
Happy Reading Guys 😊😇
Saat ini Raka dan Sandra telah sampai di sebuah restaurant pilihan Raka, mereka sedang menunggu pesanan mereka. Begitu sampai di restaurant ini Sandra langsung teringat kenangan antara mereka berdua.
Karena restaurant ini salah satu restaurant favorite mereka berdua karena terkenal dengan bakso nya yang enak, maka dari itu ketika memesan tadi Sandra langsung memesan bakso favorite nya yaitu bakso beranak level 2. Sebenarnya dia ingin memesan yang level 4 namun langsunh dilarang oleh Raka karena terlalu pedas katanya.
Saat sedang menunggu pesanan mereka berdua, tiba-tiba seseorang menghampiri mereka berdua.
" Raka Sandra "
Baik Raka dan Sandra sama-sama menoleh ke arah suara tersebut.
" Melisa? "
" Kak Melisa? "
Melisa pun tersenyum dan melambaikan tangan nya lalu menarik tangan seseorang yang tidak lain tunangannya sendiri menghampiri Raka dan Sandra.
" Hay kalian disini juga? "
" Iya kak "
" Oh, janjian yah? "
" Hah? Oh nggak kak tadi kebetulan ketemu di lantai bawah "
" Oh gitu "
" Eh boleh gabung nggak? "
" Boleh kak "
" Nggak papa kan yang? "
" Iya "
Melisa dan laki-laki yang belum Sandra ketahui nama nya itu pun segera mengambil tempat, Melisa duduk bersebelahan dengan Sandra sekaligus berhadapan dengan tunangannya begitupun sebaliknya dengan Raka dan tunangan Melisa.
" Oh iya, San kenalin ini Mike tunangan aku dan yang ini Sandra junior aku waktu kuliah sekaligus sahabat nya Raka "
" Mike "
" Sandra "
" Kalian dari mana? "
" Kami dari toko perhiasan habis nyari cincin nikah "
" Oh "
__ADS_1
Setelah itu mereka lanjut ngobrol lagi sampai pesanan Raka dan Sandra datang lalu Melisa dan Mike ikut memesan menu yang lain. Obrolan mereka pun berbeda-beda, Mike dan Raka berbicara tentang bisnis sedangkan Sandra dan Melisa tentang Fashion.
" Oh iya San, aku baru ingat. Kan kamu seorang desainer nih boleh nggak aku pesan baju pernikahan sama kamu? "
" Boleh kak "
" Serius?, soalnya aku belum nemu desainer yang cocok gitu "
" Iya kak serius "
" Yes akhirnya, yaudah aku minta nomor kamu biar nanti aku hubungin kamu oke? "
" Iya "
Melisa dan Sandra pun bertukar nomor dan melanjutkan obrolan mereka. Setelah makan mereka habis mereka pun sama-sama membayar namun bedanya hanya Raka dan Mike yang membayar pesanan pasangan masing-masing meski Raka dan Sandra bukan pasangan beneran.
Setelah itu mereka berjalan keluar dari restaurant tadi dan berniat pulang, di parkiran Raka dan Sandra berpisah dengan Melisa dan Mike karena mobil mereka berbeda tempat sedangkan mobil Sandra dan Raka hanya berbeda 2 mobil saja.
Mereka berdua pun sama-sama berjalan menuju mobil masing-masing, namun sebelum masuk mobil Sandra berbalik dan memanggil Raka. Raka yang di panggil pun berbalik dan menatap bingung ke arah Sandra.
"Ehm......aku minta maaf "
" Maaf? "
" Iya, aku nggak tau kak Raka udah maafin aku atau belum maka dari itu aku minta maaf lagi "
" Aku bakal lakuin apa pun asal kak Raka mau maafin aku "
" Apa pun? "
" Iya, termaksud jadi babysitter Dafa "
" Babysitter Dafa "
" Iya "
" Dafa sudah besar "
" Nggak papa kak, aku ikhlas "
" Terserah kamu "
Setelah mengatakan itu, Raka langsung masuk ke dalam mobil nya dan menjalankan mobil nya meninggalkan parkiran mall, Raka juga sempat melirik ke kaca spion melihat Sandra masih berdiri di tempat nya dan tanpa Raka sadar senyum kecil terbit di bibir nya.
Sedangkan Sandra masih tetap berdiri di situ, dia masih memikirkan perkataan Raka yang mengatakan " Terserah " pada nya yang diartikan oleh Sandra bahwa Raka mengizinkan nya menjadi babysitter Dafa.
Konyol memang namun, tak apa yang penting Raka mau memaafkan dirinya lagipula dia tidak tau harus melakukan apa agar di maafkan dan menjadi babysitter bukan lah masalah besar. Sandra pun masuk kedalam mobil nya dan meninggal kan parkiran mall dengan hati senang.
Dia harus segera pulang dan beristirahat agar besok dia tidak terlambat datang ke rumah Raka, yah Sandra berniat datang ke rumah Raka besok pagi-pagi sebelum Dafa berangkat sekolah kalau perlu sebelum Dafa bangun tidur.
__ADS_1
Namun sebelum pulang ke rumah, Sandra ingin ke butik nya dulu mengambil baju pesanan mommy nya, setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit Sandra tiba di butik nya. Setelah memarkir mobilnya Sandra turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam butik nya.
" Sore bu "
" Sore Siska "
" Oh iya bu tadi ada yang nyari ibu "
" Nyari saya? Siapa? "
" Nama nya Simon bu "
" Simon, kok dia tau alamat butik aku? "
" Oh iya bu, Pria itu juga menitipkan ini untuk ibu "
Siska memberikan bunga mawar titipan Simon untuk Sandra, Sandra mengambil bunga itu dan melihat ada sebuah kartu dan Sandra pun mengambil kartu tersebut dan membaca nya.
^^^" I'm so sorry, aku harap kamu mau mengangkat telepon aku "^^^
^^^💛 Simon^^^
Setelah membaca kartu itu, Sandra kembali memasukkan nya ke dalam bunga itu.
" Ada lagi? "
" Nggak ada bu itu aja "
" Oh yah udah kalau gitu makasih yah "
" Iya bu "
" Oh iya saya hari ini pulang cepat setelah mengambil barang saya yang ketinggalan nanti kalau udah nggak ada pembeli tutup aja yah, kalian juga bisa pulang cepat hari ini "
" Baik bu "
" Oh iya besok saya agak telat datang nya jadi kalau ada apa-apa telpon saya aja "
" Iya bu "
Lalu setelah itu Sandra naik ke lantai atas menuju ruangan nya, dia juga sempat mengecek emailnya sebentar dan merapikan kerjaan nya yang belum selesai untuk di bawa pulang setelah itu mengambil baju pesanan mommy nya. Setelah selesai Sandra berjalan keluar dari ruangan nya dan turun kembali ke bawah.
Setelah itu berjalan keluar dari butik nya menuju parkiran, sampai di mobil Sandra meletakkan barang bawaannya ke kursi belakang lalu masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobil nya meninggalkan parkiran butik untuk pulang ke rumah.
Bersambung........
Terimakasih telah membaca cerita ini 😇🙏
Jangan lupa untuk like, comment dan vote+gift nya 😊🙏 terimakasih
__ADS_1