My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 69


__ADS_3

Selama perjalanan menuju butik Sandra hanya diam saja sehingga membuat Raka berpikir kalau perempuan yang di samping nya itu masih lah marah.


" Ekhm "


Sandra pun tersentak mendengar deheman yang berasal dari Raka sehingga membuat nya menoleh menatap bingung ke arah laki-laki itu.


" Kamu masih marah "


" Marah? "


" Iya soalnya kamu diam aja dari tadi "


" Nggak kok "


" Yakin? "


Sandra pun hanya mengangguk polos saja.


" Terus kalau nggak marah kenapa pulang duluan "


" Aku nggak marah kak, aku pulang karena memang aku mau ketemu klien nanti "


Yah memang benar, saat masih berada di bandara Sandra dapat telfon dari sang asisten kalau ada klien yang ingin bertemu dan ada beberapa berkas yang di kirim dari paris dan baru saja tiba harus segera di periksa.


" Bener kak, memang aku marah kenapa "


" Yah mungkin karena kejadian kemarin "


" Hahahaha kak kak, aku tuh bukan orang yang gampang pikirin omongan orang lain nggak mau repot sendiri. Yah walaupun apa yang di katakan oleh tante nya kak Melisa itu bener tap- "


" San kamu tau kan aku nggak pe- "


" Iya kak aku tau tapi aku juga bukan orang yang melepas tanggung jawab aku begitu aja toh kan aku yang minta buat jagain Dafa untuk menebus kesalahan aku waktu itu. Lagian yah kak tante nya kak Melisa kan nggak tau yang sebenarnya makanya nggak aku mau mikirin itu "

__ADS_1


Raka yang mendengar penjelasan dari Sandra pun hanya terdiam, betul apa kata Sandra kalau tante mantan istrinya itu tidak lah tau apa-apa tentang mereka hanya melihat dari luar nya saja bahkan tidak mengenal lebih jauh siapa Sandra di kehidupan seorang Raka.


Tak berapa lama pun mereka sampai di butik milik Sandra. Sandra pun bersiap-siap untuk turun dari mobil.


" Nanti makan siang bareng mau? "


" Ehm maaf kak aku mau ketemu klien nanti setelah jam makan siang "


" Dimana? "


" Di restaurant sih nggak jauh juga dari sini "


" Yah udah nanti aku balik ke sini lagi buat jemput kamu "


" Ehh nggak usah kak aku bisa sendiri "


" Nggak papa, lagian kan kamu nggak bawa mobil hari ini karena aku yang jemput "


" Nggak perlu kak, aku bisa bareng sama asisten aku aja "


" Udah nggak papa sekalian nanti aku jemput kamu bareng Dafa "


" Dafa? "


" Iya dia udah kangen sama kamu bahkan sebenarnya tadi dia mau ikut tapi aku bilang nanti aja "


Mendengar nama Dafa, entah kenapa Sandra merasa bersalah karena meninggalkan nya tanpa pamit.


" Yah udah kalau gitu "


" Nanti aku hubungin kamu kalau aku udah mau jalan "


" Iya, yah udah kak aku turun dulu "

__ADS_1


" Iya, semangat kerja nya "


" Iya kakak juga hati-hati di jalan "


" Iya "


Sandra pun turun dari mobil Raka dan berjalan masuk kedalam butik nya, sedangkan Raka langsung melanjutkan mobil nya ke kantor. Di perjalanan Raka menyempatkan untuk menelepon sang mommy.


" Hallo mom "


" ............. "


" Mom tolong kasih tau Raka nanti kalau aku akan jemput dia sebelum jam makan siang "


" .............. "


" Nggak papa mom, aku juga mau menjemput Sandra nanti sekalian makan siang bareng "


" .............. "


" Iya mom, makasih mom "


" ............ "


" Bye "


Raka pun mematikan sambungan telfon dan melanjutkan perjalanan setelah melihat lampu lalu lintas menjadi hijau. Tak berapa lama Raka sampai di kantor nya dan langsung menuju basement kantor untuk memarkirkan mobil nya sebelum masuk ke dalam kantor.


Bersambung........


Terimakasih atas perhatiannya 🙏 🙏 🙏


Jangan lupa untuk tinggalkan like dan komen serta kritik dan saran untuk cerita ini kedepannya.........sekali lagi terimakasih 😊😊🙏🙏🙏❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2