
" Ho ho ho sahabat lamaku."
Meski tengah berada diantara banyak tamu Charles tetap langsung menghampiri sahabatnya itu. Mereka berdua pun berpelukan. Hal tersebut tidak lepas dari sorot kamera media. Setelah memeluk Rama, Charles bergantian memeluk Kai.
" Kau sungguh luar biasa boy," puji Charles.
" Om bisa saja, aku masih sangat jauh dari itu om," sahut Kai sopan.
Ketiga nya berbicara dengan akrab. Semua mata menatap pemandangan itu dengan penuh tanya. CEO A-DIS yang dikabarkan tengah sakit itu mengapa bisa berada di sini. Berita online pun langsung menyebarkan foto foto Kai yang menghadiri pameran berlian tersebut.
" Sebentar ya, aku harus membuka pameran ini dulu. Kai bersiaplah."
Charles berpamitan untuk membuka acara yang ia buat. Pria paruh baya itu menuju ke atas panggung. Ia berdiri di depan mikrofon dan memulai membuka acaranya. Tentu saja yang pertama adalah ucapan terima kasih untuk semua yang datang ke acara pameran yang telah ia buat. Namun setelahnya ia mengumumkan sebuah karya yang sengaja akan ia berikan kepada seseorang.
" Malam ini saya akan mengenalkan kepada anda semua sebuah karya baru dan mungkin hanya satu di William Diamond."
Seorang wanita membawa sebuah baki, di sana terdapat set perhiasan berlian yang sungguh indah.
" Perkenalkan Light of The Sky, LoTS ini dibuat dari white diamond dipadukan dengan blue safir diamond. Dan Light of The Sky ini saya persembahkan khusus untuk putra dari sahabat saya Kai Bhumi Abinawa."
Plok plok plok.
Semua orang bertepuk tangan riuh. Kai sedikit terkejut, pasalnya ia hanya meminta satu set perhiasan saja namun ia tidak menyangka akan diberikan sesuatu hal yang sungguh istimewa dan luar biasa.
Kai pun diminta menuju panggung. Charles lalu menyerahkan sendiri set perhiasan tersebut kepada Kai. Kai sungguh tidak bisa berkata apa apa, ia hanya mengangguk mengucapkan terimakasih lalu memeluk Charles.
Media tentu saja tidak ingin melewatkan momen tersebut. Bahkan Kai yang menerima set perhiasan berlian dari Charles langsung menjadi topik utama di portal berita online.
Hal tersebut tentu saja membuat Soraya terhenyak. Ia yang tengah berada di apartemen bersama Hugo sungguh terkejut saat melihat portal berita online yang menampakkan foto Kai. Pria itu sungguh sangat gagah dan ketampanannya tidak perlu diragukan lagi. Seketika keinginan Soraya untuk kembali mendekati Kai menyeruak.
Terlebih set perhiasan dari William Diamond secara khusus diberikan kepada Kai membuat jiwa materialistis Soraya memberontak.
" Apa yang kau lihat hmmm?" tanya Hugo setelah kembali dari kamar mandi. Pria itu langsung duduk di sebelah Soraya dan melihat ponsel milik Soraya. Soraya hendak menyembunyikannya namun tangannya kalah cepat dengan Hugo.
" Bajingan! Pria itu terlihat baik baik saja? Apa yang sudah kulewatkan? Kapan acara itu berlangsung Soraya?"
" Malam ini."
__ADS_1
Soraya menjawab singkat, ia merasa kesal dengan Hugo namun ia mencoba menutupinya. Hugo pun segera bangkit dari ranjang dan mengambil ponsel miliknya lalu berjalan ke balkon. Pria itu tampak sedang menghubungi seseorang dengan raut wajah serius. Namun setelah ia menutup ponselnya, pria itu tersenyum devil.
" Baiklah, rupanya aku harus kembali lagi bermain dengan mu."
Soraya acuh dengan apa yang dilakukan Hugo.ia menganggap Hugo hanya merasa marah saja melihat kondisi Kai yang ternyata baik baik saja. Soraya bahkan kembali melihat foto foto Kai yang memenuhi portal berita online. Bahkan tagar CEO A-DIS come back menjadi trending di jagat maya.
Kau memang sungguh luar biasa Kai. Tunggu aku tampan, aku akan mendatangimu, ucap Soraya dalam hati.
