My Billionaire Hubby

My Billionaire Hubby
MBH 70. Black Hacker


__ADS_3

" Mom … mommy hamil lagi kah?'


" Ayah, masa iya mommy hamil bahaya lho usia mommy udah bukan usia yang cocok untuk hamil."


" Bukannya tidak mau punya adik lagi, tapi Ana takut mommy kenapa napa."


Rama sungguh kesal, kali ini dia lah yang menjadi kambing hitam. Belum apa apa dia sudah disudutkan oleh ketiga buah hatinya itu.


" Mom, mommy serius hamil lagi. Wah barengan dong nanti sama Kiran."


Sita, Rama, dan Kai membuang nafas mereka dengan kasar. Belum selesai dengan penjelasan mereka sudah heboh. Kiran yang baru bangun tidur langsung turun dan duduk di sebelah sang suami.


" Adik adikku sayang dan istriku tercinta dengerin ya. Mommy nggak hamil lagi oke. Mommy tidak hamil."


" Syukurlah kalo begitu, kirain. Trus maksudnya adik lagi gimana?"


Akhza menghela nafasnya lega, ia pun bertanya kepada sang abang tentang maksud pertanyaan abang nya tadi.


Kai pun menjelaskan mengenai keberadaan Topan hingga apa yang menimpanya. Si kembar dan Kiran pun sungguh merasa sedih dan bersimpati kepada pemuda tersebut. Umur mereka tidak terpaut jauh sehingga mereka bisa merasakan apa yang Topan rasakan. Bahkan Kiran pun menangis saat mendengarkan cerita suaminya. Ia merasa lebih beruntungvketimbang pemuda yang bernama topan itu.


" Baiklah jadi bagaimana, apakah kalian setuju jika mommy dan ayah mengadopsi Topan. Berarti secara langsung Topan akan jadi adik kalian semua."


" SETUJU!!!"


Sungguh diluar ekspektasi Kai dan kedua orang tua mereka, triplet begitu saja setuju bahkan tanpa protes apapun. Mereka malah terlihat sangat senang.


" Yuhuu Ana jadi nggak di panggil dak dek terus. Ana akan dipanggil kakak hahaha. Ya walaupun cowok lagi nggak apa apa lah hehehe."


Semua menatap gemas kepada Ana, pemikiran gadis itu sungguh sederhana. Jika biasana bungsu cewek satu satunya akan sulit menerima anggota keluarga baru seperti mendapatkan kakak ipar tampaknya tidak berlaku dengan Ana. Kedatangan Kiran malah membuat gadis itu semakin bahagia. Dan mungkin Topan akan memberi warna baru di keluarga mereka itu.


" Baiklah sudah diputuskan, nanti bergilir ya untuk nengokin Topan. Jangan gerudukan, bisa menggiring opini publik dan menggemparkan media. Kita harus merahasiakan soal pengadopsian Topan. Nanti abang akan minta Luki menyiapkan tim legal untuk menyiapkan pengajuan adopsi nya."

__ADS_1


" Bang, mommy mantan staf legal lho."


" Hahaha benar benar, tapi nggak usah mom. Nanti mommy pusing biar mereka saja yang mengurus. Dah mommy di rumah nemenin mantu yang lagi hamil."


Semua tertawa mendengar perkataan Kai. Kai sungguh bersyukur keluarga nya bisa menerima usulannya untuk mengadopsi Topan.


🍀🍀🍀


Jam menunjukkan pukul 21.00 malam. Kiran sudah terlelap dan Kai dengan perlahan turun dari kasur. Ia menatap istrinya dengan tersenyum. Semenjak mengandung buah cinta mereka Kiran selalu minta ditemani kalau mau tidur. Istrinya itu selalu tidur dengan menghirup aroma tubuh nya. Katanya jika tidak mencium aroma tubuh Kai dia tidak bisa tidur. Beruntung Kai sedang berakting sakit, jadi dia bisa selalu menemani sang istri.


" And now, it's time to work!"


Kai mulai mentransfer data dari softlens, anting, dan jam tangan yang tadi digunakan untuk mendatangi pesta pembukaan milik Hugo. Selama menunggu hasil transfer data, Kai mencoba untuk mencari informasi pribadi milik Hugo. Semua sesuai dugaan Kai, informasi pribadi milik Hugo tidak bisa ditemukan. Kai semakin yakin bahwa Hugo adalah Mr. X.


