
Sore hari sesuai janji mereka, Raka kini sudah berada di butik Sandra sedang menunggu perempuan itu membereskan barang-barang nya. Setelah selesai Sandra menghampiri Raka yang menunggu nya di luar. Keluar dari ruangan nya Sandra dapat melihat Raka yang sedang duduk di sebuah sofa sambil memainkan ponsel nya, dia pun berjalan menghampiri Raka.
" Hai "
" Hai, udah selesai? "
" Udah, lama yah? "
" Nggak kok, mau jalan sekarang? "
" Boleh "
" Ayo "
" Ayo "
Mereka berdua pun berjalan beriringan keluar dari butik, Sandra pun juga sempat berpamitan dengan asisten nya terlebih dahulu. Sesampainya di parkiran Raka mendahului Sandra terlebih dahulu dan membukakan nya pintu mobil, perlakukan Raka membuat Sandra tersenyum.
" Makasih "
Setelah Sandra masuk dan duduk dan tenang, Raka menutup pintu mobil dan berjalan memutar dan masuk ke dalam mobil. Dia pun menghidupkan mobil nya dan menjalankan mobil nya meninggalkan area butik, tanpa mereka sadari seseorang yang berada di dalam mobil mengikuti mereka dari belakang namun masih menjaga posisi agar tak ketahuan.
Sekitar 45 menit perjalanan akhirnya mereka tiba di kediaman keluarga McKenzie. Setelah memarkirkan mobil nya, Raka pun turun dari mobil dan segera membukakan Sandra pintu mobil.
" Makasih "
" Yuk masuk, Dafa pasti ada di dalam "
__ADS_1
Sandra hanya mengangguk dan mereka pun berjalan bersama-sama masuk ke dalam rumah, di pintu sudah ada ada nyonya Nathalie yang telah menunggu mereka.
" Hai mom? "
" Hai sayang, yuk masuk kamu pasti capek kan? "
" Nggak kok mom "
Mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah bersama-sama, ketika sampai di area ruang keluarga. Di sana sudah ada Dafa dan tuan Andrew yang seolah-olah sudah menunggu kedatangan mereka, Dafa yang pertama kali menyadari kehadiran mereka pun langsung berlari ke arah Sandra meninggalkan mainannya.
" Mommmmyyy!! "
" Hay baby "
" Mommy sama daddy pulang nya kok barengan? "
" Oohhh "
Raka yang tidak mendapatkan sambutan dari Dafa seperti biasa nya pun pura-pura batuk mengalihkan perhatian semua orang kepada nya.
" Daddy kenapa? "
" Nggak "
" Kamu haus? kalau haus sana minum "
Raka yang mendengar omongan sang ibu pun mendengus kesal, memang nya siapa juga yang haus batin nya.
__ADS_1
" Dafa nggak mau peluk daddy gitu? mentang-mentang ada mommy daddy nya di lupain. Padahal biasanya nya juga kalau daddy udah pulang langsung peluk daddy "
Nyonya Nathalie yang mendengar keluhan sang anak langsung menatap geli pada sang anak nya itu.
" Nggak sok manja gitu kamu, udah tua juga. Nggak ingat umur apa "
" Loh siapa yang manja mom, kan aku cuma nanya "
" Iya nggak manja, tapi nada bicara kamu sama tingkah kamu tuh kayak anak kecil yang nggak di beliin permen sama ibu nya "
Raka mendengus kesal mendengar ibu nya menyamakan diri nya dengan anak kecil, memang apa salah nya manja sama anak sendiri? nggak salah kan? batin nya.
" Bukan nya mommy juga gitu yah biasa nya sama daddy? "
Raka tersenyum puas melihat muka sang ibu langsung memerah lantaran malu meski sedang melotot kesal padanya, sedangkan nyonya Nathalie yang di sindir sang anak Ah.....bukan di sindir tapi Ah.....entahlah itu nya itu membuat nya malu, darimana pula anak tengil itu tau batin nya.
" Nggak sok tau kamu "
" Dih siapa yang sok tau, aku liat loh mom, tiap hari lagi "
Mendengar pengakuan sang anak semakin membuat wajah nyonya Nathalie memerah malu. Sedangkan Sandra, Dafa dan tuan Andrew yang menyaksikan perdebatan ibu dan anak itu hanya tersenyum geleng-geleng kepala saja lantaran sudah biasa melihat nya.
" Sudah-sudah daripada kalian berdebat mending kamu Raka naik ke atas dan mandi, kamu juga Sandra baru setelah itu kita makan malam daddy sudah lapar "
Mendengar suara tegas namun lembut dari tuan Andrew membuat perdebatan ibu dan anak itu selesai begitu saja dan saling membubarkan diri masing-masing, nyonya Nathalie langsung berbalik menuju ke arah dapur sedangkan Raka dan Sandra pergi membersihkan diri di kamar yang berbeda tentu nya yah. Dan tinggallah Dafa bersama sang kakek.
Setelah membersihkan diri Raka pun keluar dari kamar dan turun ke bawah menyusul yang lain nya untuk makan malam bersama, Raka pun mendudukkan diri nya di sebelah Sandra yang sudah bergabung lebih dulu di meja makan. Semua menikmati makan malam mereka dengan tenang sesekali di temani celotehan dari Dafa.
__ADS_1
TBC.......