
Pagi hari di rumah keluarga wijaya cukup ramai lantaran saat ini para pelayan di rumah itu sedang mengerjakan tugas mereka masing-masing sejak matahari belum muncul, sebagian lagi ada yang sedang membantu sang nyonya rumah menyiapkan sarapan dan anggota keluarga yang lain sedang melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Contohnya seperti sang tuan rumah yang saat ini sedang memberi makan ikan-ikan kesayangan nya, sedangkan si anak pertama di keluarga itu sedang memandikan kan sang anak menggantikan sang istri yang berada di dapur membantu sang mertua dan si bungsu?, oh jangan di tanya lagi dia sedang berada di ruang gym sejak tadi.
Sandra hanya telah selesai berolahraga pun keluar dari ruang gym nya dan menuju dapur untuk mengambil minum, sampai di dapur dapat dia lihat sang mommy di bantu kakak iparnya dan beberapa pelayan lain sedang menyiapkan sarapan. Yah begitu lah sang mommy, walaupun di rumah ini ada banyak pelayan namun jika itu mengenai asupan perut masing-masing anggota keluarga maka mommy nya lah yang akan turun tangan.
Sandra pun menghampiri sang mommy dengan pelan-pelan dan ketika telah sampai di belakang sang mommy, Sandra dengan cepat mencuri satu ciuman di pipi mommy nya membuat sang empunya pipi terkejut.
" Sandra, yah ampun anak ini "
" Hehehe, selamat pagi mommy ku tersayang "
Sang kakak ipar dan beberapa pelayan yang ada di situ hanya menggelengkan kepala saja melihat tingkah jahil si bungsu di keluarga itu seolah kejadian barusan bukanlah yang pertama kalinya. Namun tiba-tiba saja telinga Sandra di tarik dari arah belakang nya membuat nya menjerit kesakitan.
" Ish, kakak apaan sih main tarik telinga orang aja "
" Emang kenapa hah?, bagus yah kamu masih bau asam udah buat onar di dapur "
" Dih apaan coba, orang aku tuh abis olahraga terus mau minum "
" Alesan aja "
__ADS_1
" Dih siapa juga yang alasan "
Sang kakak yang merasa gemas ingin menarik telinga adik nya itu kembali pun gagal karena sang adik yang melarikan diri ke arah sang daddy yang muncul dari pintu samping.
" Daddy masa kakak tarik-tarik telinga adek "
Sang daddy yang mendengar rengekan manja Sandra pun manaikan alis nya bingung.
" Oh "
Setelah mengatakan kalimat singkat dan padat itu pun sang daddy pun berjalan meninggalkan Sandra yang masih terbengong setelah mendengarkan respon dari daddy nya itu, sedangkan sang kakak yang berdiri tak jauh dari nya itu pun sudah tertawa terbahak-bahak akan hal yang baru saja dia lihat.
Di dalam kamar, Sandra pun masuk ke dalam walk in closet nya untuk memilih baju yang akan dia gunakan hari ini. Setelah menemukan baju yang pas Sandra pun menaruh baju nya di atas ranjang dan kembali lagi untuk mencari sepatu dan tas nya dan setelah menemukan nya dia pun menaruh tas nya di atas ranjang di samping baju pilihan nya dan sepatu nya di letak kan di lantai dekat tempat tidur nya.
Saat berbalik menuju kamar mandi, tiba-tiba saja ponsel nya berbunyi Sandra pun kembali berbalik menuju nakas tempat nya menaruh ponsel nya tadi. Dia pun melihat nama Raka yang tertera di ponsel nya.
" Hallo kak "
" Hay pagi "
" Pagi juga "
__ADS_1
" Hari ini jadi? "
" Jadi dong kak, aku juga udah kangen banget sama Dava "
" Yah udah aku jalan ke rumah kamu sekarang yah "
" Okey "
" See you "
" To "
Setelah sambungan telponnya putus, Sandra kembali menyimpan ponsel nya di atas nakas dan sekalian mencharger nya agar tidak mati tiba-tiba karena kadang dia lupa membawa cas nya dan setelah selesai dia pun berbalik menuju kamar mandi agar Raka tidak menunggu nya terlalu lama.
Bersambung......
Terimakasih atas perhatiannya 😊😊🙏🙏
Jangan lupa untuk selalu memberikan like, komen dan vote agar semakin semangat untuk cerita ini 😉😉😉
Kritik dan saran dari kalian juga sangat penting untuk cerita ini kedepannya, sekali lagi terimakasih........bye-bye 😊😊🙏🙏👋👋
__ADS_1