My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 10


__ADS_3

Di sebuah restoran yang cukup terkenal di ibukota, terdapat sepasang laki-laki dan perempuan yang duduk saling berhadapan. Tidak ada yang memulai percakapan sejak mereka duduk di dalam restoran itu, mereka terlalu hanyut dengan pikiran mereka masing-masing.


Mungkin sebagian besar dari pengunjung lain yang berada di restoran itu juga akan berpikir bahwa mereka adalah sepasang kekasih yang sedang ada masalah atau bahkan ada yang menganggap mereka berdua adalah sepasang suami istri yang saat ini sang istri sedang marah dan suaminya berusaha untuk membujuknya.


Salah! Yah mereka mungkin dulu adalah sepasang kekasih atau sepasang suami istri tetapi itu dulu sebelum mereka memutuskan untuk berpisah secara baik-baik. Hubungan yang terjalin saat ini antara Raka dan Melisa adalah orang tua bagi anak mereka bukan sebagai suami istri di depan umum, Yah mereka adalah Raka dan Melisa. Mereka bertemu di restoran ini saat Melisa menelepon Raka terlebih dahulu seminggu setelah kejadian di rumah Raka waktu itu, karena melisa juga ikut pamit setelah Sandra pergi menuju bandara dan Raka masih tetap setia berdiri di tempatnya memandangi mobil taksi yang membawa Sandra pergi.


Dan kini mereka bertemu tetapi tidak ada yang membuka percakapan antara mereka sampai seorang pelayan datang membawa kopi pahit pesanan Raka baru lah melisa membuka percakapan dengan Raka.


" Sejak kapan kamu suka dengan kopi pahit "


Yah setahu Melisa, Raka tidak suka dengan yang namanya kopi pahit karena menurutnya kopi itu lebih enak jika diminum dengan gula ketimbang pahit. Entah dari mana enaknya kopi pahit itu menurut orang lain itulah pendapat Raka tentang kopi pahit, tetapi lihat lah dia sendiri pun meminum kopi pahit dengan santai nya tanpa protes dengan rasanya seperti yang sudah-sudah


" Entahlah "


" Apa karena Sandra "


Raka pun langsung menoleh ke arah mantan istrinya itu ketika menyebut nama seseorang yang dia hindari atau oh mungkin kata RINDU lebih tepatnya, tapi entahlah hanya Raka dan tuhan yang tau jawaban sesungguhnya.

__ADS_1


" Aku hanya menebaknya saja, tetapi melihat reaksimu seperti itu ketika aku menyebut nama Sandra sepertinya tebakan ku banar "


" Jangan sok tau "


" Aku bukannya sok tau tetapi itu terlihat jelas sekali di wajahmu "


" .......... "


" Mungkin aku memang tidak tau sejak kapan kalian bertemu kembali setelah sekian lama dan aku cukup terkejut melihatnya datang kerumah mu waktu Itu dan yang lebih mengejutkan adalah kau berlari keluar mengejarnya "


" Apakah salah seorang sahabat mengejar sahabatnya yang akan kembali pulang ke negara orang lain tapi sahabatnya itu tidak tau, dan Well aku bertemu sandra saat aku mengantar mama ke sebuah butik yang kata teman arisan nya itu baru buka dan aku tidak tau kalau butik tersebut adalah butik sandra sampai aku melihatnya di sana dan aku baru percaya "


" Apa yang kau ragukan? Yah, sandra merupakan seorang desainer terkenal di paris dan dia ke Indonesia karena ingin meresmikan pembukaan butiknya yang ada di Bali dan Jakarta. Dan jangan tanya mengapa aku dapat mengenali bahwa itu adalah Sandra karena sandra yang dulu tetap sama, sama-sama sederhana, polos dan pendiam meski tampilan nya yang sekarang cukup berbeda dengan yang dulu "


" Jelas aku meragukannya, melihat ekspresi mu ketika sandra pergi dan entah kembali lagi kesini kapannya aku tidak tau tapi aku tau kau merasa kehilangan akan diri sandra saat itu "


" Kau salah liat saja, dan apa salahnya jika aku merasa kehilangan? Sandra kan sahabatku dan kami baru bertemu setelah sekian lama. Jadi apa yang salah? "

__ADS_1


" Yayaya, tidak ada yang salah. Terserah kau saja lah susah memang ngomong sama orang yang tidak peka dengan sekitarnya "


" Sebaiknya aku pergi, hari aku akan pergi mencari cincin untuk acara pertunangan ku dengan Josh " lanjut Melisa


Setelah mengatakan itu, Melisa pun berjalan keluar dari restoran meninggalkan Raka sendirian. Seperti yang melisa katakan tadi bahwa dia telah memiliki kekasih atau lebih tepatnya calon tunangannya bernama Joshua atau akrab di panggil Josh. Josh dan Melisa adalah teman SMA dan merupakan mantan kekasih sebelum bersama Raka, dan setelah Raka dan Melisa berpisah 2 tahun kemudian Josh dan Melisa bertemu di bandung dan dari situlah kedekatan mereka kembali terjalin hingga akhirnya memutuskan untuk bertunangan 3 minggu lagi.


Back to Raka


Mungkin Melisa benar bahwa Raka merasa kehilangan karena kepergian sandra, entahlah Raka sendiri bingung dengan perasaannya dia tidak bisa mengatakan bahwa dia memiliki perasaan lebih dari seorang sahabat kepada sandra. Raka hanya mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia merasa belum puas bertemu dengan sandra lagi walau memang pertemuan Raka dan Sandra terbilang singkat. Tapi entahlah hanya tuhan yang tau apa yang sebenarnya terjadi, Raka hanya membiarkan semua berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditakdirkan.


Karena merasa telah lama berada di restoran ini, Raka memutuskan untuk pulang dia hanya ingin bertemu dan bermain dengan sang anak. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya mobil yang di bawah oleh Raka itu telah sampai di rumahnya dan setelah mobilnya berhenti tepat di depan pintu rumah Raka segera turun dan berjalan masuk kedalam rumah yang kebetulan pintunya terbuka. Raka pun berjalan mencari sang mama dan anaknya itu tetapi dia tidak menemukan keberadaan kedua orang itu, biasanya mama nya dan anak nya itu akan berada di ruang tamu tetapi sekarang tidak ada.


Raka pun berjalan semakin ke dalam dan dia mendengar suara orang tertawa dan suara air, Raka berpikir mungkin suara air itu adalah sang anak yang sedang berenang dan suara tawa yang dia dengar adalah suara tawa sang mama dan tamu nya. Tetapi semakin dekat langkahnya suara tawa itu makin jelas dan Raka yakin suara tawa selain sang mama adalah suara tawa seorang wanita yang cukup familiar di telinganya.


" tidak mungkin "  batin raka


Raka pun semakin mempercepat langkahnya dan ketika sampai tubuh Raka seketika menegang melihat sosok yang sedang bercanda ria bersama sang anak dari pinggir kolam dan mama nya hanya duduk di kursi sambil melihat interaksi antara wanita itu dan sang cucu sambil ikut tertawa. Sungguh Raka sangat bingung bagaimana bisa perempuan itu berada di sini bukan kah dia berada di paris?.

__ADS_1


Sang mama yang melihat Raka berada di pintu langsung berseru dan memanggil untuk ikut bergabung membuat dua orang beda usia yang berada di pinggir kolam renang sama-sama menoleh dan tersenyum melihat kehadiran Raka di situ


__ADS_2