My Modern Mother

My Modern Mother
Bertemu Jun-Hee (II)


__ADS_3

Eun-Kyun benar-benar terkejut karena dia tiba-tiba berada dalam pelukan seseorang yang tak ia kenal.


Meronta pun tak bisa, pria ini benar-benar memeluknya dengan sangat erat.


"Akhirnya... Akhirnya aku menemukanmu.. Maafkan aku, Eun-Kyun" ucapnya, ia juga mencium kepala Eun-Kyun berulang kali


"Apa-apaan ini?.. Siapa kau?.. lepaskan aku!" ucap Eun-Kyun datar, apakah ini adalah seseorang yang dikenal oleh Eun-Kyun yg dulu?


Melihat ibunya yang dipeluk begitu erat oleh paman yang membantunya tadi, membuat Do-Hyun bertanya-tanya dalam hati. 'Siapa pria ini?'


Matanya juga menangkap ketidak senangan dari ibunya. Saat akan membantu ibunya, terjadi sesuatu yang membuat Do-Hyun terkejut.


Matanya hanya melihat paman itu kesakitan, lalu terbang selama dua detik di udara sebelum akhirnya jatuh dilantai yang dingin.


Brugg..!!


"Aahkk!" pekik Jun-Hee kesakitan.


Ia masih memeluk Eun-Kyun dengan kerinduan, namun pinggangnya tiba-tiba terasa sakit, saat ia melepaskan pelukan dari Eun-Kyun, wanita itu malah memegang satu tangannya lalu membantingnya tanpa beban.


"Kau tak punya perasaan?.. Bagaimana bisa kau begitu kejam padaku?!"


Menahan sakit dipunggung nya, ia memaksa untuk kembali berdiri namun malah masih terduduk lalu matanya melihat tatapan dingin dari Eun-Kyun padanya.


"Siapa kau?!" bentak Eun-Kyun


"....?" Jun-Hee terdiam, apakah wanita ini melupakan nya?.


"Eun-Kyun, kau tak mengenaliku?" tanya Jun-Hee memastikan.


"Tidak!" jawab Eun-Kyun tegas, sementara Do-Hyun masih memperhatikan mereka dengan menutup mulutnya dengan keterkejutan yang belum berakhir


'Eomma benar-benar menerbangkan seseorang dengan mudah... Benar-benar sangat keren!'


Jun-Hee bangun dari duduknya, ia melangkah maju. "Kau benar-benar tak mengenaliku?" tanyanya lagi


Eun-Kyun merasa pria dihadapannya ini sangat aneh, ia segera mengabaikan pria ini lalu memegang tangan Do-Hyun, "Ayo pergi. Jangan berhubungan dengan orang aneh."


Saat baru mengambil langkah kedua, tangannya dicekal oleh pria aneh ini lagi


"Apa mau mu?!" bentak Eun-Kyun


"Park Eun-Kyun!... Kau melupakan ku?" pria itu melepaskan masker yang menutupi setengah wajahnya, ia menatap Eun-Kyun dengan serius sekarang


Melihat pria dihadapannya, kepala Eun-Kyun tiba-tiba terasa sakit. Wajah Eun-Kyun langsung berubah warna, sepertinya menahan kesakitan, dan hal ini tak lepas dari pandangan Do-Hyun

__ADS_1


"Eomma! Eomma, kau baik-baik saja?" Do-Hyun lah yang meresponnya terlebih dahulu.


Jun-Hee panik, apa yang membuat Eun-Kyun menjadi seperti ini?


Ia segera menarik Eun-Kyun kembali lagi kedalam pelukannya, "Kau baik-baik saja?"


Sementara Eun-Kyun sendiri, kepalanya yang sakit membuat sekelebat bayangan tentang pria ini muncul tiba-tiba.


Meskipun ia memasuki tubuh ini dengan mendapatkan ingatan dari sang pemilik tubuh, namun tidak semuanya langsung masuk kedalam otaknya. Ia harus melihat sesuatu terlebih dahulu agar bayangan tentang sesuatu muncul.


Dan pria dihadapannya ini, dia memiliki kenangan yang sangat banyak dengan Eun-Kyun dulu.


Pria ini adalah... Cinta pertama!


Jadi, inilah yang membuat kepalanya sakit secara tiba-tiba. Ternyata karena kenangan tentang pria ini yang begitu banyak!