*
*
*
Kai dan Rama memutuskan untuk pulang sebelum acara berakhir. Dengan alasan sang istri membuat Charles mengerti akan hal itu.
" Sekali lagi terimakasih ya om. Kai sungguh tidak menyangka akan mendapatkan sesuatu yang begitu spesial ini."
" Anggap saja sebagai hadiah untuk pernikahan mu dan juga kehamilan istrimu Kai."
Kai mengangguk, ia sungguh berterima kasih atas pemberian yang sungguh luar biasa ini. Saking tidak enaknya, Kai bahkan akan membayarnya. Namun Charles tentu saja menolak. Ia benar benar tulus memberikan perhiasan yang diberinya nama Light of The Sky itu kepada Kai.
" Tck, kau bisa membelinya sendiri tuan Rama Hadyan Joyodiningrat." jawab Charles dengan menekankan nama Joyodiningrat.
Keduanya pun pamit, dan secepat kilat Bey sudah berada di samping Kai dan Rama. Kai kembali meng kroscek keadaan melalui Bey namun Bey mengatakan bahwa semuanya masih aman dan tidak ada pergerakan sama sekali. Kai mengangguk mengerti. Ketiganya pun berjalan menuju mobil dan melajukan mobil mereka untuk pulang ke rumah. 2 mobil lain pun segera menyusul, ya mereka adalah orang orang Q yang diperintahkan untuk mengawal Kai.
" Bey, apa kita meminta lebih banyak orang?" tanya Kai tiba tiba saat ia merasa ada yang lain dengan mobil di belakangnya.
" Siap tuan tidak, hanya ada 2 mobil dengan 10 orang tuan." jawab Bey yakin.
" Sepertinya kita punya tamu yang tak diundang. Jalankan mobil ke jalan tol yang sepi. Beritahu semuanya bahwa kita punya tamu." perintah Kai kepada Bey.
" Siap tuan!"
Bey langsung menghubungi rekannya tentang perintah Kai. Sedangkan Rama, kini terasa sedikit gelisah. Ia tahu bahwa mereka tengah diikuti.
" Ayah jangan tegang, percayakan pada abang. Ingat ikuti semua yang abang katakan," ucap Kai kepada Rama yang dijawab anggukan oleh pria paruh baya itu.
__ADS_1
Film action lagi kah? Kok yo ndak habis habis to, kapan endinge iki? batin Rama dalam hati.
Bey mengemudikan mobilnya dengan cepat agar segera sampai di jalan yang sepi. Ia yakin tak lama lagi pasti orang orang itu akan beraksi. Setidaknya ada sekitar 5 mobil yang mengikuti mobilnya.
" Tuan, sepertinya kita kalah jumlah."
" Tidak masalah Bey, fokus saja. Ingat, kamu fokuslah mengemudi."
" Siap tuan!"
Dor !!!
Sebuah tembakan melesat mengenai kaca belakang mobil Bey kemudikan. Rama sungguh terkejut. Ia pun segera menundukkan tubuhnya.
" Bey fokus, ayah tenanglah."
Kai membidik mobil di belakangnya melalui kaca belakang yang pecah.
Dor!!!
Gubrak gubrak!!
Tembakan Kai tepat mengenai ban mobil dari lawan. Kini pengawal Kai melambatkan mobil mereka hingga bisa sejajar dengan mobil musuh.
Dor!!!
Dor!!
Saling menembak pun tak terelakkan. Namun Kai meminta orang orang dari Wild Eagle itu untuk tidak menghabisi semua musuh dia masih membutuhkan informasi dari mereka.
Dor!!! Dor!!
Entah yang dikirim ini hanyalah pemula atau bagaimana karena mereka sama sekali tidak ada seujung kukunya dari orang orang Wild Eagle. Mereka dapat melumpuhkan musuh hanya dengan waktu singkat.
Ckiit, Bey menepikan mobilnya atas perintah sang tuan. Kai sungguh penasaran dari mana orang orang itu berasal. Ada sekitar 16 orang yang ada di pinggir jalan karena satu mobil berisi 4 orang sudah kabur lebih dulu.
Kai pun mendekat ke arah mereka. Ia mengacungkan pistolnya di salah satu kepala penguntit nya itu.
__ADS_1
" Siapa yang menyuruh kalian dan dari mana kalian berasal?"
TBC