My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 23


__ADS_3

Bandar udara internasional soekarno - hatta


Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya sandra pun sampai di Indonesia. Setelah keluar dari pesawat dan mengambil koper miliknya, sandra segera berjalan keluar dari pintu kedatangan dan jangan berharap bahwa akan ada yang menjemput dirinya karena kenyataannya sandra pulang ke Jakarta tidak memberitahu siapapun bahkan keluarganya sendiri.


Sampai di luar sandra pun segera mencari taksi untuk segera pulang karena dirinya harus kerumah keluarga Raka untuk menjenguk Dafa dan meminta maaf juga. Begitu mendapatkan taksi sandra segera masuk ke dalam mobil setelah koper miliknya di masukkan ke dalam bagasi dan taksi pun mulai berjalan meninggalkan bandara.


Perjalanan dari bandara ke rumah Sandra memakan waktu sekitar 1 sampai 2 jam dan jika ada macet mungkin bisa lebih, di dalam taksi Sandra memikirkan bagaimana caranya dia menjelaskan kepada keluarganya tentang kepulangan mendadak ini dan Sandra juga yakin jika keluarganya sudah tau tentang Raka pulang secara mendadak di tambah Dafa yang harus masuk rumah sakit.


2 jam kemudian mobil taksi yang di tumpangi oleh Sandra memasuki kompleks perumahan mewah dan sekitar dua belokan lagi maka Sandra akan tiba di rumahnya, dan itu terbukti dengan taksi yang berhenti di depan rumah Sandra.


Sandra pun turun dan mengambil koper miliknya setelah membayar ongkos taksi, satpam penjaga rumah Sandra pun sudah membukakan pintu gerbang saat melihat bahwa yang turun adalah majikan nya sehingga Sandra dapat masuk ke dalam rumah nya setelah menyapa satpam rumah nya sejenak.


Satpam tadi mengatakan bahwa seluruh anggota keluarga sedang ada di dalam yang berarti Mommy, Daddy dan para kakaknya sedang tidak sibuk saat ini sehingga mereka berada di rumah saat ini. Karena biasanya rumah ini sering sepi di tinggal penghuninya bekerja.


Tiba di depan pintu, Sandra tidak langsung mengetuk pintu atau membukanya karena entah mengapa tiba-tiba saja Sandra merasa takut, takut karena keluarganya sudah tau kejadian yang terjadi di paris dan ikut menyalahkan nya tapi Sandra tau itu tidak akan terjadi kalaupun iya pasti nasehat lah yang dia terima.


Setelah mengumpulkan sedikit keberaniannya, Sandra pun langsung membuka pintu tersebut dan berjalan sambil menyeret koper miliknya. Sampai di ruang keluarga, kebetulan sandra bertemu asisten rumahnya.


" Non sandra? "


" Iya bi, ini aku "

__ADS_1


" Ya ampun non kapan sampai? "


" Barusan kok bi, oh iya bi papa mama ada kan? "


" Ada kok non, tuan dan nyonya ada di halaman belakang "


" Yah udah aku ke belakang dulu yah bi "


" Iya non "


Sandra pun berjalan menuju halaman belakang dimana mama dan papa nya berada, setelah sampai di pintu penghubung sandra bisa melihat di sana mama dan papa nya serta kakak dan kakak iparnya serta keponakan nya sedang berbincang-bincang.


Sandra yang melihat mama nya kaget akibat ulahnya itu pun berjalan maju meninggalkan koper nya dan segera memeluk sang mama yang di balas pelukkan yang erat dari sang mama, bisa sandra lihat bukan cuma mama nya saja yang kaget anggota keluarga yang lain pun juga kaget akan kehadirannya yang tiba-tiba ini.


" Yah ampun sayang kamu kapan datang nya? Kok nggak bilang sih? " tanya sang mama


" Maaf ma, Aku emang sengaja nggak bilang kalau aku bakal pulang karena emang nggak ada rencana. Semua tiba-tiba aja "


" Yah setidaknya saat kamu transit kamu telfon mama biar mama suruh supir buat jemput kamu "


" Nggak papa kok ma "

__ADS_1


Sandra pun mengalihkan tatapan nya ke arah sang papa, lalu melepaskan pelukkan nya dengan sang mama dan berjalan ke arah sang papa dan memeluknya.


" Miss you pa " ucap sandra dalam pelukkan nya dengan sang papa di ikuti oleh sang papa juga yang membalas pelukkan putri kecil kesayangan nya itu.


" Miss you too honey " ucap sang papa


Jujur saja sebenarnya tuan Anthony juga sangat merindukan putri nya ini, terkadang dia merasa bersalah karena selalu meninggalkan putri kecilnya saat masih sekolah dulu. Maka dari itu ketika sang putri mengatakan ingin melanjutkan kuliah nya di paris dia menyetujui nya agar sang putri tidak merasa kesepian lagi.


Namun sepertinya dia salah, karena ketika sang anak mulai mandiri dan melanjutkan cita-cita nya justru sang anak lah yang sangat sulit di temui bahkan ketika mereka berada di satu negara atau kota mereka tidak pernah bertemu sama sekali. Maka dari itu ketika Glenn, putra pertamanya menikah dia menyerahkan semua tanggung jawab pekerjaan nya dan memilih memantau dari rumah saja.


Setelah melepas rindu bersama keluarganya, sandra langsung menuju kamarnya untuk beristirahat, dia memutuskan bahwa besok barulah dia ke rumah Raka. Saat makan malam tadi pun seluruh keluarganya tidak ada yang membahas tentang insiden Dafa yang masuk rumah sakit, bahkan kakaknya yang merupakan sahabat dari Raka pun tidak membahas apa - apa sejak tadi.


Sebenarnya sandra sempat berfikir,mungkin keluarga nya sengaja tidak ingin ikut campur dengan masalahnya dengan Raka dan membiarkan dirinya menyelesaikan nya sendiri.


Yah itu lebih baik.


TBC......


Gimana yah reaksi Raka ketika bertemu sandra yang tiba-tiba ada di Jakarta, mau nggak yah dia memaafkan sandra? Atau justru sebaliknya?😞😞.


Mending tungguin aja deh yah 😊, tungguin kelanjutan dari cerita mereka berdua dengan kejutan - kejutan yang akan datang 😅😅😎

__ADS_1


__ADS_2