My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 62


__ADS_3

2 minggu kemudian


Tak terasa hari yang di tunggu-tunggu telah tiba, tepat hari ini adalah hari pernikahan Melisa yang berlangsung di bali. Dan dari 3 hari yang lalu Raka, Dafa dan Sandra telah berada di bali sebelum acara agar mereka dapat menikmati waktu mereka sejenak. Dan pagi ini Sandra telah di sibukkan oleh dua orang pria berbeda generasi sedangkan yang di layani masih asik bersembunyi di balik selimut menikmati mimpi indah mereka.


" Kak Raka, Dafa ayo dong bangun kita harus segera bersiap sebelum acara nanti telat loh "


Itu lah yang sedari tadi di serukan oleh Sandra sejak jam 6 pagi hingga waktu menunjukkan pukul 8 pagi, merasa tidak mendapat jawaban Sandra yang sibuk menyiapkan pakaian yang akan di gunakan pun berbalik dan melihat dua manusia yang masih menikmati tidur nyenyak mereka. Menghembuskan nafas lelah, Sandra pun berjalan ke arah tempat tidur.


" Kak.....kak Raka.....ayo bangun dong udah jam 8 nih "


"......."


" Kak.....iihhh.....bangun dong kak "


" Hmmm, 5 menit lagi "


" Iihhh nggak ada 5 menit lagi yahh,  kita tuh punya waktu cuma sejam loh ayo dong kak bangun "


".........."


" Iihhh kok tidur lagi sih, ayo dong bangun "


" Kaakkk Rakaaaa "


"Ck, iya iya nih bangun "


" Yaudah sekarang kakak bangun terus mandi "


" Hmmmm "


Raka pun bangkit dari tempat tidur dan berjalan sempoyongan menuju kamar mandi, Sandra pun hanya menggelengkan kepala nya melihat itu.


" Mandi kak bukan tidur lagi "


" Hhmmm "


Selesai satu Sandra kini beralih ke arah Dafa, lain dengan ketika dia membangun kan Raka. Sandra kini duduk di pinggir ranjang dan mengelus kepala Dafa dengan lembut.


" Dafa sayang bangun yuk "


" ........... "


" Sayang, ayo dong bangun udah pagi loh "

__ADS_1


" 5 menit lagi mom "


" like son like father right? " batin Sandra


" Sayang kita hanya punya sejam loh sebelum acara mommy Melisa di mulai "


Dafa pun akhirnya membuka mata nya dan menggeliatkan tubuhnya lalu bangkit dan duduk sambil menyandarkan kepala nya di dada Sandra.


" Good boy, jangan tidur lagi yah nanti kita telah loh "


Dengan mata terpejam Dafa hanya mengangguk kan kepala nya saja.


" Yaudah setelah daddy, giliran Dafa yang mandi yah mommy udah siapin baju nya "


Lagi dan lagi Dafa hanya mengangguk kan kepalanya. Sandra pun tersenyum dan mengelus kepala Dafa dengan sayang.


" San "


Sandra pun menoleh ke arah Raka, terlihat Raka yang keluar dari kamar mandi lengkap dengan baju yang menjadi outfit pria itu hari ini.


" Kenapa kak "


" Air mandi Dafa udah aku siapin "


" Iya "


" Udah siap kok mending kakak keringin rambut aja dulu sambil nunggu sarapan nya di antar "


" Kamu udah pesan? Kapan "


" Sebelum bangunin kakak sama Dafa "


" Oh "


Raka pun kembali berjalan menuju meja rias dan mengeringkan rambut nya menggunakan hairdryer milik Sandra. Kini Sandra beralih ke Dafa.


" Sayang mandi yuk "


Dafa hanya mengangguk kan kepalanya dan turun dari tempat tidur berjalan sempoyongan menuju kamar mandi. Oh iya jika kalian bertanya di mana Sandra tidur selama di bali, yaitu mereka satu kamar karena Raka hanya memesan 1 kamar saja. Namun walaupun begitu Raka memesan yang extra bed untuk Sandra dan Dafa pun akhirnya tidur bersama Sandra meninggalkan Raka sendiri.


Ting tong.......


" Biar aku saja "

__ADS_1


Raka pun berjalan menuju pintu dan membukanya.


" Selamat pagi pak "


" Iya pagi "


" Kami mengantarkan sarapan yang dipesan dari kamar bapak tadi "


" Oh iya terimakasih, biar saya yang bawa "


" Baik pak, Saya permisi "


" Iya "


Raka pun membawa masuk sarapan yang di pesan Sandra tadi dan menaruh nya di meja yang tersedia, Raka pun menoleh ke arah tempat tidur dn menemukan Dafa yang telah selesai bersiap sedang memainkan ipad milik Sandra. Dan Raka pun dapat menduga bahwa Sandra sedang mandi.


" Boy "


" Iya dad "


" Sarapan dulu yuk "


" Mommy? "


" Mommy masih bersiap-siap, Dafa sarapan duluan aja dulu sama daddy yah "


" Iya dad "


Dafa pun mematikan Ipad Sandra dan menaruhnya di atas nakas samping tempat tidur lalu turun dan berjalan menghampiri Raka.


" Dafa mau makan apa? "


" Sereal dad "


" Ok "


Selagi mereka berdua sarapan, Sandra pun juga telah selesai bersiap-siap dan berjalan menghampiri mereka berdua ikut bergabung untuk sarapan.


Bersambung........


Terimakasih atas perhatiannya 😊😊


Jangan lupa untuk selalu like, komen dan vote untuk cerita ini dan jangan lupa juga kritik dan saran nya agar menjadi semangat dalam kedepan untuk cerita ini.........makasih 😊😊😊💪💪💪

__ADS_1


__ADS_2