My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
chapter 59


__ADS_3

Setelah hampir sejam terjebak macet, mereka berdua pun akhirnya sampai di rumah Raka. Setelah memarkirkan mobil nya Raka pun turun dari mobil nya dan membukakan pintu untuk Sandra.


" Makasih "


" Sama-sama "


Raka pun mengambil bingkisan yang di bawa oleh Sandra tadi dan setelah itu baru lah mereka berdua masuk. Di pintu masuk ternyata sudah ada mama Raka serta si kecil Rafa yang menunggu kedatangan mereka sejak tadi.


" Mommmyyyy "


teriak Rafa ketika melihat sosok Sandra bersama sang daddy. Rafa pun berlari menuju Sandra, Sandra yang melihat itu pun segera menyambut Rafa ke dalam pelukan nya.


" Yah ampun, mommy kangen banget sama anak mommy yang satu ini "


" Rafa juga kangeeennn banget sama mommy "


" Oh yah? "


" Iya mom, iya kan dad? "


" Iya sayang "


" Mommy kok lama sih pulang nya? "


" Maaf yah sayang, tapi kan mommy udah ada di sini Rafa seneng kan? "


" Seneng banget mom "


Sandra dan Raka pun tersenyum mendengar nada semangat dari anak kesayangan mereka itu. Mama Raka yang hanya melihat mereka dari jauh pun menghampiri mereka bertiga, Sandra yang melihat mama Raka mendekat pun menurunkan Rafa dari gendongan nya.

__ADS_1


" Hai Sayang? " sapa mama Raka sembari memeluk Sandra yang juga di balas oleh Sandra.


" Hai mom, mom apa kabar? "


" Baik, kamu apa kabar? "


" Aku baik-baik aja kok mom "


" Syukur deh kalau begitu, yah udah yuk kita masuk mom udah masak banyak tadi "


" Yah ampun mom kok repot-repot sih "


" Nggak repot kok "


Mereka pun masuk kedalam rumah, di ruang tamu ternyata sudah ada papa Raka sedang menonton televisi sembari menunggu mereka. Papa Raka yang merasa ada seseorang yang mendekat pun segera menoleh dan mendapati sang istri datang bersama orang yang mereka tunggu.


" Wah ternyata tamu istimewa nya udah datang "


" Baik, kamu gimana baik-baik aja kan? "


" Baik kok dad "


" Bagus lah kalau gitu, kan nanti kalau kamu sakit pasti ada yang pusing disini dan nekat nyusul kamu ke sana " ujar papa Raka sembari melirik ke arah sang putra dan yang di tatapan hanya menampakkan ekspresi bingung.


Sedangkan Sandra yang mendengar itu merasa bingung.


" Memang nya siapa? " batin Sandra


Papa Raka yang melihat kebingungan dari dua orang itu pun hanya terkekeh kecil sedangkan mama Raka yang melihat itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja.

__ADS_1


" Sudah-sudah yuk kita sekarang makan udh lewat jam makan siang ini " lerai mama Raka.


" Ayo mom, Rafa mau di suapin sama mommy "


" Iya sayang "


Akhirnya mereka pun berjalan menuju meja makan, di atas meja makan sudah tersaji berbagai jenis makanan bahkan makanan kesukaan Sandra pun juga ada. Mereka pun duduk di kursi masing-masingΒ  dengan Rafa yang duduk di antara Sandra dan Raka.


" Mom aku mau di suap yah? "


Sandra yang mendengar permintaan Rafa pun tersenyum dan mengelus kepala nya.


" Baik lah, sekarang Rafa mau makan yang mana? "


" Yang itu mom "


" Oke "


Sandra pun mengambil piring Rafa dan mengambilkan makanan yang diinginkan nya lalu memberikan kembali piring yang di terima dengan senang hati oleh Rafa, Raka yang tak ingin kalah pun juga menyodorkan piring nya ke arah Sandra yang hanya di tanggapi tatapan kebingungan oleh Sandra.


Raka yang di tatap seperti itu pun hanya mengarahkan tatapan nya ke arah sang anak lalu makanan yang tersedia sehingga membuat Sandra geleng-geleng kepala namun tetap mengambil piring laki-laki itu dan mengambilkan makanan untuk nya baru lah Sandra mengambil makanan untuk diri nya sendiri.


Sedangkan tuan dan nyonya McKenzie pun hanya tersenyum melihat kelakuan anak dan cucu mereka yang seakan-akan ingin selalu di perhatikan oleh Sandra, namun jika seperti itu bukan kah mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia?.


Bersambung........


Terimakasih atas perhatiannya 😊😊


Jangan lupa untuk selalu memberikan like, komen dan vote nya πŸ˜ŠπŸ˜‰

__ADS_1


Serta memberikan kritik dan saran untuk cerita ini kedepannya😊........ sekali lagi terimakasih πŸ˜ŠπŸ˜€πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’›πŸ’›πŸ’›πŸ’›πŸ’›


__ADS_2