My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 44


__ADS_3

Bandar Udara Paris-Charles de Gaulle


Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih sekitar 16 jam, Sandra akhirnya sampai di paris dengan selamat. Sungguh melakukan perjalanan jauh seperti ini cukup membuat badan Sandra terasa remuk meskipun tidak melakukan apa-apa selama di pesawat.


Setelah mengambil koper milik nya di bagasi dan melakukan segala prosedur yang ada, Sandra akhirnya menarik koper nya keluar dari pintu kedatangan dan berjalan menuju Cafe yang berada di bandara menemui asisten nya yang menjemput dirinya. Sampai di depan Cafe yang di maksud ternyata asisten nya itu telah menunggu dirinya di depan Cafe tersebut.


" Hay, apa kabar? "


" Hay baik kok, lama yah? "


" Nggak kok, gue juga baru 15 menitan di sini "


" Oh gitu, yah udah yuk gue capek banget nih pengen cepat-cepat istirahat "


" Yuk "


Sandra dan asisten nya pun segera menuju parkiran, sampai di parkiran Sandra segera memasukkan koper nya ke bagasi mobil barulah dia ikut masuk ke dalam mobil, setelah seat belt nya terpasang barulah mobil di jalankan.


" Oh iya gue mau tidur bentar, kalau udah sampai bangunin gue yah "


" Oke sip, loh tidur aja ntar gue bangunin "


" Oke thanks "


" No problem "


Setelah itu tak menunggu lama Sandra benar-benar tertidur selama perjalanan menuju apartemen miliknya, setelah menempuh perjalanan sekitar 35 menit mereka akhirnya sampai di apartemen Sandra.


" San Sandra "


" Eugh, eh udah sampai yah? "


" Iya udah, gih istirahat kan loh sendiri bilang besok mau ke butik padahal gue bilang loh istirahat aja dulu 2 harian "


" Yah kan loh sendiri tau gue nggak lama di sini "

__ADS_1


" Iya deh ngerti gua. Oh iya kulkas loh udah gue isi meski nggak banyak, terus tadi gue juga sekalian masakkin loh makanan karena gue tau loh capek dan langsung istirahat nggak sempat masak "


" Yah ampun, thanks yah loe ngerti aja "


" Santai aja, udah gih istirahat sana "


" Oke thanks yah, bye "


" Bye "


Sandra pun turun dari mobil dan mengambil koper milik nya dari bagasi, dan kembali say goodbye sama asisten nya itu dan setelah mobil milik asisten nya itu pergi barulah Sandra berjalan masuk kedalam gedung apartemen dan naik ke unit miliknya.


Indonesia.......


Lain halnya Sandra yang telah sampai di paris, kini Simon telah berada di dalam pesawat kembali ke paris menyusul Sandra. Pulang dari rumah Sandra kemarin malam, malam itu juga Simon memerintahkan asisten untuk menyiapkan pesawat pribadi nya untuk esok pagi kembali ke paris dan yah pagi-pagi setelah sarapan Simon segera pergi ke bandara.


Di lain tempat.......


Di rumah kediaman keluarga McKenzie pagi ini cukup meriah dengan suara cempreng milik cucu dari keluarga itu sama seperti hari-hari sebelumnya, kini keluarga itu sedang sarapan bersama di hiasi dengan celotehan-celotehan suara cempreng dari Dafa. Walaupun hari ini dia sedikit tidak bersemangat lantaran tidak di antar oleh sang mommy namun karena sudah berjanji pada sang mommy Dafa akhirnya kembali ceria seperti biasa lagi.


" Iya dad "


Dafa pun menyelesaikan sarapan roti nya dengan cepat setelah itu meminum susu milik nya.


" Sudah dad "


" Yah sudah, pamit dulu sama opa dan oma "


Dafa pun turun dari kursi miliknya dengan bantuan sang daddy, setelah itu memakai tas miliknya barulah dia pamit sama opa dan oma nya.


" Opa Dafa pamit dulu yah "


" Iya sayang, hati-hati yah "


" Iya opa "

__ADS_1


Setelah pamitan sama opa nya, Dafa baru beralih ke sang oma.


" Oma Dafa pamit dulu yah "


" Iya sayang hati-hati yah belajar yang rajin oke? "


" Oke oma "


Setelah pamitan, Dafa pun menghampiri sang daddy minta di gendong.


" Yah udah Mom Dad aku sama Dafa pamit yah "


" Iya kalian hati-hati yah "


" Iya "


Raka dan Dafa pun akhirnya berjalan keluar dari rumah menuju mobil yang telah di siapkan, Raka mendudukkan Dafa di kursi penumpang bagian depan tepat di sampingnya dan memasangkan seat belt juga agar aman. Setelah siap barulah Raka menjalankan mobil nya mengantar sang anak menuju ke sekolah nya.


Sepanjang perjalanan menuju sekolah sesekali Raka dan Dafa bercanda selama di dalam mobil agar tidak bosan, akhirnya mereka pun sampai di sekolahan Dafa. Raka terlebih dulu turun dari mobil dan berputar untuk membukakan pintu untuk Dafa dan dan melepaskan seat belt nya juga barulah membantu sang anak turun.


" Nah udah sampai, anak daddy belajarnya yang rajin yah dan dengerin kalau guru nya ngomong oke? "


" Oke daddy "


" Yah udah sekarang Dafa masuk oke bentar lagi bell nya bunyi "


" Oke daddy, bye daddy "


" Bye boy "


Dafa pun berlari masuk ke dalam sekolah setelah berpamitan pada sang daddy, sedangkan Raka setelah Dafa tak terlihat lagi barulah dia masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobil nya menuju kantor.


Bersambung......


Jangan lupa untuk selalu like dan komen yah dalam membantu semangat untuk cerita ini 😊😊

__ADS_1


Kritik dan saran untuk cerita ini sangat di butuhkan untuk next kedepan nya β˜ΊπŸ˜ŠπŸ™πŸ™


__ADS_2