My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 42


__ADS_3

Setelah mencari sebuah restaurant untuk makan siang, akhirnya Sandra dan Simon sampai di sebuah restaurant seafood. Yah mereka memutuskan untuk memakan makanan khas laut itu dan jarak dari butik Sandra pun tak sampai 15-20 menit.


Setelah memarkir mobil mereka pun turun dan berjalan masuk, suasana di dalam restaurant pun cukup ramai namun tidak terlalu juga. Mereka pun di sambut oleh seorang pelayan restaurant tersebut dan di antarkan menuju meja yang masih kosong dan kebetulan juga mereka mendapatkan meja yang langsung menghadap ke arah jalanan.


Mereka pun mulai memesan makanan dan minuman untuk mereka berdua, setelah itu pelayan pun pergi setelah mencatat pesanan mereka.


" Gimana butik kamu? "


" Baik, cuma sekarang emang lagi ada project aja "


" Oh yah apaan "


" Aku lagi ada project buat gaun pengantin kenalan aku "


" Wah bagus dong, terus kamu kapan balik ke paris lagi "


" Balik yah, aku juga enggak tau karena keluarga aku juga belum kasih izin lagi buat balik terutama mommy aku dan kakak aku "


" Gitu yah, butik kamu di sana gimana? "


" Masih aku pantau kok, aku juga masih berkomunikasi sama asisten aku disana jadi masih aman lah "


" Oh iya San ak- "


Drt drt drt drt..........


Omongan Simon terpotong oleh telpon masuk dari seseorang yang berasal dari ponsel Sandra, dia pun sempat melirik ke arah ponsel Sandra yang berada di atas meja. " Raka? Siapa itu? " batin Simon.


" Eh bentar yah "


" Iya nggak papa "


Kak Rak is calling...........


" Kak Raka? " batin Sandra


" ........ "


" Iya hallo kak "


" .............. "


" Aku lagi di resto lagi makan siang "


" .................. "


" Bareng teman aku, kalau kakak gimana udah makan? "


" ................... "


" Oh gitu "


" .................. "


" Aku sama teman aku "


" ................ "


" Yah udah kakak lanjut aja dulu makan nya aku juga mau makan "


" ............... "


" Iya, yah udah bye "

__ADS_1


" .............. "


Sambungan telpon itu pun akhirnya berakhir, Sandra pun kembali meletakkan ponsel nya di atas meja dan kebetulan juga makanan mereka pun telah sampai dan pelayan pun pamit pergi.


" Sorry yah tadi ada telpon bentar "


" Iya nggak papa kok "


" Yah udah yuk kita makan "


" Yuk "


Mereka pun mulai memakan makanan mereka sambil sesekali ngobrol entah membahas apa saja. Setelah selesai makan, mereka pun memanggil pelayan untuk membayar makanan mereka baru setelah selesai melakukan transaksi pembayaran baru lah mereka berjalan meninggalkan restaurant itu dan Simon pun mengantarkan Sandra kembali ke butik nya.


Sore hari........


Tak terasa hari telah sore dan sebentar jam pulang kantor masih ada sekitar 1 jam lagi namun daddy dari Dafa itu kini sudah dalam perjalanan untuk menjemput Sandra, entah dalam rangka apa dia menjemput Sandra secepat itu.


Sedangkan yang akan di jemput masih sibuk dalam ruangan nya mengerjakan beberapa project yang dia miliki sebelum berangkat ke paris nanti malam, walaupun hanya sebentar di sana tapi Sandra hanya ingin mengerjakannya agar ketika dia pulang pekerjaan nya tidak akan menumpuk di atas mejanya.


Di sisi lain.......


Raka kini telah sampai di butik Sandra, dia pun segera turun dari mobil nya setelah memarkirkan mobil nya dan berjalan masuk ke dalam butik Sandra. Di dalam butik dirinya di sambut oleh pegawai Sandra yang sedang melayani beberapa pembeli, Raka pun segera berjalan menuju ruangan Sandra berada.


Tok tok tok


" Masuk "


Raka pun membuka pintu tersebut setelah mendengar izin dari pemilik ruangan tersebut. Dia pun berjalan menuju ke arah meja Sandra setelah menutup pintu kembali, di lihat nya perempuan itu sibuk dengan kertas di hadapannya sedang mencoret-coret entah apa itu.


" Hai "


Sandra pun mengalihkan pandangan nya dari kertas yang dia coret-coret sejak tadi kepada seseorang yang baru saja masuk ke ruangan nya dan menyapa nya.