"Eun-Kyun.. Kau baik-baik saja?" kembali telinganya menangkap suara pria ini yang terdengar sangat khawatir.


"Do-Hyun, ayo kita ke rumah sakit." Jun-Hee


"Tapi, Ahjussi... Bagaimana dengan semua ini?" ia khawatir pada ibunya, namun tujuan mereka datang karena memang berbelanja.


"Ada yang akan membawanya, ayo pergi."


Saat akan mengangkat tubuh Eun-Kyun kedalam gendongannya, suara wanita ini membuatnya terhenti


Jeon Jun-Hee.


"Tidak! Tanganmu saja dingin, wajahmu juga sepertinya pucat. Ayo periksa ke rumah sakit," Jun-Hee kembali ingin membawa Eun-Kyun kedalam gendongannya.


Tentulah, Eun-Kyun langsung mendorong pria ini. "Sudah kubilang, aku baik-baik saja!"


"Eomma, kali ini aku akan setuju dengan Ahjussi. Ayo kerumah sakit!" Ucap Do-Hyun setuju.


"Hyun-ah.. Eomma baik-baik saja, oke?" Eun-Kyun coba membantah, namun tetap saja. Sepertinya, anaknya sangat khawatir padanya, apakah dia berfikir penyakitnya kembali kambuh?


"Tapi-"


"Aku baik-baik saja," potong Eun-Kyun.


"Kau yakin?" tanya Jun-Hee.


Eun-Kyun mengangguk yakin. "Aku hanya perlu istirahat sebentar, sepertinya aku kelelahan saja... Aku baik-baik saja," ucapnya mencoba menenangkan keduanya.


Jun-Hee kembali mengenakan maskernya karena masih berada di wilayah wajib masker. Ia kemudian membawa ibu dan anak ini untuk beristirahat sebentar di bangku yang tersedia.

__ADS_1


Belanjaan mereka telah ditangani oleh pekerja disana.


Saat sedang beristirahat sejenak, seorang pria membawakan air mineral kemasan, seperti itu adalah orang Jun-Hee.


............


"Aku yang membayarnya," ucap Jun-Hee.


"Ehh?" Do-Hyun terkejut.


"Aku masih memiliki uang, mengapa kau membayarnya?" tanya Eun-Kyun yang tak setuju saat belanjaan dibayar oleh Jun-Hee.


"Aku seorang pria, jadi ini menjadi tugasku. Ayo Do-Hyun, biar Ahjussi mengantarmu pulang," Do-Hyun sudah berada dalam gendongan Jun-Hee, tak mempedulikan Eun-Kyun karena ia yakin jika wanita itu akan otomatis mengikutinya.


Dan benar saja, Eun-Kyun mengikuti keduanya.


"Ahjussi, kau benar-benar teman Eomma?" tanya Do-Hyun.


"He'em.... Aku sangat dekat dengan ibumu dulu, aku mencintainya." ucap Jun-Hee, ia kemudian membuka pintu mobil bagian belakang, memasukan Do-Hyun didalam sana lalu memasangkan sabuk pengaman untuk anak-anak yang telah disiapkan oleh asistennya.


Saat membawa kedua beristirahat sejenak tadi, Jun-Hee telah merencanakan hal ini, agar ia bisa dengan bebas mengetahui dimana keduanya tinggal.


Bahkan, ia berpikir. Apakah Eun-Kyun sudah menikah?


Melihat bagaimana anak ini memanggil Eun-Kyun dengan sebutan "Eomma", ia hanya berharap semoga apa yang dipikirkan tidaklah nyata.


Meskipun kesal, namun karena anaknya dibawa oleh Jun-Hee, Eun-Kyun tetap mengikuti mereka dari jarak yang lumayan jauh.


Dengan terpaksa, Eun-Kyun juga masuk kedalam mobil Jun-Hee, lalu duduk disampingnya.


Jun-Hee tersenyum tipis dibalik maskernya. Dengan segera, mereka menjauh dari supermarket.


......


Tak disangka jika ia akan bertemu Eun-Kyun hari ini, hari yang telah ia tunggu-tunggu selama 10 tahun terakhir.


Padahal, awalnya dia hanya ingin membantu Do-Hyun, siapa yang tahu jika ini adalah anak dari Eun-Kyun?


Hari yang benar-benar membuatnya bahagia


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2