My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 37


__ADS_3

Setelah sampai di rumah, Dafa langsung turun dari rumah dan berlari sambil berteriak memanggil oma nya. Sedangkan Sandra dan Raka menyusul dari belakang dengan tas Dafa yang di pegang oleh Sandra. Sejak dalam mobil mereka belum saling berbicara atau mungkin lebih tepat nya kedua nya merasa canggung setelah aksi tak terduga Dafa tadi.


Mereka berdua menyusul Dafa yang ternyata sudah berada di ruang keluarga bersama oma nya, Sandra pun ikut duduk berhadapan langsung dengan Dafa dan oma nya di susul oleh Raka duduk di sampingnya.


" Oma "


" Iya sayang? "


" Tadi teman-teman Dafa tanya tante cantik siapa Dafa "


" Oh yah? terus Dafa jawab apa? "


" Dafa bilang kalau tante cantik mommy Dafa oma "


" Oh yah? "


" Iya oma nggak papa kan oma? "


" Kok tanya nya ke oma sih? tanya langsung dong sama tante cantik nya "


Dafa pun menoleh ke arah Sandra yang duduk di hadapannya, lalu Dafa pun turun dari tempat nya duduk dan berjalan menghampiri Sandra.


" Tante "


" Iya sayang? "


" Tante nggak marah kan sama Dafa? "


" Marah? kenapa tante harus marah sama Dafa? "


" Karena Dafa udah bohong sama teman-teman udah bilang tante mommy nya Dafa "

__ADS_1


" Iya nggak papa kok tante nggak marah "


" Beneran tante? "


" Iya "


Dafa pun tanpa ragu segera memeluk Sandra karena tidak memarahi dirinya yang sudah berbohong pada teman-teman nya.


" Emangnya kenapa Dafa ngomong kayak gitu sama teman-teman Dafa? "


Pertanyaan dari oma nya membuat Dafa melepas pelukannya dengan Sandra dan menoleh ke arah oma nya dengan kepala tertunduk.


" Soalnya teman-teman Dafa bilang kalau Dafa nggak punya mommy oma "


" Loh Dafa kan punya mommy "


" Iya tapi teman-teman Dafa bilang kalau Dafa udah nggak punya mommy lagi karena nanti nya setelah mommy menikah lagi akan punya anak yang lain dan Dafa di lupain "


Mendengar pengakuan sang anak membuat Raka merasa sedih dan gagal menjadi daddy sekaligus mommy bagi anak nya, walaupun selama ini Dafa sering bertemu dengan mommy nya namun itu tak setiap hari lantaran mantan istrinya itu tinggal di bandung bahkan setelah menikah akan ikut suaminya tinggal di Bali.


Namun Raka tidak tau kalau anak nya itu merasa akan di lupakan oleh mommy nya setelah menikah lagi nanti dan punya anak lagi. Bahkan Raka melihat anak nya itu nampak santai saja ketika akan mempunyai 2 orang daddy nanti nya. Seandainya saja dia tidak selalu sibuk dengan pekerjaan nya di kantor dia bisa menemani sang anak dirumah atau mengajak nya jalan-jalan kemana anak nya suka.


" Dafa "


" Iya tante "


" Dafa nggak boleh bicara seperti itu, mana mungkin seorang ibu lupain anak nya sendiri. Dafa harus selalu ingat kalau mommy dan daddy Dafa itu akan selalu sayang sama Dafa dan nggak akan lupain Dafa oke "


Dafa yang mendengar perkataan Sandra pun menganggukkan kepala nya dan berkata dalam hati kalau semua orang akan selalu sayang sama diri nya dan nggak lupain Dafa.


" Dafa juga boleh kok anggap tante sebagai mommy nya Dafa "

__ADS_1


Dafa mengangkat kepala nya dengan mata berbinar menatap Sandra.


" Yang benar tante? "


" Iya dong masa tante bohong sih "


" Jadi Dafa boleh panggil tante dengan sebutan mommy dong "


" Iya "


" Yyeeeeeyyyyy "


Sandra dan mama nya Raka pun tersenyum melihat Dafa yang sangat gembira itu bahkan sampai lompat-lompat dengan meneriakkan " Dafa punya mommy yyeeeeyyyy ". Raka pun sebenarnya terkejut mendengar perkataan Sandra namun dengan melihat sang anak yang terlihat sangat bahagia itu akhirnya dia diam saja tak ingin menganggu kebahagiaan sang anak.


" Udah-udah yuk sekarang kita makan siang makanan nya udah siap loh dari tadi "


" Papa nggak pulang makan siang ma? "


" Nggak tadi katanya mau ketemu teman lamanya sekalian makan siang bareng "


" Oh "


Sandra pun pamit ke kamar Dafa untuk membantu nya berganti baju sebentar sedangkan Raka dan mama nya duluan menuju meja makan. Setelah berganti baju Sandra dan Dafa pun turun menuju ruang makan, dari tangga kedua orang berbeda usia itu nampak seperti ibu dan anak di mata mama Raka dan para pekerja yang melihat mereka.


Begitu juga dengan Raka yang melihat 2 orang berbeda usia itu yang berjalan ke arah nya dan sang mama, entah mengapa Raka merasa senang melihat kedekatan sang anak dengan perempuan yang entah masih bisa di sebut sahabatnya atau tidak. Mama Raka pun sendiri nampak tersenyum bahagia melihat cucu satu-satunya itu nampak bahagia dengan perempuan seperti Sandra bahkan secara sadar dalam hatinya berharap kalau Sandra bisa menjadi mommy betulan cucu nya serta istri bagi anak nya.


Bersambung...........


Terimakasih atas perhatiannya guys 😊😇


Jangan lupa untuk selalu memberikan like, comment dan vote + gift nya sebagai bonus 😆😉🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2