
Malam harinya........
Kini Sandra, Raka dan Dafa sedang dalam perjalanan menuju bandara bukan hanya mereka bertiga saja tetapi keluarga Sandra juga ikut mengantar namun berbeda mobil. Sepanjang perjalanan menuju bandara, Dafa dan Sandra asyik bercerita ah lebih tepatnya Dafa karena sejak tadi Dafa terus lah bercerita tentang aktivitas nya hari ini bahkan yang tadi nya Dafa duduk di kursi belakang malah berpindah posisi duduk di pangkuan Sandra.
Tak lama mereka pun sampai di bandara, Raka pun menurunkan koper milik Sandra dari bagasi dan membantu membawanya. Setelah semua selesai dan sebelum masuk Sandra terlebih dahulu berpamitan pada keluarganya.
" Hati-hati yah di sana, ingat jangan makan sembarangan dan jaga kesehatan "
" Iya mom lagian kan aku cuma 3 hari aja bukan seminggu, sebulan atau selamanya "
" Iya mommy tau hanya saja kalau kamu sakit siapa yang rawat kamu dan pasti kamu pulangnya ketunda nantinya "
" Nggak kok mom, mommy tenang aja oke? Setelah urusan aku di sana selesai aku bakal balik secepatnya janji deh "
" Yah udah "
Sandra pun beralih berpamitan kepada daddy dan kakaknya, sama seperti sang mommy 2 laki-laki kesayangan Sandra pun memberikan nasehat yang serupa yang di balas anggukan oleh Sandra. Kini Sandra beralih pada 2 orang laki-laki berbeda usia yang berdiri tak jauh dari nya itu. Sandra pun berjalan menghampiri kedua nya dan mengambil alih Dafa ke dalam gendongan nya dari Raka.
" Sayang mommy pamit yah, Dafa ingat kan pesan mommy sama Dafa? "
" Iya mom, tapi mommy jangan lama di sana nya yah "
" Iya mommy janji "
Sandra pun menurunkan kembali Dafa dari gendongan nya dan beralih ke arah Raka.
" Kak aku pamit yah "
" Iya, baik-baik di sana kalau ada apa-apa segera kabarin aku "
" Emang kakak mau datang "
" Kalau engga sibuk aku datang kalau nggak bisa yah orang kepercayaan aku yang datang "
__ADS_1
" Ck kalau gitu mending nggak usah "
" Tapi serius, kamu harus jaga kesehatan di sana jangan terlalu capek "
" Iya iya "
" Bagus "
" Aneh yahh? "
" Aneh kenapa? "
" Aku kayak orang yang mau pergi tapi nggak balik-balik lagi padahal cuma 3 hari doang "
" Itu artinya mereka peduli dan khawatir sama kamu "
" Wah itu arti nya kak Raka peduli dan khawatir sama aku dong iya kan? "
Raka tak menjawab pertanyaan itu karena dia sendiri pun bingung menjawab apa, namun kali ini dirinya selamat karena terdengar suara yang mengatakan bahwa pesawat yang akan membawa Sandra segera berangkat. Sandra akhirnya berjalan meninggalkan mereka setelah kembali berpelukan sejenak sebelum akhirnya Sandra hilang dari pandangan mereka ber lima yang masih berdiri di tempat.
Di lain tempat, Simon kini sudah berada di depan rumah Sandra tujuannya datang kali ini untuk memastikan kalau keadaan Sandra baik-baik saja. Simon pun turun dari mobil nya dan berjalan ke arah gerbang rumah Sandra.
" Selamat malam "
" Iya selamat malam ada perlu apa yah mas? "
" Saya mau ketemu Sandra pak, Sandra nya ada? "
" Oh non Sandra, non Sandra nggak ada mas "
" Nggak ada? kalau boleh tau Sandra nya kemana yah? "
" Maaf sebelumnya mas ini yang waktu itu datang kan cari non Sandra? "
__ADS_1
" Iya betul pak "
" Oalah non Sandra nya nggak ada mas udah pergi tadi "
" Pergi? Pergi kemana pak "
" Non Sandra katanya mau ke luar negeri malam ini mas "
" Ke luar negeri? Apa jangan-jangan Sandra balik ke paris yah, tapi kok tadi dia nggak ngomong apa-apa yah?" batin Simon
" Kapan pergi nya yah pak? "
" Dari tadi mas, di anter Sama mas Raka dan den Dafa terus ibu sama bapak juga ikut "
" Raka? " gumam Simon
" Yah udah pak kalau begitu, saya permisi dulu pak terimakasih "
" Iya mas sama-sama "
Simon pun berbalik kembali menuju mobilnya, setelah masuk ke dalam mobil Simon masih sempat melihat ke arah rumah Sandra. Dia merasa bingung kenapa Sandra tidak memberitahu kan kepadanya jika dia akan berangkat ke paris malam ini bahkan Sandra sendiri mengatakan belum pasti kapan akan kembali ke sana dan malam ini perempuan itu sudah berangkat.
" Sebaiknya aku kembali juga ke sana besok "
Simon pun mulai menyalakan mobilnya namun belum sempat dia meninggalkan rumah Sandra, sebuah mobil dari arah berlawanan datang dan berhenti di depan rumah Sandra setelah itu masuk setelah gerbangnya terbuka dan tertutup kembali setelahnya.
" Apa itu mobil keluarga nya Sandra? " gumam Simon
Akhirnya Simon pun kembali menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan rumah Sandra menuju tempat tinggal selama di Indonesia dan mempersiapkan diri untuk penerbangan nya kembali ke paris.
Bersambung.......
Terimakasih telah mampir di cerita ini 🙏🙏
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu komen dan like nya dalam membantu semangat untuk cerita ini yahh 😊😊
Kritik dan saran nya juga sangat di butuhkan untuk cerita ini kedepannya. Terimakasih 😄😊