My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 33


__ADS_3

Happy Reading Guys πŸ˜ŠπŸ˜‡


Di sebuah taman kota, Terdapat dua orang yang sedang duduk menikmati sejuk nya angin malam yah siapa lagi kalau bukan Raka dan Sandra. Setelah menarik Sandra pergi dari Cafe tadi, Raka membawa Sandra ke taman ini entah maksudnya apa Raka hanya mengikuti apa yang ada di hati dan pikirannya.


Sejak sampai di taman ini, belum ada sama sekali yang mulai angkat bicara kedua nya sama-sama diam. Sandra sendiri dia hanya menundukkan kepalanya saja.


" Entah kenapa kamu mau berhubungan dengan laki-laki egois seperti itu, bahkan dia sendiri tidak suka jika kamu ada di negaramu sendiri "


Akhirnya Raka lah yang angkat bicara, dan berani menyuarakan apa yang ada di pikiran nya sejak tadi.


" Aku tidak ada hubungan apapun dengan nya "


Raka menoleh dan menaikkan alis nya sebelah seolah-olah tidak percaya akan jawab Sandra. Sandra yang melihat itu kembali menjelaskan.


" Aku dan Simon hanya bersahabat, dia kakak dari asisten ku di paris. Aku mengenal nya lewat adik nya itu "


Raka tetap diam mendengar penjelasan itu, namun entah kenapa hati nya merasa lega. Apa lega? Batin Raka.


" Bahkan daddy dan kakak melarang ku untuk menjalin hubungan tidak lebih dari seorang teman dengan Simon, bahkan mereka sempat marah besar saat ada berita yang membahas aku dan Simon berpacaran saat itu. Maka dari itu daddy dan kakak meminta para media menghapus berita itu dan memberikan klarifikasi bahwa berita itu tidak lah benar "


" Kenapa? "


" Aku tidak tau kenapa, aku bahkan penasaran kenapa daddy dan kakak bersikap seperti itu padahal sebelum nya mereka belum bertemu "


" Lalu kenapa dia bisa ada di sini? "


" Aku tidak tau, saat perjalanan pulang dari mall mommy menelepon ku dan berkata bahwa Simon ada di rumah saat itu. Aku bingung kenapa dia tiba-tiba bisa ada di sini maka dari itu aku mengajaknya ke Cafe tadi "


Setelah itu mereka berdua kembali terdiam, Raka dengan pikiran nya begitu juga dengan Sandra.


" Aku ingin minta maaf "


" Maaf? "


" Iya, atas kelalaian ku saat itu. Jika aku bisa fokus saat itu mungkin Dafa tidak akan masuk rumah sakit. Aku lupa kalau hampir semua masakan saat itu ada seafood nya "


" Siapa yang memasaknya? "

__ADS_1


" Simon. Tapi aku dan Simon juga tidak tau kalau saat itu kakak dan Dafa akan datang "


" Hmmm "


Setelah itu mereka kembali terdiam, Sandra merasa sedikit lega karena telah meminta maaf dan menjelaskan segalanya walaupun masih permintaan maaf nya di terima.


" Sudah larut, ku antar pulang "


Setelah mengatakan itu, Raka bangkit dari duduk nya dan berjalan terlebih dahulu meninggalkan Sandra yang masih duduk di bangku itu. Merasa tidak ada yang mengikuti nya Raka berhenti dan berbalik melihat Sandra masih setia duduk di bangku itu.


" Tidak ingin pulang? Masih ingin disitu? "


Pertanyaan Raka menyadarkan Sandra dari lamunan nya dan segera bangkit menyusul Raka yang kembali jalan terlebih dahulu. Sandra pun ikut masuk kedalam Raka dan perlahan mobil Raka berjalan meninggalkan taman itu.


Di dalam mobil suasananya sangat sunyi, kedua orang itu tidak ada yang berbicara sama sekali hanya musik yang terdengar sejak tadi.


" Ehm kak "


" Hmmm? "


" Dafa baik, Melisa? entahlah "


Sandra bingung dengan jawaban dari Raka.


" Maksudnya kak? "


" Yah nggak ada, memang nya kenapa aku harus tau keadaan Melisa? "


" Yah kan kakak suami nya, masa kakak nggak tau keadaan istri sendiri sih "


" Suami? Hahaha hahahah "


" Lah kok ketawa sih? Batin Sandra kebingungan


" Kok ketawa? Emang ada yang lucu yah "


" Iya, sejak kapan Melisa jadi istri aku? "

__ADS_1


" Loh kan? "


" Hahaha hahaha, Iya memang kami pernah menikah tapi akhir nya kami memilih bercerai dan sekarang kami memiliki kehidupan masing-masing "


" Bahkan Melisa udah punya tunangan, tapi kami saling membantu menjaga Dafa kalau aku sibuk atau ada pekerjaan di luar kota tau luar negeri dan nggak bisa bawa Dafa pasti Dafa akan menginap bersama ibu nya "


" Jad-jadi ka-kalian udah bercerai? "


" Iya "


" Kok bisa? "


" Mungkin bukan jodohnya dan hanya sampai 3 tahun aja "


Pantas saja ketika Sandra melihat mereka berdua seperti bukan pasangan suami-istri karena Raka yang terlihat cuek pada Melisa. " Berarti yang jemput kak Melisa waktu itu tunangannya dong " batin Sandra.


" Udah sampe "


" Hah? Oh iya makasi kak udah di anterin "


" Sama-sama "


Sandra pun melepaskan seat belt nya dan hendak membuka pintu namun tidak jadi dan berbalik ke arah Raka yang melihat nya dengan 1 alis yang naik.


" Aku bakal turutin keinginan kakak asalkan kakak mau maafin aku "


Raka diam mendengar perkataan Sandra, dia tidak menyangka gadis itu akan melakukan apapun agar mendapat maaf dari nya.


" Akan ku pikirkan, Sekarang masuk lah "


Sandra tidak membalas nya hanya diam dan menatap mata Raka, namun akhirnya dia turun dari mobil Raka dan mundur selangkah membiarkan mobil itu pergi. Sandra berjalan masuk ke dalam rumah nya, saat masuk ke dalam rumah ternyata keluarga nya menunggu diri nya pulang.


Mereka juga menanyakan apa yang terjadi dan siapa yang mengantarkannya pulang, barulah dia naik ke lantai 2 menuju kamar nya setelah menjelaskan semua nya hingga bagaimana dia bisa dia antar pulang oleh Raka.


Bersambung...........


Terimakasih atas perhatiannya dan jangan lupa untuk selalu like, komen, vote dan gift nyaπŸ™πŸ™. Semua itu udah cukup untuk membuat aku semakin semangat kedepannyaπŸ’ͺπŸ’ͺ, sekali lagi terimakasih πŸ˜ŠπŸ˜‡πŸ˜™πŸ˜™

__ADS_1


__ADS_2