My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband
Chapter 64


__ADS_3

Sejak meninggalkan pesta pernikahan Melisa mendadak tadi, kini Sandra beserta Raka dan Dafa sejak tadi hanya berdiam diri di dalam kamar dan untung saja Dafa tidak rewel meminta keluar karena merasa bosan.


Raka? ah sejak pulang pria itu hanya berdiam diri di balkon belum bicara sama sekali, Sandra pun turun dari tempat tidur secara perlahan meninggalkan Dafa yang sedang tidur. Sandra pun berjalan menuju balkon namun terhenti ketika telah sampai di pintu nya saja, dapat Sandra liat Raka sedang menelepon entah siapa.


Ingin menghampiri namun Sandra takut mengganggu, tapi ini sudah terlalu lama pria itu berdiam diri. Sandra pun perlahan berjalan menghampiri Raka dapat di lihat bahwa pria itu sedang melamun entah apa yang dia pikirkan.


" Kak "


Dapat Sandra liat jika Raka tersentak kaget mendengar suara nya.


" Eh hay "


" Kakak nggak papa? "


" Emang kenapa, nggak papa kok "


" Yakin? sejak kita pulang tadi kakak hanya berdiam diri saja "


" Nggak papa kok "


" Besok pagi kita pulang aku udah suruh orang untuk menyiapkan semua keperluan kita "


Setelah itu mereka hanya berdiam diri saja, Sandra tidak ingin bertanya lebih lanjut lagi dia tau diri dan tau batasan nya bahkan tidak membalas ucapan Raka.

__ADS_1


" Maaf "


" Hah? "


" Maaf untuk yang tadi "


" Minta maaf kenapa?, kakak nggak salah kok "


" Gara-gara aku kam- "


" Kak, sumpah deh serius aku nggak papa "


" Tapi aku tetap minta maaf, seandainya aku nggak ninggalin kamu sendiri pasti nggak kayak gini kejadian nya "


" Kakak nggak salah kok lagian tante itu benar aku bukan siapapun bagi kakak dan Dafa mau itu kak Raka ninggalin aku sendiri atau nggak pasti tetap terjadi kak "


" Kak udah, nggak usah minta maaf lagi itu bukan salah kakak atau siapapun aku yang salah seharusnya aku lebih tau diri lagi "


" San bukan gitu maksudnya "


" Aku tau kak, dan aku sadar akan hal itu tante itu juga tidak salah justru tante itu benar bahkan sangat benar aku bukan mommy nya Dafa tapi kak Melisa bukan aku "


" Sandra dengar dulu, kamu nggak salah aku yang salah karena udah bawa kamu ke sana "

__ADS_1


" Kak udah yah nggak usah di bahas lagi aku mau istirahat dulu setelah itu membereskan barang-barang kakak dan Dafa "


" Sandra "


Sandra tidak membalas dia terus berjalan masuk ke dalam kamar dan naik ke atas kasur nya dan menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya. Raka pun menyusul Sandra masuk dan berhenti ketika melihat Sandra sudah tidur menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut tanda tidak ingin di ganggu.


Melihat itu Raka hanya menghembuskan nafas lelah nya saja, nanti saja dia bicara lagi dengan perempuan itu menunggu suasana di antara mereka mencair.


Raka pun akhirnya memutuskan untuk ikut berbaring di sebelah sang anak menenangkan pikiran nya sejenak. Kembali ke Sandra, dia sebenarnya belum tidur bahkan dia tau kalau Raka menyusul nya namun dia tetap diam saja. Sandra pun menutup mata nya dan tanpa dia sadar air mata nya telah keluar.


Pagi hari......


Sejak subuh tadi, Sandra telah bangun dari bangun nya bahkan dia telah membereskan semua barang-barang nya ke dalam koper. Sejak semalam Sandra telah memikirkan semua nya dan dia telah memutuskan untuk kembali ke jakarta pagi ini. Kini matahari sebentar lagi akan menampakkan diri nya jadi Sandra akan bergegas pergi sebelum Raka dan Dafa bangun.


Sandra pun mengambil tas nya di atas tempat tidur dan menarik koper nya keluar, saat sampai di pintu Sandra melihat ke arah 2 orang laki-laki berbeda usia yang memiliki tempat tersendiri di hati nya. Teringat akan sesuatu Sandra membuka tas nya dan mengambil sebuah selembar kertas dan menaruh nya tepat di samping ponsel Raka. Bukan nya dia tidak ingin pamit hanya saja dia butuh waktu untuk sendiri saat ini.


" Maafin mommy yah "


Setelah itu Sandra pun memutuskan untuk untuk segera pergi menuju bandara takut Raka dan Dafa akan segera bangun lagipula 20 menit lagi pesawat nya akan terbang beruntung jarak hotel dan bandara hanya menempuh 15 menit asalkan jika berangkat pagi-pagi sekali karena belum terlalu banyak kendaraan pagi-pagi begitu kata teman nya. Setelah sampai di bandara, Sandra pun segera masuk untuk melakukan cek in dan lain-lain, masih ada beberapa menit Sandra memutuskan untuk membeli secangkir kopi dan roti sebagai sarapan selagi menunggu.


Bersambung.......


Terimakasih atas perhatiannya 🙏🙏

__ADS_1


Jangan lupa untuk selalu memberikan like dan komen yahh, kalau yang lain mah bonus 😆😆😆.


Oh iya kritik dan saran dari kalian juga yah😊😊😉😉......sekali lagi terimakasih 😊🙏🙏💛💛💛💛💛


__ADS_2