" Sibuk? "


" Oh tidak hanya mengerjakan sesuatu saja "


" Oh punya Melisa? "


" Bukan, aku memiliki beberapa project selain punya kak Melisa "


" Jadi kau tidak jadi pergi? "


" Jadi kok "


" Lalu itu? "


" Oh, ini hanya beberapa desain yang akan keluar beberapa bulan lagi dan untuk kak Melisa gaun nya sudah jadi aku hanya tinggal melihat nya dan menambah atau mengurangi nya jika ada yang aneh "


" Ow baiklah "


" Lalu, kak Raka sendiri kenapa sudah ada di sini kan belum waktu nya jam pulang kantor "


" Yah aku tau hanya saja aku sengaja ingin menjemput mu lebih awal agar kau masih ada kesempatan untuk istirahat sejenak sebelum melakukan perjalanan panjang nanti. Dan pekerjaan ku juga tidak banyak hari ini jadi aku bisa pulang cepat "


" Hahaha baiklah, tapi aku rasa kita pulang saja sekarang aku juga ingin istirahat sejenak dan mempersiapkan yang perlu aku bawa nanti "


" Baiklah, kau belum mengatur barang yang akan kau bawa? "


" Sudah hanya ingin menambahkan saja "


" Baik lah, ayo "

__ADS_1


Mereka berdua pun beranjak meninggalkan ruangan itu, Sandra juga sempat berpesan kepada para pegawai nya dan berpamitan. Kini mereka berdua dalam perjalanan menuju rumah Sandra, setelah beberapa menit di jalan sampailah mereka di rumah Sandra. Sandra pun turun dari mobil Raka, mommy Sandra yang sedang berada di halaman depan pun sempat menyapa Raka.


" Nak Raka mampir dulu yuk "


" Ehm nanti aja tante, Raka mau pulang mandi dulu nanti Raka balik lagi sama Dafa buat nganter Sandra ke bandara "


" Oh gitu, yah udah nanti makan malam nya di sini aja sama Dafa sekalian "


" Iya tante, yah udah tante Raka pamit dulu "


" Iya, hati-hati yah "


" Iya tante "


Raka pun kembali masuk dalam mobil nya dam menjalankan mobil nya meninggalkan kediaman Sandra untuk pulang ke rumahnya sebentar sekaligus menjemput Dafa.


Di lain tempat.......


Kini Simon telah sampai di butik Sandra, dia ingin menjemput Sandra dan mengantar nya pulang, setelah turun dari mobil Simon melihat kalau butik Sandra sudah tutup padahal biasanya butik Sandra tutupnya sekitar jam 9 malam dan ini baru sore sudah tutup.


Simon pun menghampiri pegawai Sandra yang masih ada di parkiran.


" Permisi "


Pegawai itu pun menoleh dan mendapati seorang pria yang tadi siang datang menemui bos nya dan sekarang datang lagi.


" Iya ada apa yah pak "


" Begini kenapa hari ini butik nya sudah tutup? "


" Oh itu, hari ini memang bu Sandra meminta untuk butik nya cepat tutup "


" Kenapa? "


" Maaf pak, bu Sandra tidak menjelaskan nya beliau hanya menyampaikan itu karena beberapa hari ini beliau tidak akan masuk "


" Tidak masuk " batin Simon


" Kemana? "


" Maaf pak kalau itu saya kurang tau "


" Jadi Sandra sudah pulang sejak tadi? "


" Iya pak "


" Naik apa, bukannya Sandra tidak bawa mobil yah? "


" Iya pak, tadi sore bu Sandra di jemput sama pak Raka tadi pagi pun juga begitu bu Sandra di antar sama pak Raka "


" Raka? Siapa dia? Apa jangan-jangan.......???? " batin Simon


" Yah sudah terimakasih "


" Sama-sama pak "


Simon pun berbalik menuju mobil nya kembali dan menjalankan mobil nya meninggalkan butik Sandra, banyak sekali yang dia pikirkan saat ini terlebih dia mengetahui kalau Sandra tidak bawa mobil karena di antar jemput oleh laki-laki bernama Raka dan masih banyak lagi.


Bersambung.........


Terimakasih atas perhatiannya 🙏😊


Jangan lupa untuk selalu like, komen dan vote yang banyak yah 😄😉. Terimakasih kembali, see you 😊😘💚

__ADS_1


__ADS_2