My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 70


__ADS_3

Tak terasa waktu telah menujukan hampir jam 11 siang, kini Raka telah berada di jalan menuju butik Sandra bersama dengan Dafa. Tadi sebelum berangkat Raka meminta sang mommy untuk menyuruh sopir mengantar sang anak agar dia tak perlu bolak-balik di karenakan antara rumah rumah nya dan butik Sandra berbeda jalur.


" Dad apakah kita akan bertemu mommy? "


" Iya boy kita akan bertemu dengan mommy "


" Yyeeeeeyyyy ketemu mommy "


Raka hanya tersenyum saja melihat betapa bersemangat nya sang anak untuk bertemu dengan Sandra, tak berapa lama pun kini mereka telah sampai bahkan kini Raka sedang memarkirkan mobil nya.


" Ayo dad kita turun, Dafa nggak sabar pengen ketemu mommy "


" Iya - Iya, tunggu sebentar "


Raka pun turun dari mobil dan berjalan untuk membukakan pintu mobil untuk sang anak lalu melepaskan seat belt nya, Setelah itu Raka membantu sang anak turun dari mobil.


" Ayo daddy "


" Iya "


Mereka pun berjalan masuk ke dalam butik, oh tidak lebih tepat nya Dafa lah yang menarik Raka agar segera sampai di tujuannya tapi nampak nya setelah di dalam butik Dafa melupakan sang daddy dengan melepaskan genggaman tangan mereka dan berlari menuju ruangan sang mommy.


Beruntung butik Sandra sedang tidak terlalu banyak orang lantaran sebentar lagi masuk jam makan siang dan asisten Sandra tak menegur bocah cilik itu lantaran sudah biasa, lagian mana mungkin dia berani memarahi " Anak " sang bos. Sedangkan Raka hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sang anak yang terlalu excited.


Brak


" Mommy "


Orang yang sedang mengerjakan sesuatu pun terlonjak kaget akibat pintu yang di dobrak dan panggilan yang cukup menggelegar dan sedikit cempreng itu, sedangkan sang pelaku yang tersenyum lebar menampakkan gigi putih nya yang rapi itu lalu berlari dan memeluk ke arah pemilik ruangan yang tak lain adalah Sandra.


Sedangkan Sandra yang baru saja sadar dari keterkejutan nya setelah mendapatkan pelukan dari bocah kecil yang kini duduk di atas pangkuannya dengan nyaman dan masih dengan memeluknya erat. Sedangkan Ayah dari anak itu masih dengan santai nya menutup pintu kembali dan duduk di sofa yang telah tersedia memandangi 2 orang berbeda usia itu.


" Dafa? "


" Mommy I miss you "


" Miss you too honey "


" Mom, kok mommy pulang duluan sih kan liburan nya belum selesai "


" Maafin mommy yah, mommy ada pekerjaan yang harus di selesaikan "


" Oh gitu, tapi udah selesaikan mom? "


" Hhm belum sih, ini aja mommy mau keluar lagi mau ketemu klien mommy "


" Yah padahal kan Dafa mau makan siang bareng sama mommy dan daddy "


Sandra pun menoleh ke arah Raka yang masih dengan santai nya duduk di sofa, merasa di lirik Raka pun bangkit dari posisi nyaman nya.


" Gini aja, gimana kalau kita makan siang nya di tempat mommy meeting? "

__ADS_1


Sandra yang mendengar usulan Raka pun mengangguk setuju.


" Jadi gimana Dafa mau? "


" Mau mom, yah udah yuk "


" Yuk "


Dafa pun turun dari pangkuan Sandra dan berjalan menuju ke arah sang daddy, sedangkan Sandra merapikan kembali berkas-berkas yang belum sempat di selesaikan dan membawa file yang akan digunakan saat meeting nanti setelah itu mengambil tas dan ponsel milik nya.


