
Setelah bertemu dengan Melisa dan makan siang bersama, kini Sandra sudah berada di butik nya menyelesaikan hal-hal yang ada disini sekaligus memilih yang mana akan dia bawa pulang ke Indonesia besok. Sebenarnya besok Sandra dan Melisa akan pulang bersama-sama namun karena masih ada yang harus di persiapkan oleh Melisa dan calon suaminya, maka sore ini kedua calon pengantin itu pulang terlebih dahulu ke Indonesia.
Drt drt drt
" Kak Rafa " batin Sandra
Sandra pun segera mengambil ponsel nya dari dalam tas karena ada yang menelpon nya.
" Kak Rafa? " batin Sandra
" Halo kak "
" .......... "
" Dafa? "
" ....... "
" Hey miss you to boy "
" .......... "
" Oh yah? Mommy juga kok "
" ........ "
" Mommy pulang besok kok "
" ......... "
" Iya sayang "
Sandra tertawa mendengar tawa kebahagiaan Dafa hanya karena dirinya mengatakan akan pulang besok.
" .......... "
" Mommy juga sayang sama Dafa kok "
Tak lama Sandra mendengar suara-suara aneh hingga suara Rafa lah yang terdengar, Sandra yakin tadi sempat terjadi perdebatan sebelum ponsel tersebut berpindah tangan.
" ........ "
" Iya kak? "
" Iya kak jadi kok "
__ADS_1
" ......... "
" Udah kok "
" ....... "
" Aku lagi di butik aku aja, habis makan siang bareng kak Melisa aku mampir ke sini dulu buat ngerjain beberapa sama ngambil buat yang di bawa besok "
" ........ "
" Nggak kok, habis ini aja aku udah mau balik "
" ........ "
" Nggak usah kak, aku bisa minta sopir rumah jemput aku kok "
" ....... "
" Nggak usah kak, aku yakin kok aku juga nggak mau ngerepotin kakak "
" ......... "
" Nggak usah kak serius deh "
" ......... "
" .......... "
" Iya aku tau, cuma kan biar kak Rafa nggak bolak-balik nanti "
" ........ "
" Yah udah salamin sama mommy dan daddy aja yah kak "
" .......... "
" Bye kak "
Sandra pun kembali memasukkan ponsel nya ke dalam tas dan merapikan meja kerjanya, setelah selesai Sandra mengambil berkas-berkas yang akan di bawa nya ke Indonesia besok setelah itu berjalan keluar dari ruangannya. Sandra pun menghampiri pegawai nya di bagian resepsionis.
" Sore bu "
" Sore, oh iya saya hari ini pulang cepat karena besok saya akan kembali ke Indonesia jadi tolong kamu kalau ada apa-apa kasih tau saya beritahu juga yang lain "
" Baik bu "
__ADS_1
" Yah sudah kalau ada yang penting telfon saya aja "
" Baik bu "
" Yah sudah kalau begitu saya pulang dulu, hari ini tutup cepat aja "
" Baik bu, nanti saya akan beritahu yang lain "
Sandra hanya mengangguk dan kemudian berbalik keluar dari butik menuju parkiran, sampai di parkiran Sandra terlebih dulu memasukkan berkas-berkas nya ke dalam mobil di kursi bagian belakang barulah di masuk ke dalam mobil. Saat akan menjalankan mobilnya Sandra melihat mobil milik Simon datang dan parkiran tidak jauh dari mobil nya.
Sandra hanya mengamati dari dalam mobil tanpa berniat untuk turun dan menghampiri Simon, untuk saat ini Sandra belum ingin bertemu dengan Simon karena Sandra merasa jika sahabat nya itu agak berubah belakangan ini seperti tidak ingin kalau dirinya pulang ke Indonesia.
Sandra pun menyalahkan mobilnya dan menjalankan mobil nya saat melihat Simon keluar dari butik nya dan berjalan ke arah nya. Dari kaca spion Sandra dapat melihat Simon yang masih berdiri melihatnya dari kejauhan.
Sedangkan di sisi lain.......
Hari ini Simon datang ke butik Sandra untuk mengunjungi nya untuk meminta maaf karena kejadian kemarin lalu, Simon sadar kalau dia tidak ada hak untuk melarang Sandra pulang ke Indonesia terlebih karena selama ini dirinya selalu membiarkan gosip-gosip tentang dirinya dengan Sandra menyebar padahal dia tau kalau Sandra selalu merasa tidak nyaman karena berita itu tapi selalu dia tutupi.
Simon pun akhirnya sampai di butik Sandra dan langsung memarkirkan mobil nya kemudian turun dari mobil nya berjalan ke arah butik.
" Selamat Sore "
" Selamat sore pak, ada yang bisa di bantu? "
" Ibu Sandra ada? "
" Maaf pak, ibu Sandra baru saja pulang "
" Pulang? "
" Iya pak, baru saja ibu Sandra keluar dari butik ini "
Simon pun langsung berbalik ke arah belakang dan benar saja dia dapat melihat mobil Sandra yang masih terparkir.
" Makasih "
" Sama-sama pak "
Simon pun bergegas keluar menuju parkiran menghampiri mobil Sandra, namun sebelum dia sampai Sandra sudah terlebih dahulu pergi meninggalkan nya padahal simon tau kalau Sandra melihatnya dari tadi tapi tidak turun dan menyapanya. Simon yakin kalau Sandra masih marah pada nya dan tidak ingin bertemu dengan nya, satu-satunya jalan adalah dirinya harus segera menyusul ke apartemen Sandra.
Bersambung......
Terimakasih atas perhatiannya 🙏😊
Jangan lupa untuk selalu memberikan like, komen dan vote agar kedepannya lebih semangat lagi. Kritik dan saran dari kalian juga sangat di perlukan untuk cerita ini kedepannya. Terimakasih 😊🙏🙏💛💛
__ADS_1