
" Aku mau ketemu Dafa "
Raka yang sedang mengemudi pun menoleh sebentar ke arah Sandra dengan kening berkerut.
" Maksud kamu? "
" Iya aku mau ketemu Dafa "
" Kamu yakin? "
" Yakin "
Bukan tanpa alasan Raka bertanya seperti itu pasalnya kini mereka hampir sampai di butik perempuan itu setelah selesai makan siang tadi.
" Yah udah nanti sore aku jemput kamu di butik "
" Sekarang aja kan bisa "
" Iya bisa cuma mungkin aja sekarang Dafa udah tidur siang jadi percuma, mending kamu selesaikan aja dulu pekerjaan kamu aku juga gitu baru nanti sore aku jemput kamu "
" Yah udah "
Karena kebetulan mereka sudah sampai di butik, Sandra pun turun dari mobil dan Raka pun menjalankan mobil nya kembali meninggalkan Sandra yang masih beta berdiri di pinggir jalan tepat jalan masuk ke dalam butik.
" Sandra "
Suara seseorang dari arah belakang yang tiba-tiba memanggil nya membuat Sandra menoleh, seseorang yang muncul di hadapan nya sekarang membuat nya sangat terkejut.
" S-simon "
Yaps.....orang tersebut adalah Simon, masih ingat bukan pria yang menyukai Sandra sejak dulu dan tak pernah muncul kini tiba-tiba muncul dengan sendiri nya membuat Sandra terkejut dengan kehadiran nya.
" Hai ada apa dengan ekspresimu itu? "
" K-kau di s-sini? "
" Yah tentu saja, aku merindukanmu makanya aku langsung terbang kemari "
" Se-sejak kapan kau di sini? "
" Aku, tak lama mungkin baru 5 menit. Ada apa? kau tak suka aku di sini? "
__ADS_1
" Ti-tidak bukan apa-apa "
" Oh oke, kau yakin? "
" Yah yakin "
Sandra terdiam, tak tau harus berkata apa lagi karena dia tiba-tiba menjadi gugup entah karena apa. Secara tiba-tiba Sandra refleks menoleh ke arah belakang tepat nya ke arah mobil Raka melaju tadi yang ternyata menarik perhatian Simon yang ikut menengok ke arah yang di lihat oleh perempuan di depan nya itu.
" Kau lihat apa? oh iya yang mengantarkanmu tadi siapa? tumben kau tidak bawa mobil justru tadi kupikir kau tidak ada karena mobilmu tidak ada "
Bukan nya menjawab Sandra justru berjalan meninggalkan Simon, yang membuat Simon mengejar nya.
" Hei kenapa kau meninggalkan kan ku "
" Aku harus kembali bekerja "
" Oh oke, apa kau sudah makan? ayo kita makan atau makan di ruanganmu saja bagaimana? "
" Aku sudah makan "
" Oh yah, dengan siapa kau belum menjawab pertanyaan ku tadi "
" Dengan kak Raka "
Sejak tadi hingga Sandra tiba di ruangan nya Simon terus saja berbicara tanpa henti meski Sandra juga sesekali menanggapi nya, justru dia merasa heran tujuan Simon datang kemari itu apa. Sandra yang duduk di kursi nya kini menatap Simon dengan intens.
" Ada apa? kenapa kau menatap ku seperti itu? "
" Sekarang jelaskan tujuanmu datang kemari "
" Ada apa? apa aku tak boleh datang?. Bukan nya sudah ku bilang kalau aku merindukanmu "
" Simon aku serius, aku kenal siapa dirimu. Kau bukan orang yang mau membuang-buang waktu dengan percuma begitu saja "
" Aku juga serius aku merindukanmu, sejak kau pulang ke Indonesia kau kita sudah jarang bertemu lagi bahkan kau juga jarang sekali kembali ke paris walau sesekali. Apa kini kau lupa dengan butik mu yang satu lagi ada disana? "
" Aku ingat, aku selalu memantau nya dari sini "
" Benarkah? "
" Yah, lalu kau? "
__ADS_1
" Huft oke, aku datang ke indonesia memang karena ada pekerjaan namun itu bisa saja nanti yang terpenting adalah keinginan ku menemui mu "
" Kau tak sibuk? "
" Tidak, aku sudah sampai sejak semalam "
" Oh oke "
" Apa kau sibuk? "
" Ada apa? "
" Ah tidak aku hanya ingin mengajakmu makan malam itu pun kalau kau tak sibuk, tapi kalau kau sibuk aku bisa menemanimu di sini dan kita bisa makan malam bersma "
" Maaf aku tak bisa "
Simon mengerutkan dahi nya bingung mendengar jawaban Sandra.
" Kenapa? kau ada janji? "
" Yah mungkin lebih tepat nya urusan bukan janji dan rencana nya sore ini aku akan pulang cepat "
" Oh oke baiklah, perlu ku antar? "
" Tak perlu, akan ada yang menjemput ku "
" Baiklah kalau begitu, karena kau sibuk dan nanti ada urusan aku akan kembali ke hotel kalau begitu "
" Maaf "
" Tak apa, masih ada hari esok kan? "
" Ku usahakan "
Sandra tak menjawab dengan pasti karena dia juga tak bisa memastikan nya apa dia bisa atau tidak.
" Oke baiklah sampai jumpa "
" Bye "
Simon pun pergi berjalan meninggalkan ruangan Sandra, dia terus berjalan sampai keluar butik menuju parkiran. Sesampainya di parkiran dia langsung masuk ke dalam mobil, tak langsung menghidupkan mobil Simon nampak terdiam sejenak di dalam mobil.
__ADS_1
Sebenarnya saat Sandra turun dari mobil Raka dia sudah tau itu karena dia melihat sang pengemudi, dia hanya berpura-pura saja bertanya seolah-olah tak tau. Menoleh ke arah butik dan menghidupkan mobil nya dan melaju meninggalkan parkiran butik.
TBC........