Mr.X di dunia hacker terkenal sebagai black hacker. Black hacker biasanya merupakan musuh intelegensi pemerintahan, dan banyak membantu organisasi bawah.


" Apa mungkin Hugo yang beberapa tahun silam ingin membunuhku? Apa dia menyuruh pembunuh bayaran? Aku harus menghubungi Q dan bertanya kepadanya kasus itu."


Kring …. Kring ….


" Ya Kai, ada apa?"


" Silvya bisakah kita bertemu sekarang."


" Ini sudah malam Kai apakah ada yang urgent?"


" Baiklah, begini saja. Apa kau masih ingat penyerangan yang aku alami beberapa tahun silam. Apakah mereka adalah orang orang organisasi bawah atau bukan?"


Di seberang sana Silvya mencoba mengingat kejadian itu. Meskipun mereka berhasil di habisi semuanya tapi Silvya paham dan tahu dari mana mereka berasal.


" Ya aku ingat Kai. Mereka benar dari organisasi bawah tapi mereka hanya khusus menerima orderan untuk membunuh orang. Mereka tidak bergerak di penjualan senjata ataupun obat obatan terlarang. Apa kau mencurigai seseorang yang mengincarmu?"

__ADS_1


" Ya, aku menemukan satu nama Q. Dia adalah Hugo Gladwin, dia baru saja mendirikan perusahaan yang bergerak dibidang sama dengan ku. Bahkan dia terang terangan menyuruh Luki untuk meninggalkanku. Aku juga melacak sinyal ponselnya dan menemukan fakta bahwa kecelakan ku kemarin itu atas siasat dia. Dia menjadikan keluarga Suryoprojo sebagai pion untuk menghancurkan ku. 90% aku yakin dia adalah Mr. X."


Silvya sungguh terkejut mendengar perkataan Kai yang terakhir. Jika memang benar dia Mr. X maka Kai harus berhati hati.


" Kai perketat penjagaan terhadap keluargamu. Aku akan menambah orangku. Aku juga akan menyisipkan penembak jitu di sekitar kediaman,  kantor mu dan kantor ayahmu."


Kai membuang nafasnya kasar. Kali ini ia harus benar benar berhati hati. Sepertinya ia pun juga harus segera membawa Topan ke rumah ini.


" Baiklah Q terimakasih. Q apakah kau masih punya pistol, revolver atau apapun itu."


" Ada, aku akan mengirimkannya ke rumahmu."


" Baik thanks Q."


" Jangan sungkan."


Kai kembali masuk ke kamar ia menatap istrinya yang tengah tidur dengan pulas. Kai pun naik ke atas kasur dan merebahkan tubuhnya di samping sang istri. Dia memeluk istrinya dengan lembut. Lalu mencium kepala istrinya dengan penuh cinta.


Tes …


Air mata Kai luruh. Ia sungguh merasa bersalah membawa Kiran ke dalam permasalahan yang begitu pelik. Namun Kai meyakinkan dirinya bahwa ia mampu melindungi sang istri dan calon anak anaknya.


" Istriku Kirana Adzakia tercinta, abang akan melindungimu bagaimanapun caranya. Twins, cinta nya abi. Abi akan melindungi kalian dan ummi kalian. Twin K harus kuat bersama ummi ya. Tumbuh dan berkembanglah dengan sehat hingga Allah mempertemukan kita nanti. Abi mencintai kalian sangat."


Akhirnya Kai memeluk Kiran sepanjang malam. Ia enggan kembali menatap komputer. Kini ia hanya ingin berada dekat dengan istrinya. 


Dalam diri Kai, ia yakin pasti dia bisa menghadapi lawannya. Hal yang pertama yang harus ia lakukan yakni menyingkirkan pion yang Hugo gunakan sehingga orang tersebut tidak punya orang yang bisa dimanfaatkan. Yang kedua Mai akan membiarkan Hugo mendapatkan banyak klien sehingga dia lepas kendali terhadap dirinya. Dia sangat tahu Hugo adalah pria yang gila hormat dan suka atas sanjungan.


" Baiklah besok kau akan melaksanakan rencana ku itu. Itu adalah hal yang bagus untuk mengecoh pria yang memiliki star syndrome itu."


TBC

__ADS_1


__ADS_2