My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 54


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan beberapa menit akhirnya Sandra sampai di butik nya, Meysha dan Sandra pun keluar dari mobil setelah memarkirkan mobil nya di parkiran dan berjalan masuk ke dalam butik. Sandra langsung menuju ke ruangan nya dan Meysha pergi untuk mengecek baju pengantin yang telah selesai.


Setelah selesai dari ruangan nya, Sandra pun menuju ke ruangan khusus untuk melihat baju pengantin Melisa. Sampai di ruangan khusus Sandra dapat melihat kalau baju pernikahan itu sedang di kemas dengan baik agar tidak rusak dan tetap rapi.


" Bagaimana, udah selesai "


" Bentar lagi kok, oh iya ini baju loe mau simpan di mana? "


" Di koper gue yang satu nya aja, di koper itu gue cuma taruh beberapa baju aja "


" Yakin loe? "


" Iya tenang aja, entar baju gue pindahin ke koper yang satunya. Lagian juga baju gue nggak banyak kok "


" Yah udah "


Mereka pun kembali merapikan gaun tersebut dan hiasan-hiasan gaun tersebut pun di kemas di tempat lain agar tidak rusak. Sedangkan Meysha pergi untuk mengambil koper milik Sandra yang di maksud tadi dan membawa nya masuk ke dalam butik.


" Nah yah udah masukkin deh "


Para pegawai Sandra pun mulai memasukkan baju pengantin itu ke dalam koper dengan hati-hati takut gaun itu rusak setelah gaun itu masuk barulah hiasan-hiasan dari gaun itu dan setelah selesai semua barulah koper itu di tutup.


" Huft akhirnya selesai juga "


" Yah udah yuk kita berangkat sekarang takut macet gue "


" Yuk "


Sandra dan Meysha pun berjalan keluar dari butik tak lupa dengan koper juga, di parkiran Sandra memasukkan koper nya ke bagasi dan setelah itu dia pun menyusul Meysha masuk ke dalam mobil dan barulah mobil itu pun berjalan meninggalkan parkiran butik menuju bandara.


Selama perjalanan menuju ke bandara, Sandra dan Meysha asik mengobrol membahas apa saja. Oh iya [ FYI : Meysha ini adalah asisten sekaligus sekretaris baru Sandra menggantikan Kiara adik Simon yang katanya akan melanjutkan cita-citanya menjadi butik seperti Sandra ].


Drt drt


Tiba-tiba ponsel milik Sandra bergetar dari dalam tas nya, Sandra pun mengambil ponsel nya untuk melihat siapa yang menelepon nya.


Calling is


Simon


" Simon " batin Sandra


" Iya hallo "


" ......... "


" Aku udah di jalan menuju bandara "


" .......... "


" Aku? aku di antar sama Meysha "


" .......... "


" Iya "


" .......... "

__ADS_1


" Hah? enggak usah emang kamu nggak sibuk? "


" ........... "


" Yah udah kalau begitu "


" ........... "


" Okey bye "


Sandra pun memutuskan sambungan telepon tersebut dan kembali memasukkan ponsel nya ke dalam tas.


" Siapa "


" Simon "


" Simon? kakak nya Kiara? "


" Iya "


" Kenapa? "


" Enggak tau, katanya sih mau nyusul "


" Nyusul? "


" Iya, kemarin sih dia datang ke apartemen dan dia nanya gue kapan balik dan yeah gue jawab hari ini dan dia katanya mau nganter gue tapi gue bilang kalau gue udah bareng sama loe "


" Oh gitu, dia kayak nya suka yah sama loe "


Meysha pun hanya tertawa, tak lama kemudian mereka pun sampai di bandara. Mereka berdua pun turun dari mobil dan Meysha membantu Sandra menurunkan koper nya lalu masuk lah mereka berdua. Setelah check-in mereka berdua pun duduk di ruang tunggu sambil menunggu pintu masuk di buka dan sambil menunggu Simon juga.


" Tuh orang mana sih lama banget perasaan "


" Mana gue tau, udah loe duduk aja ntar juga datang "


Meysha pun duduk di kursi berhadapan dengan Sandra, dan tak lama orang yang di tunggu pun datang.


" Hai sorry yah lama "


" Nggak masalah aku juga baru datang kok "


" Pesawat kamu jam berapa? "


" Jam 5 "


Simon pun melihat jam tangan nya dan masih ada sekitar 4 jam lagi karena mereka jam 1 lewat sudah ada di bandara. Untuk mengusir rasa bosan mereka sesekali ngobrol dan memesan makanan, cemilan dan kopi sebagai teman ngobrol mereka. Di sela-sela obrolan mereka tiba-tiba ponsel Sandra bergetar, Sandra pun mengambil ponsel nya dari dalam tas untuk melihat siapa yang menelpon.


Calling is


Kak Raka


" Hallo? "


" ........... "


" Aku udah di bandara "

__ADS_1


" ........... "


" Jam 5 sih, cuma aku pengen datang lebih awal aja biar agak santai "


" ........ "


" Hah? nggak usah "


" ............ "


" Iya nggak usah kak "


" .......... "


" Okey, serius "


" ........... "


" Yah udah deh, ntar aku hubungin kalau udah mendarat "


" ........... "


" Bye "


Sandra pun mematikan sambungan telepon nya dan kembali menyimpan ponselnya ke dalam tas lalu lanjut memakan roti cemilan nya.


" Siapa? "


" Hah? Oh kak Raka "


" Kak Raka? "


" Iya, yang gue ceritain "


" Oh iya-iya gue ingat, kenapa dia "


" Enggak cuma nanya gue udah di mana, dan dia sempat nawarin pesawat pribadi nya dia tapi gue tolak "


" Loh kok loe tolak sih, kan bagus biar loe nggak nunggu berjam-jam "


" Dih enak aja loe yah nggak lah, malu kali "


" Dih pake malu-malu segala loe, terus itu aja "


" Yah terus apa lagi emang cuma itu, cuma dia bilang mau jemput di bandara "


" Oh gitu "


Mereka pun lanjut ngobrol-ngobrol menemani Sandra sampai jam keberangkatan nya.


Bersambung.....


Terimakasih atas perhatiannya 😊🙏🙏


Jangan lupa untuk selalu like, komen dan vote untuk cerita ini agar semakin semangat yahh.


Kritik dan saran dari kalian sangat dibutuhkan untuk cerita ini kedepannya, Sekali lagi terimakasih. 😊😊🙏🙏💛💛💛💛

__ADS_1


__ADS_2