My Billionaire Hubby

My Billionaire Hubby
MBH 60. Fast and Farious


__ADS_3

Pagi harinya selepas sholat subuh berjamaah Kai mengutarakan apa yang sudah direncanakan. Ia tidak akan menyembunyikan hal ini kepada semua anggota keluarga, terlebih istrinya.


" Semua aku minta perhatiannya. Bee, Bey kalian berdua juga perhatikan. Dan kalian yang diluar keluarlah dan mendekatlah kemari."


Tak … tak … tak …


Beberapa orang berpakaian serba hitam keluar dari persembunyian mereka. Total ada 10 orang. Mulut semua orang menganga  menyaksikan hal tersebut.


" Sejak kapan mereka ada di sini." Itu lah yang ada di benak setiap orang disana kecuali Bee dan Bey.


" Semua perhatikan, mom, ayah, kembar dan istriku aku harap semuanya hati hati. Firhan saat ini sedang menargetkan abang. Bisa jadi dia juga menarget kan semuanya untuk mengancam abang. Dan rencananya adalah … "


Semua terkejut saat Kai menjelaskan rencana Firhan tersebut.


" Terus apa antisipasinya."


" Tidak ada, abang akan ikut permainannya."


" Tapi bang itu bahaya, aku nggak mau kalau abang kenapa napa."


Kiran sudah menangis, ia sungguh takut terjadi hal yang buruk kepada suaminya. Kai pun mendekap Kiran dengan erat. Memang sedikit beresiko tapi semuanya harus dilakukan untuk mengungkapkan dalang dibalik semuanya ini. 


Sita dan Rama pun tak kalah khawatirnya, mereka sungguh bingung apakah Kai tidak punya cara lain untuk menghadapi ini.


" Bang, apakah tidak ada cara lain. Misalnya meretas balik."


" Tidak Za, dia cukup ahli dibidang itu. Mungkin hampir mirip dengan Mr. Sun."


Glek … 


Triplet sungguh terkejut, tidak hanya triplet Rama pun ikut terkejut. Bahkan Rama kesusahan menelan salivanya sendiri.


Kemampuannya hampir mirip dengan Mr. Sun berarti orang itu setara dengan Kai. Ini sungguh bahaya, batin Rama dalam hati.


" Lalu apa yang akan abang lakukan?"


" Abang akan ikut permainannya. Hari ini semuanya di rumah dan tidak boleh ada yang keluar termasuk ayah. Ayah tidak boleh ke kantor. Target mereka adalah abang maka abang akan keluar sendiri bersama beberapa orang tentunya."


Semuanya saling pandang mencoba mencerna setiap ucapan Kai. Meskipun mereka tidak setuju tapi ini adalah keputusan Kai, dia pasti lebih tahu apa yang akan terjadi nanti.


" Bang, bisakah berjanji kepadaku?"


" Ya sayang."


" Jangan sampai terjadi apa apa dengan abang."


" Abang berjanji."


Kai mencium pucuk kepala sang istri lalu mencium keningnya. Sedangkan Kiran, ia meyakinkan dirinya bahwa semua akan baik baik saja.


" Bang apakah tidak mencolok jika kita tidak ada yang keluar rumah?"

__ADS_1


Kai tersenyum dengan pertanyaan Rama, ternyata kemampuan analisa sang ayah masih bisa diandalkan.


" Ayah tenang saja, abang sudah menyiapkan semuanya."


Beberapa orang muncul dengan perawakan yang menyerupai dirinya.


" Woaaah kapan kamu menyiapkannya bang?"


" Ada lah yah, oh iya jika nanti semuanya mendengar kabar tentang abang ingat jangan panik dan jangan percaya ok? Kabar yang bisa dipercaya hanya dari orang orang abang."


Semua yang berada di rumah itu mengangguk.


Di sisi lain, Firhan telah menyewa beberapa orang untuk menjalankan rencananya.


" Kalian ingat apa yang ku katakan."


" Siap bos!"


" Bagus, buat senatural mungkin. Aku ingin rencana ini harus berhasil. Tenang sisa bayaran kalian akan langsung di transfer saat kalian berhasil melakukannya."


Orang orang Firhan mengangguk mengerti. Melakukan hal seperti ini adalah hal mudah bagi mereka.


" Baiklah sudah waktunya, ayo berangkat."


