beralih dari sana, namun pria bermasker tadi sedang melihat ku dari tempatnya berdiri.

__ADS_1


Perasaanku menjadi tidak enak, aku baru sadar bahwa aku pergi terlalu jauh tanpa para bodyguard.


Aku berjalan cepat meninggalkan tempat itu mencari para bodyguard. Pria itu masih terus mengikutiku dari belakang.


Ketika aku sampai di tempat mobilku terparkir tadi, ternyata mobil itu sudah tidak ada disana. Pria itu semakin dekat, aku bersembunyi di balik mobil lain.


Jariku gemetaran mengaktifkan HP mencari nomor Steven. Sesekali ku lirik pria itu, dan dia sedang mencari-cariku.


Ku coba untuk tenang akhirnya aku bisa menghubungi Steven. Tapi sialnya dia tidak mengangkat teleponku. Parkiran sepi aku tidak bisa meminta tolong pada siapapun.


"Disini kau rupanya cantik" ujar pria itu.


Jantungku sudah berdegup tak karuan. Aku sangat takut dengan orang asing. Aku segera berlari meninggalkan dia, sekencang mungkin berlari mencari tempat yang ramai.


Drrttt....


Pangilan masuk dari Steven.


Walaupun gemeteran, aku segera menjawabnya.


"Halo sayang, apa yang kau lakukan? Kenapa tadi meneleponku?" tanya Steven dengan santainya.


Aku masih terus berlari namun pria itu menangkap tangan ku, "Sstteeeven tttolong aku" teriakku.


"Halo Karina, apa yang terjadi? Karina? Karina? Apa yang terjadi padamu? Dimana kau?" tanyanya berulang kali setelah mendengar teriakanku.


Pria itu menarikku secara paksa hingga HP ku tak sengaja terjatuh, "lepaskan aku, tolong tolong" teriakku. Ia menarikku secara paksa masuk ke dalam mobilnya yang terparhir di jalanan sepi.


Ketika ia hendak mengeluarkan sesuatu dari sakunya, aku menendang area *********** dengan keras.


Alhasil dia kesakitan dan aku bisa lolos.


Ketika berlari, kaki ku tergelincir sehingga aku terpeleset. Aku bangkit kembali, berusaha tetap kabur semampuku walaupun lutut dan siku ku sudah berdarah karena tergores tanah.



Hola My Dear Readers ๐Ÿ’š๐Ÿ’š


Terima kasih udah mampir nih dan yang udah tetap setia juga ๐Ÿ™


Maaf ya jika ada kesalahan dalam pengetikan maupun pemilihan kata

__ADS_1


Semoga kalian suka sama cerita aku ๐Ÿ’š๐Ÿ’š


Jangan lupa like dan komen ๐Ÿ’š๐Ÿ’š


__ADS_2