My Modern Mother

My Modern Mother
Woon-Hoo?


__ADS_3

Berdiri dipuncak kesuksesan adalah impian semua orang, tak ada yang tak ingin sukses dalam kehidupannya.


Begitu juga dengan Shin Woon-Hoo, ia melalui banyak hal agar bisa sukses di kehidupannya.


Hari ini merupakan jadwal rutin yang sering ia lakukan dengan istrinya, konsultasi dengan dokter kandungan.


Ini karena mereka harus memiliki penerus, yang akan meneruskan kekayaan keluar ini.


Dia adalah menantu keluarga Han, istrinya merupakan salah satu pewaris keluarga ini, Han Na-ri.


Seorang aktris dan model yang bekerja di industri hiburan dibawah kekuasaan keluarga nya.


Dan merupakan satu-satunya putri keluarga Han, memiliki dua orang kakak yang juga memiliki kuasa dalam dunia bisnis.


Tentulah, keluarga Han masuk kedalam keluarga terkemuka Korea Selatan karena kekayaan keluarganya.


Sementara Shin Woon-Hoo sendiri merupakan seorang CEO, ia bekerja juga untuk keluarga ini, bekerja di dunia industri Hiburan dan merupakan CEO dari istrinya sendiri, Han Na-ri.


Woon-Hoo Sendiri bisa menikah dengan Na-ri karena kedua kakek mereka adalah sahabat karib, mereka telah dijodohkan saat masih remaja.


Na-ri sendiri juga menyukai Woon-Hoo karena merupakan pria yang baik, sopan dan romantis. Selain itu, Woon-Hoo juga sangat pintar, ia mengelola dunia hiburan dengan sangat baik.


Keduanya menikah lima tahun lalu, pernikahan ini bukan hanya pernikahan bisnis, namun juga untuk mempererat hubungan kedua keluarga agar menjadi erat. Tak ada pernikahan dengan dasar cinta dalam dunia bisnis.


Dalam pernikahan, tentulah mereka harus memiliki seorang pewaris, tak peduli perempuan atau laki-laki, seorang pewaris tetaplah pewaris.


Dalam lima tahun, Nari telah mengalami dua kali keguguran, dan satu lagi anaknya meninggal saat masih balita.


Meskipun dia adalah anak perempuan, namun orang tuanya tetap menginginkan cucu dari putri mereka.


Sedangkan dua saudaranya, salah satunya telah beristri dan yang lainnya masih ingin berkarir sebelum berkeluarga.


Ini adalah tahun kelima, harapan kedua orang tuanya adalah segera menggendong cucu lagi, itulah mengapa mereka sering datang ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter.


.....


Woon-Hoo dan Na-ri baru saja keluar dari ruang dokter, lalu mengambil obat di apotik.


Mendengar istrinya yang kembali bersedih, Woon-Hoo tentunya tak ingin mendengarnya. Ia menghiburnya sambil menunggu nama mereka dipanggil.

__ADS_1


Namun, mendengar nama yang familiar dipanggil, Woon-Hoo segera menegang ditempatnya.


Matanya tertuju pada wanita yang duduk persis didepan mereka, wanita itu meninggalkan apotik karena telah selesai dengan urusannya. Melihat wanita itu menjauh, ia segera memberikan alasan pada istrinya agar bisa mengikutinya.


"Sayang, aku ke toilet sebentar, yah."


Beruntung, istrinya mengijinkan. Setelah mengambil beberapa langkah, ia mendengar nama istrinya dipanggil, namun tak peduli lagi dan terus mengikuti langkah wanita yang berada dihadapannya tadi.


Dia ingin memastikan, apakah itu memang wanita yang pernah menjadi kekasihnya?


Maksudnya, apakah itu adalah mantan pacarnya atau bukan.


Melihat wanita itu yang berjalan kearah ruang bermain anak-anak, keningnya sedikit mengerut, apa yang ia lakukan disana?


Woon-Hoo tak bisa melihat wajah wanita itu karena rambutnya dibiarkan tergerai begitu saja, dan lagi ada masker yang menutupi area hidung dan mulutnya.


Meskipun ia berdiri dari jarak yang cukup jauh, namun matanya masih menangkap apa yang mereka lakukan, ia juga melihat anak kecil yang usianya sekitar 4-5 tahun. Meskipun tak mendengar apa yang mereka bicarakan, namun ia terus memantau.