Total ada 7 orang keseluruhan orang yang berdiri di sisi Firhan dan 3 mobil serta 1 truk kontainer.


Firhan mengendarai mobilnya sendiri, dna sisanya berada di 2 mobil lain. Sedangkan truk kontainer itu berisi 2  orang. Mereka melaju dan menunggu di lokasi yang sudah ditentukan. Lokasi tersebut adalah jalan tol dimana biasanya Kai melintas.


" Kai, kau akan habis kali ini. Aku pastikan itu."


Kring ….


Lagi lagi nomor privat itu menghubunginya.


" Hallo …."


" Apakah semua sudah siap sesuai rencana?"


" Sudah tuan, semuanya sudah sesuai rencana dari tuan dan ini tinggal eksekusinya."


" Bagus, jika kau berhasil akan ku kembalikan semua milik keluargamu."


" Baik tuan, baik, pasti pasti saya akan berhasil."


Tuuut …..


Pria di seberang sana kembali memutuskan panggilan sepihak. Namun Firhan tidak peduli, sekarang fokusnya adalah bagaimana membuat Kai celaka sesuai keinginan pria misterius itu.


Di seberang sana Kai menyeringai saat mendengar obrolan Firhan ditelpon. Dia bersama seorang anak buah Q berada di satu mobil.


" Tuan apakah tidak apa apa begini."

__ADS_1


" Jangan khawatir, aku sudah memperhitungkannya. Aku tahu betul rencana mereka."


" Tuan biarkan saya saja yang memegang stir kemudi."


Kai menggeleng, ia akan melakukan sendiri. Orang itu pun pasrah, dia sudah diberi pesan oleh Q agar mengikuti semua perintah Kai.


" Hallo Kai, mereka mulai mengikutimu."


" Thank you Drake."


" Your Welcome Mr. Sun."


" Ingat untuk mengosongkan jalur tol yang kulalui Drake."


" Tenang saja mister, meskipun aku tak lagi muda kemampuanku masih bisa diandalkan."


Kai tertawa keras mendengar selorohan Drake. Ya setelah mengetahui rencana Firhan Kai langsung menghubungi Drake untuk membantunya mengawasi jalanan. Dan Drake tentu saja senang. Mr. Sun yang merupakan idolanya itu meminta bantuannya. 


" Baiklah ayo kita bersiap."


Kai semakin mengencangkan cengkraman tangannya di stir kemudi. Ia menginjak pedal gasnya dalam dalam dan bruummmm mobil melesat dengan begitu cepat. Dari arah belakang langsung muncul sebuah truk kontainer dengan kecepatan penuh. Kai melihat ke spion mobil ia tersenyum sinis.


" Mari kita bermain fast and furious."


Kai melambatkan mobilnya. Dan truk kontainer di belakangnya pun semakin kencang.


" Hahaha dasar orang bodoh. Bukannya menghindar dia malah menyerahkan diri."


Pengemudi truk dan rekannya saling pandang dan mengangguk. Sedangkan Kai dia meminta orang disampingnya menyiapkan apa yang dia minta.


" Aku akan mundur ke belakang sekarang pasangkanlah. Saat suara ban meletus terdengar kita berdua langsung melomoat dari mobil apa kau mengerti?"


" Baik tuan."


Truk kontainer itu semakin menambah kecepatan namun tiba tiba dor … sebuah suara tembakan terdengar dan jedarrrr … ban depan truk kontainer itu meletus. Truk tersebut oleng.


" Apa … Ada apa ini … "


Tak mau gagal pengemudi tersebut berusaha terus mendekatkan truknya ke mobil yang berada di depan. Namun tetap saja truk mereka oleng.


Ckiiit bruk bruk bruk …


Truk tersebut berhasil menghantam mobil. Bahkan mobil didepannya untuk tertimpa badan truk. Tidak sepenuhnya namun bisa dipastikan pengemudinya akan terluka sangat parah.


Pengemudi truk tersebut keluar dari truk untuk memeriksa. Darah segar keluar dari mobil yang tertimpa. Sebuah tangan tampak menyembul keluat mobil dan berlumuran darah.


" Berhasil bos."


" Bagus. Segera kembali. Ada mobil di belakang kalian."


Pengemudi truk dan rekannya menyeringai, mereka langsung menaiki mobil dan melesat pergi. Seseorang tersenyum misterius.

__ADS_1


" Bodoh, sangat mudah dibodohi."


TBC


__ADS_2