My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 20


__ADS_3

Raka keluar dari ruangan dokter setelah beberapa menit di dalam, Raka bersyukur dokter mengijinkannya membawa Dafa pulang tetapi harus menunggu sampai besok karena hasil tes Dafa besok baru keluar tapi tak apa yang penting Raka dan sang anak bisa pulang.


Raka pun menghubungi sang asisten.


" Hallo "


" Hallo tuan "


" Tolong kamu pesan tiket ke jakarta untuk besok siang karena besok siang hasil tes anak saya baru keluar "


" Baik tuan "


" Hm yah sudah "


Pip


Raka pun berjalan kembali ke ruangan sang anak, ketika sampai di sana Raka sudah tidak melihat kehadirang Sandra dan pria asing tadi entah siapa nama nya Raka tidak peduli. Untuk saat ini Raka tidak ingin bertemu dengan Sandra dia cukup kecewa dengan perempuan itu karena kalalaiannya Dafa sampai harus masuk rumah sakit padahal Raka sangat menjaga semua yang di makan oleh sang anak karena tau bahwa sang anak punya alergi tetapi saat ini Raka harus melihat sang anak terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit.


Raka pun berjalan menuju ranjang tempat tidur Dafa dan mengelus kepala Dafa lalu mencium kepala sang anak dengan sayang.


" Cepat sembuh anak daddy "


Yah saat ini Dafa belum sadar sejak di bawah ke rumah sakit, menurut dokter itu adalah efek obat yang di berikan kepada dafa tadi ketika dafa sadar dan mengeluh sesak nafas serta gatal-gatal sehingga dokter memberikan obat untuk dafa sehingga kembali tertidur dan itu cukup mampu membuat Dafa tidak merasa sesak, sakit dan gatal-gatal.


Di lain tempat........


Saat ini Sandra dalam perjalanan pulang ke apartment di sampingnya ada Simon yang mengantarnya pulang, namun dari tadi Sandra hanya diam dan melamun sejak mereka meninggalkan rumah sakit mereka pulang pun atas paksaan dari Simon karena Sandra yang tidak ingin pulang dan ngotot ingin menemui Dafa walau sudah di usir oleh Raka.


Untung saja Simon berhasil membujuk Sandra pulang dengan sedikit paksaan tapi tak apa yang penting Sandra mau pulang dengan nya, bahkan sejak tadi Simon sesekali melirik ke Sandra saat perempuan di samping nya itu berdiam diri dan melamun bahkan di ajak bicara pun Sandra tidak fokus. Simon mengerti bahwa saat ini Sandra masih memikirkan kondisi Dafa apakah sudah baik-baik saja atau belum karena mereka tidak di berikan izin untuk menjenguk.


Tak lama mereka pun sampai di apartmen Sandra, dan Sandra sendiri masih tetap diam masih di posisi menatap keluar jendela mobil belum menyadari bahwa mereka telah sampai.

__ADS_1


" San? "


" ............. "


Tak ada jawaban dari Sandra pertanda perempuan itu belum sadar dari lamunan nya membuat Simon menghela nafas sejenak, Simon pun menyentuh pundak Sandra membuat perempuan itu tersentak kaget dan memberikan tatapan binggung ke arah Simon yang di balas senyuman lebut ala Simon.


" Kita udah sampai "


" Eh, udah yah "


Simon hanya mengangguk sebagai jawaban kepada Sandra.


" Maaf yah aku melamun dan nggak fokus dari tadi "


" Nggak papa aku ngerti kok. Yuk turun "


" Iya "


" Makasih yah "


" Sama-sama. Kamu masih mau ke rumah sakit besok? "


" Iya, tapi agak sore-an soalnya aku harus ke butik dulu karena ada yang mau ambil baju nya "


" Yah sudah aku jemput besok agak sore-an aja "


" Eh enggak usah aku bisa sendiri kok, kamu pasti sibuk banget besok "


" Nggak papa, aku besok bisa kok "


" Beneran? "

__ADS_1


" Iya "


" Yah udah, besok aku hubungi kalau udah selesai di butik "


" Oke, yah udah kamu masuk gih langsung istirahat "


" Iya, kamu juga hati-hati "


" Oke. Oh iya besok kamu naik taksi aja ke butik jangan naik mobil biar nggak bolak-balik buat ngambil mobil lagi "


" Hm oke "


" Yah udah, bye "


" Bye "


Simon pun beranjak pergi dan masuk kedalam lift meninggalkan Sandra yang masih berdiri di depan pintu, lalu kemudian ikut masuk ke dalam apartment nya ingin mengistirahatkan badan dan pikiran nya. Namun sebelum itu sandra memilih mandi terlebih dahulu agar pikiran nya kembali segar dan tenang lalu istirahat melupakan makan malam nya.


Yah memang Simon dan Sandra pulang dari rumah sakit sekitar jam 6 sore dan yang membuat mereka lama di rumah sakit yaitu mereka menunggu hasil pemeriksaan dokter yang cukup lama serta menunggu hasil tes Dafa, belum lagi perjalanan pulang yang sempat macet karena jam pulang kantor sehingga mereka terjebak macet 2 jam dan sampai apartment Sandra sekitar jam 8 malam.


...🚦🚦🚦🚦🚦🚦🚦🚦🚦...


Bersambung........


Nah loh?, Kira-kira Sandra bisa ketemu dafa nggak yah?, atau sandra akan ikut menyusul Raka dan dafa pulang ke jakarta?.


Atau apakah Raka bisa memaafkan Sandra atau tidak?, Mudah-mudahan mau yah kan kasian Sandra nya 😊. Toh itu juga bukan salah Sandra sepenuhnya kan Sandra nya lagi mikirin babang Raka yah kan 😆😆😉.


Tapi bukan Salah simon juga dong yah, kan simon nggal tau apa-apa. Kasian babang tamvan kalau di salahin 😟😟😁😁😁.


Tapi, nggak tau deh pokok nya ikutin terus aja cerita nya karena bakan lebih seru lagi dan yang bertanya-tanya apakah akan ada konflik atau nggak pokoknya tungguin aja oke 😉😉.

__ADS_1


...🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬...


__ADS_2