Saat keduanya beranjak pergi, ia juga kembali mengikuti keduanya.


Namun, wanita itu tiba-tiba menghentikan langkahnya, Woon-Hoo segera bersembunyi karena tak ingin keberadaannya diketahui. Ia kembali mengikuti mereka dari jarak yang lebih jauh lagi, hingga melihat keduanya masuk kedalam taksi dan meninggalkan rumah sakit.


"Ya, Sayang?" Woon-Hoo


"Kau dimana? Kenapa sangat lama?" Nari


"Ah, aku menerima telepon setelah dari toilet, lalu kebetulan bertemu kenalan yang juga sedang melakukan pemeriksaan kesehatan. Maafkan aku sayang." Woon-Hoo


"Lalu, dimana kau sekarang?" Na-ri.


"Aku didepan rumah sakit, datanglah. Aku akan menyiapkan mobil terlebih dulu," Woon-Hoo


"Baiklah, aku kesana sekarang juga." Nari segera mengakhiri teleponnya, ia segera menyusul suaminya yang sudah menunggu diluar rumah sakit.


Sementara Woon-Hoo sendiri, dia kehilangan keduanya.


Mengingat istrinya yang sudah mendekat, ia segera mengambil mobil dan menunggu istrinya didepan rumah sakit.


...........

__ADS_1


Eun-Kyun dan Do-Hyun baru saja tiba di rumah (Apartemen), keduanya segera beristirahat. Tak lupa mencuci tangan dan membersihkan diri juga karena baru saja dari rumah sakit, takutnya mereka membawa virus kembali ke rumah, ini berbahaya.


Do-Hyun, setelah mandi segera pergi tidur siang, sepertinya ia sedikit kelelahan karena baru saja dari luar rumah. Sementara Eun-Kyun sendiri, ia segera mengambil laptop dan memeriksa sesuatu.


Tak perlu khawatir tentang makan siang, karena tadi mereka singgah sebentar di restoran untuk makan siang.


Eun-Kyun duduk diruang makan, meletakkan laptopnya diatas meja makan dan mulai memasuki salah satu program. Kemudian, masuk kedalam server, ia mengetik mana rumah sakit yang tadi ia datangi.


Setelah beberapa saat, muncul beberapa gambar dihadapannya, segera mencari tahu siap orang yang dengan berani membuntutinya tadi.


Terlihat dia merupakan seorang pria, dan telah mengikutinya sejak ia beranjak dari apotik,lalu berakhir diluar rumah sakit karena mereka meninggalkan rumah sakit dengan Taksi.


Eun-Kyun masih mengamati pria itu, melihatnya mengemudikan mobil mewah.


Mencatat platnya, Eun-Kyun segera mencari tahu siapa pemilik dari mobil ini.


Yang membuatnya terkejut adalah, sang pemilik mobil merupakan mantan pacar dari pemilik tubuh ini. Dan merupakan ayah biologis dari anaknya, Park Do-Hyun!


Bagaimana ia bisa lupa, semua memori tentang pria ini masih tersimpan dalam ingatan tubuh ini!


Dan lagi, foto Woon-Hoo terpampang jelas disana.


Dasar b4jingan!


S1alan pria itu, bagaimana dia bisa bertemu dengannya?


Tidak, lebih tepatnya berpapasan dengan pria b4jingan itu?


Eun-Kyun segera menghapus rekaman CCTV diwaktu ia datang dan meninggalkan rumah sakit. Dia cukup yakin, jika b4jingan itu pasti akan meminta rekaman CCTV dari rumah sakit untuk memastikan apakah itu dia atau bukan.


Eun-Kyun bahkan benar-benar menghancurkan rekamannya, tak ingin b4jingan itu menemukannya.


Ia cukup yakin, jika nanti pria itu malah akan merebut Do-Hyun nya jika mengetahui jika EUN-KYUN mengandung benihnya dulu.


Bagaimana bisa dia membiarkan nya begitu saja?


Hal ini tak akan boleh terjadi, tak akan pernah!


Eun-Kyun yang sekarang adalah wanita super modern, datang dan lawan lah dia maka kau akan berakhir di lubang kubur!

__ADS_1


Salah satu tujuannya adalah membalas dendam pada b4jingan itu, tunggu dan lihat saja apa yang akan dilakukannya pada pria b3ngsek itu.


__ADS_2