
Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta
...******...
Setelah menempuh perjalanan dari Bali kini Sandra telah tiba di Jakarta dengan selamat, kini dia sedang menunggu taksi yang telah di pesan nya sebelumnya. Mengapa bukan supir nya yang dia hubungi karena tidak ada satupun keluarganya yang tau kalau dia pulang duluan seperti ini.
Sandra tidak ingin mendengar hal-hal yang kurang mengenakkan tentang diri nya yang pulang tanpa Raka dan Dafa biarlah semua itu nanti dia pikirkan jawaban dari pertanyaan yang akan di layangkan pada nya.
Setelah taksi pesanannya datang Sandra pun memasukkan koper nya ke dalam bagasi di bantu sopir taksi itu dan baru lah dia masuk ke dalam taksi, tanpa menunggu lebih lama lagi mobil taksi tersebut pun perlahan meninggalkan bandara.
Selama perjalanan Sandra merasa bimbang antara pulang ke rumah atau pulang ke apartemen nya, jika dia pulang ke rumah Sandra yakin kalau dia akan di hujani dengan berbagai pertanyaan dari keluarga terutama sang ibu. Namun jika dia pulang ke apartemen tentu tidak akan ada yang menghujani nya berbagai pertanyaan, akan tetapi tentu mereka akan curiga kenapa dirinya memilih pulang ke apartemen dan tentu pasti Raka akan datang mencari nya.
Tidak pilihan lain Sandra memilih untuk pulang ke rumah dan berharap saat dia sampai semua anggota keluarga sedang tidak berada di rumah yah semoga saja.
Di lain tempat......
Setelah memutuskan liburan nya menjadi singkat, kini Raka bersama sang anak Dafa sudah berada di dalam pesawat. Raka memberikan tablet nya agar Dafa tidak merasa bosan selama perjalanan dan dia? entahlah mungkin Raka hanya akan duduk melamun selama perjalanan ini.
Tadi sebelum berangkat ke bandara, mereka bertemu dengan Melisa dan suaminya yang ternyata juga mengantar sebagian besar keluarga mereka pulang walaupun hanya sampai lobi hotel.
Flashback.......
Saat sedang menunggu sang asisten menyelesaikan prosedur untuk check-out, Raka bersama Dafa lebih memilih menunggu di sofa yang tak jauh dari meja resepsionis. Raka sesekali mencoba menelepon Sandra berharap ponsel perempuan itu dapat di hubungi namun seperti sebelum-sebelumnya tetap tidak bisa di hubungi.
" Dafa "
Dafa yang di panggil pun mengalihkan pandangan dari tablet ke arah depan begitu juga Raka yang mendengar seseorang memanggil sang anak.
" Mommy "
Dafa pun memberikan tablet milik nya pada sang daddy dan berlari ke arah sang mommy lalu memeluk nya.
" Dafa mau ke mana sama daddy? "
" Dafa sama daddy mau pulang mommy "
" Pulang? kok cepat banget bukan nya Dafa sama daddy dan mommy Sandra masih mau liburan yah? "
__ADS_1
" Iya mom, tapi mommy Sandra udah pulang duluan makanya Dafa mau ikut pulang ketemu mommy Sandra mom "
" Pulang? "
" Iya mom "
Raka yang melihat sang anak menghampiri Melisa pun akhirnya ikut bangkit menuju sang anak, sebenarnya Raka malas karena melihat tante dari mantan istri nya juga berada di situ namun karena ada sang anak dengan terpaksa Raka menghampiri mereka.
" Raka "
" Hay "
" Sandra mana kata Dafa Sandra pulang duluan "
Raka pun menghela nafas berat, sudah Raka duga kalau sang anak menceritakan Sandra yang tidak ada bersama mereka. Melisa yang merasa bahwa ada yang tidak beres pun menghela nafas dan memberikan kode kepada sang ibu untuk mengajak Dafa bermain sebentar.
" Dafa ikut oma yuk sebentar kesana"
" Oke oma "
Melihat sang anak yang sudah pergi bersama sang oma pun, Melisa langsung mengalihkan pandangan nya ke arah sang mantan suami.
" Aku nggak tau "
" Raka please aku tau kamu bohong, kita sama-sama itu bukan waktu yang sebentar dan aku tuh tau saat kamu menyembunyikan sesuatu "
" Aku beneran nggak tau Mel, Aku bangun-bangun Dafa udah nangis nyariin Sandra dan ternyata Sandra emang udah nggak ada barang-barang nya pun juga nggak ada "
" Gimana bisa kamu nggak tau "
Merasa sang istri terlalu menekan Raka, Mike pun menenangkan sang Melisa.
" Sayang jangan seperti itu, kita dengerin dulu kenapa Sandra pulang duluan ok? "
Melisa pun menghela nafas pasrah.
" Oke sekarang jelasin "
__ADS_1
" Aku beneran nggak tau, semalam setelah kami balik ke villa Sandra nggak ngomong banyak cuma entah kenapa dia merasa omongan tante kamu itu benar dan dia merasa seharusnya dia sadar diri menempatkan diri nya di antara aku dan Dafa itu siapa dan yah setelah dia memilih untuk tidak memperpanjang nya lagi dan aku pikir masalah nya selesai tapi ternyata tidak "
" Jadi ini semua karena, Oh my god. Ka sungguh aku minta maaf atas nama tante aku sungguh nanti aku bakal ngomong sama tante lagi buat minta maaf sama kalian khususnya sama Sandra pasti dia sakit hati banget "
" Udah nggak papa, aku nggak mau memperpanjang ini lagi "
" Rencana kamu gimana? "
" Yah setelah sampai jakarta aku mau langsung menemui Sandra "
" Yah itu bagus "
Asisten Raka yang telah melakukan check-out pun datang menghampiri mereka.
" Maaf tuan semua sudah beres, kita tinggal berangkat ke bandara "
" Baiklah "
Raka pun menoleh ke arah Melisa dan suaminya.
" Yah sudah aku pamit, kalian have fun honeymoon nya "
" Makasih yah udah datang, Sampein maaf aku ke Sandra "
" Oke bye "
" Bye "
Dan akhirnya Raka dan Dafa pun masuk ke dalam mobil dan langsung menuju bandara.
Flashback of...........
Bersambung........
Terimakasih atas perhatiannya 🙏🙏
Jangan lupa untuk selalu bersyukur dan memberikan like dan komen ✔📩
__ADS_1
kritik dan saran dari kalian juga di perlukan untuk cerita ini kedepannya.....sekali lagi terimakasih 🙏🙏😊😊