" Yuk "


Mereka pun berjalan keluar dari ruangan Sandra, saat berada di depan meja sang asisten Sandra berhenti sejenak.


" Ibu mau jalan sekarang "


" Iya sekalian makan siang dulu "


" Kamu gimana? mau naik motor? "


Raka pun menoleh ke belakang.


" Ayo sekalian kamu ikut dengan kami saja "


" Eh nggak usah pak, saya bisa sendiri kok naik motor "


" Kamu yakin? "


" Yah sudah, sampai ketemu di sana yah? "


" Iya bu "


Sandra pun mengangguk dan lanjut berjalan begitu juga dengan Raka namun tidak dengan Dafa, Anak itu justru berjalan menuju ke arah asisten Sandra dengan mata berbinar.


" Aunty "


Asisten Sandra yang sedang bersiap untuk berangkat pun terkejut oleh panggilan dari "Anak " bos nya itu. Sedangkan Sandra dan Raka menatap bingung " Anak " mereka.


" Iya, kenapa sayang? "


" Aunty mau naik motor yah perginya? "


" Iya, memang ada apa? "


" Wah, apa Dafa boleh ikut? "


" Eh "


Sandra dan Raka pun terkejut mendengar permintaan Dafa. Naik motor? yah tuhan yang benar saja, bagaimana bisa anak itu meminta hal yang tak pernah dia lakukan selama hidupnya yang terbiasa naik mobil mewah dan tak pernah berpanas-panasan.


Merasa tak mendapat jawaban, Dafa pun beralih ke arah mommy dan daddy nya.

__ADS_1


" Mom boleh yah? "


" Eh "


Sandra yang bingung ingin menjawab apa pun menoleh ke arah Raka, dan yang di lirik menghembuskan nafas pasrah.


" Boy, kamu ikut mommy sama daddy aja yah "


" Tapi Dafa pengen naik motor dad, Dafa pengen ngerasain gimana rasanya nya naik motor dad "


Asisten Sandra yang mendengar pengakuan " Anak " dari bos nya itu pun terkejut tidak pernah naik motor? maklum sih yah namanya juga anak orang kaya, pasti nggak pernah ngerasain yaang namanya balapan kalau udah telah dan bisa nyalip-nyalipan di jalan hihihihi. batin asisten Sandra


" Dafa kan kasian Aunty nya harus kerja jadi harus cepat sampai "


" Nggak papa dad, boleh yah "


Karena merasa tak tega akhirnya Raka pun mengangguk.


" Yeay, ayo Aunty kita jalan "


" Eh iya ayo, mari pak bu "


" Iya hati-hati, saya titip anak saya yah?


" Iya pak, permisi "


Sandra dan Raka pun juga melanjutkan perjalanan mereka ke arah parkiran. Di parkiran Sandra melihat Dafa yang sudah siap di atas motor dengan helm kecil entah dari mana. Sandra sebenarnya merasa tak tega namun keinginan Dafa begitu kuat.


Seakan ingat sesuatu, Sandra pun menoleh ke arah Raka.


" Kak jaket Dafa ada? "


" Kayak nya ada di kursi belakang "


Sandra pun segera membuka pintu penumpang bagian belakang dan mengambil jaket Dafa dan setelah itu Sandra berjalan menuju Dafa dan asisten nya.


" Sayang pake jaketnya dulu yah, panas loh ini "


" Iya mom "


Sandra pun memakai kan Dafa jaket tersebut.


" Yah udah kalian hati-hati yah? "


" Iya bu/mom "


Sandra pun kembali ke mobil Raka dan segera masuk ke dalam mobil. Dan mobil Raka pun mulai perlahan meninggalkan butik Sandra.


Bersambung............


Terimakasih atas perhatiannya 🙏🙏🙏

__ADS_1


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan like dan komen serta kritik dan saran untuk cerita ini kedepannya...........sekali lagi terimakasih 😊😊🙏🙏🙏❤❤❤


__ADS_2