
Kini di sebuah kafe yang lokasi nya tidak jauh dari restaurant tempat Sandra makan siang dan kantor Raka, Melisa mengajak mereka untuk ngobrol sebentar tadi nya juga Sandra menolak ajakkan Melisa namun perempuan itu memaksa maka dengan sangat terpaksa Sandra menyetujuinya.
Bahkan sejak tadi hanya Sandra dan Dafa serta Melisa saja yang berbicara, Raka? Laki-laki itu hanya diam sejak masuk ke dalam Kafe ini hanya sesekali ikut berbicara ketika di tanya saja.
Melisa sebenarnya sejak tadi ingin bertanya masalah apa yang terjadi di antara kedua orang itu sehingga membuat keduanya saling menghindar dan ketika bertemu pun tidak saling sapa satu sama lain, tetapi dia sadar itu bukan urusannya dia tidak berhak untuk ikut campur.
Lain lagi dengan Dafa dan Sandra kedua nya asik bercerita satu sama lain, Dafa dengan curhatan nya yang ingin bertemu dengan Sandra dan Sandra yang mengungkapkan keinginan nya juga untuk bertemu Dafa namun harus di sibuk kan dengan kerjaan nya.
Raka yang melihat waktu telah menunjukkan pukul 3 sore pun menyelah obrolan 3 orang di depan nya.
" Maaf saya harus segera kembali ke kantor sekarang "
" Oh gitu?, yah udah kamu balik aja biar Dafa pulang nya sama aku aja "
" Kamu yakin? "
" Iya tenang aja "
" Yah udah, Dafa papa pergi dulu kamu nurut sama Mommy kamu oke "
" Ok daddy "
Raka pun segera bangkit dari kursi nya dan berjalan keluar kafe tanpa berpamitan kepada Sandra juga dan Sandra pun memaklumi nya dia tau kalau Raka pasti merasa risih dan tidak nyaman akan kehadirannya.
Sandra sendiri pun bingung, bagaimana menjelaskan nya kepada Raka dan meminta maaf sedangkan Sandra sendiri sudah memutuskan untuk kembali ke paris 1 minggu lagi tidak mungkin dia semakin lama di sini kasian asisten nya di sana.
Melisa yang menyadari ekspresi Sandra berubah setelah kepergian Raka tadi pun merasa kasian, dia jadi merasa tidak enak kepada Sandra akan sikap dingin Raka sejak tadi tapi dia juga tidak bisa memaksa Raka.
" Sandra "
Sandra yang merasa diri nya di panggil pun terkejut, dia tidak sadar kalau melamun sejak tadi.
__ADS_1
" Eh kenapa kak? "
" Kamu melamun yah? "
" Eh nggak kok kak "
" Yakin? "
" Iya "
( tenang aja guys, Dafa nggak ada dia antara Sandra dan Melisa. Dafa lagibasik bermain di arena bermain dalam kafe tersebut )
" Hm San, aku minta maaf yah atas sikap Raka ke kamu "
" Heheh, nggak papa kok kak "
" Sebenarnya kalian kenapa sih, dan kamu kenapa waktu itu tiba-tiba pulang dalam keadaan menangis? "
( Disini Sandra belum tau kalau Raka dan Melisa udah bercerai yah guys )
" Nggak ada apa-apa kok kak "
" San, jujur aja sama aku oke? "
" Serius kak, nggak ada apa-apa kok "
" Terus kenapa waktu itu kamu pulang tiba-tiba dan menangis? "
" Nggak papa kak, waktu itu aku emang udah mau pulang dan mata aku waktu itu tiba-tiba kelilipan aja "
Melisa tau kalau saat ini Sandra sedang berbohong, sebenarnya dia tau kejadian yang terjadi di paris waktu itu karena mantan suaminya itu langsung menelepon dirinya ketika Dafa sudah di rawat di rumah sakit.
__ADS_1
Melisa tidak marah, di memaklumi hal itu dan hal itu terjadi baru sekali dia pun tau Sandra pasti tidak lah sengaja dan kata dokter pun kalau anak nya hanya sedikit memakan makanan yang membuat alergi nya kambuh.
" Ehm Sandra, aku mau nanya? "
" Nanya apa kak "
" Apakah permasalahan kamu dengan Raka karena kejadian di paris waktu itu? "
Pertanyaan Melisa membuat mata Sandra membulat, dia sangat terkejut dengan pertanyaan itu jadi kak Melisa juga udah tau? Yah tuhan tentu saja kak Melisa adalah ibu nya Dafa dan istri nya kak Raka mana mungkin kak Raka tidak memberitahu pada istrinya. Batin Sandra
" Ehm, kakak tau? "
" Iya, aku nggak sengaja dengar pembicaraan antara Raka dengan asisten nya di rumah sakit waktu itu "
" Maaf kak, aku berani bersumpah kalau aku nggak sengaja "
" Iya San, aku percaya. Tapi kamu mau kan cerita yang sebenarnya terjadi? "
" Iya kak, jadi waktu itu aku dan temanku janjian mau makan bareng tapi masak nya di apartemen aku dan memang saat itu ada beberapa makanan yang mengandung seafood karena itu kesukaan teman ku " ungkap Sandra
" Dan saat itu aku nggak tau kalau kak Raka dan Dafa sedang berada di paris, aku baru tau ketika mereka muncul di depan pintu apartemen aku dan kak Raka menitipkan Dafa padaku waktu itu karena kak Raka akan ke kantor nya dia takut Dafa akan bosan nanti nya. Maka dari itu aku setuju, saat makanan itu jadi Dafa ikut makan, tetapi aku kurang memperhatikan makanan apa yang di minta Dafa saat itu, begitu kak cerita nya "
" Jadi gitu, ok aku sekarang ngerti. Itu juga bukan salah kamu sepenuhnya karena bukan kamu yang masak dan ada beberapa bagian yang tidak ada seafood nya "
" Sekali lagi maaf kak "
" Nggak papa San, aku tau kok kamu nggak salah dan terimakasih karena kamu lebih cepat membawa Dafa ke rumah sakit saat itu "
" Sama-sama kak "
Dan setelah itu karena hari semakin sore, Melisa dan Sandra akhirnya memutuskan untuk pulang kasian juga Dafa yang kecapean sehabis bermain. Sandra juga sempat menawarkan untuk mengantar Melisa dan Dafa, namun ibu satu anak itu menolaknya dan berkata kalau sudah ada yang menjemput dan dalam pikiran Sandra yang menjemput Melisa dan Dafa adalah Raka maka dari itu Sandra pamit duluan terlebih dahulu.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen, Vote dan gift nya yah. Terimakasih