My Modern Mother

My Modern Mother
Chapter 30


__ADS_3

Do-Hyun, entah bagaimana otak anak itu bekerja, namun dia benar-benar sangat pandai. Sejak dia meminta ibunya untuk mengajarkan IT yang sangat rumit pada bocah cilik itu, Do-Hyun dengan cepat menguasainya hanya dalam satu kali penjelasan.


Anak ini seperti komputer yang bisa meng-copy segala macam file. Hanya dalam satu kali, dan ia akan mengingatnya. Ini diluar perkiraan Eun-Kyun


Kedua anak kembar, Dong-Min dan Gong-Min juga akan sering muncul di apartemen Eun-Kyun, mereka akan menemani Do-Hyun bermain game. Namun, Do-Hyun yang lebih sering pergi ke apartemen mereka untuk bermain dengan kedua saudara kembar itu.


Karena Corona, kuliah kedua nya juga ikut terganggu. Terlebih, saat ini mereka sedang melakukan penelitian namun malah dihentikan untuk sementara. Kedua pemuda ini juga tak kembali kerumah mereka di Busan.


Apartemen Eun-Kyun kini sama seperti rumah kedua nya juga.


Ting-Tong... Ting-Tong..!


"Aku akan lihat siapa yang datang," ucap Dong-Min, ia meninggalkan televisi yang sedang menayangkan 'Hollywood Movie' dan melihat pada layar monitor disamping pintu.


"Siapa?" tanya Dong-Min saat melihat seorang pria berdiri didepan pintu.


Jun-Hee yang mendengar suara pemuda itu mengerutkan keningnya, ia menatap kearah kamera. "Jun-Hee, tolong buka pintunya," ucapnya


Baru pertama kali mendengar namanya, pemuda itu menoleh kebelakang. "Noona, pria bernama Jun-Hee datang. Kau mengenalinya?"


"Paman Jun-Hee? ..Ayo buka pintunya, Hyung." bukan Eun-Kyun yang menjawab, namun malah bocah itu. Ia telah muncul dibelakang Dong-Min, sebelum akhirnya membuka pintu dan membiarkan pria itu masuk.


"Ahjussi, kau datang?" sambut Do-Hyun


Jun-Hee mengangguk, "He'em... apa aku boleh masuk?" tanya Jun-Hee yang masih berdiri didepan pintu


"Tentu, masuklah" Balas Do-Hyun, ia berbalik dan meninggalkan Jun-Hee yang kemudian diikuti oleh pria itu.


Jun-Hee menatap Dong-Min yang berada dibelakang Do-Hyun. 'Siapa dia?'


Melepaskan sepatunya dan menyimpannya dalam lemari sepatu, Jun-Hee memasuki apartemen.


"Ahjussi, kau dari suatu tempat?" tanya Do-Hyun menyambut Jun-Hee diruang tamu.


Jun-Hee menggeleng. "Tidak, hanya dari rumahku. Ada apa, kau menginginkan sesuatu?" tanya pria itu sambil melepaskan maskernya dan membuangnya kedalam tempat sampah.


"Aniyo... Aku pikir kau harus mandi dulu tadi karena kau dari luar. Sekarang kau bisa mencuci tangan dikamar mandi baru bergabung dengan kami," Do-Hyun berkata sambil kembali membaca buku.

__ADS_1


Saat ini, barulah Jun-Hee memperhatikan adanya orang lain dalam ruangan itu. Ia melihat pemuda yang tadi berada dibelakang Do-Hyun sedang menonton film sambil memakan apel merah.


Jun-Hee mengalihkan pandangannya ke dapur saat mendengar suara Eun-Kyun menyuruh seseorang didekatnya. Itu adalah seorang pemuda dengan wajah yang sama dengan yang berada di sofa.


"Gong-Min, tambahkan garam dan penyedap rasa, aku memotong sayuran nya dulu." ucap Eun-Kyun


"Baik, Noona." balas Gong-Min.


Eun-Kyun menatap Jun-Hee dari dapur, "Kau disini? ... Kebetulan, kami membuat bakso. Kau mau coba?" tanya Eun-Kyun


"He'em... boleh," balas Jun-Hee. Pria itu berlalu ke kamar mandi dan mencuci tangan nya, ia juga telah melepaskan jas nya dan menggulung lengan bajunya yang panjang.


Sementara Eun-Kyun menyiapkan makan siang dengan Dong-Min, ini karena Do-Hyun menginginkan bakso yang sering ia makan di Indonesia.


Karena Jun-Hee datang diwaktu makan siang, ia juga menyiapkan satu mangkuk untuk pria itu.


Makan siang kali ini memiliki Indo-Food; Bakso, ayam geprek, tumis bayam dan nasi.


"Wahhh... aku sudah sangat lapar. Ahjussi, ayo makan." ajak Do-Hyun dengan semangat


"Baik, ayo." balas Jun-Hee.


"Baik," pemuda itu dengan patuh pergi ke gudang kecil yang berada disudut ruangan dan mengeluarkan kursi lipat yang disiapkan untuk keadaan seperti ini.


Setelah semua orang duduk dimeja makan, Eun-Kyun mengambil mangkuk Do-Hyun dan mengisinya dengan tiga bakso, beserta mie dan sayuran lalu meletakkan nya didepan putranya itu.


"Terima kasih, Eomma." ucap Do-Hyun dengan tersenyum senang


"Sama-sama," balas Eun-Kyun tersenyum.


"Berikan padaku," ucap Eun-Kyun pada Jun-Hee yang sejak tadi terdiam.


Jun-Hee menatap Eun-Kyun dengan sedikit terkejut, sebelum ia bisa bereaksi wanita itu telah mengambil mangkuknya dan mengisinya dengan bakso, mie dan sayuran. Kemudian meletakkan nya didepan pria itu


"Terima kasih," ucapnya dengan tersenyum dan mendapatkan anggukan dari wanita itu.


Eun-Kyun mengambilkan Bakso untuk semua orang sebelum akhirnya mereka mulai menyantap bakso yang masih mengeluarkan kepulan uang panas.

__ADS_1


Jun-Hee terus melirik Eun-Kyun dari waktu ke waktu, hatinya merasa hangat karena wanita ini melayaninya saat makan. Ia teringat sesuatu, sebelum akhirnya mulai bicara.


"Kau tak berencana untuk melihat keluarga mu, Eun-Kyun?" tanya Jun-Hee


"Keluarga ku?" ulang Eun-Kyun sedikit bingung.


"He'em... Ayahmu menikah lagi memiliki seorang anak laki-laki, kau tak mau menjenguknya?" tanya Jun-Hee dengan hati-hati


Eun-Kyun berhenti mengunyah makanan nya, ia terdi sesaat sebelum menelannya lalu menatap kearah Jun-Hee


"Aku.. apa yang terjadi pada nya, kau mengetahui sesuatu?" tanya Eun-Kyun.


Ketiga anak itu terdiam, mereka menikmati makanan mereka dengan tenang, sambil mendengarkan apa yang dua orang dewasa ini bicarakan.


"Aku dengar, Ayahmu sakit dan istrinya tak mempedulikan Ayahmu. Seseorang mengatakan padaku jika dia kesulitan saat ini," Jun-Hee memberikan sedikit informasi saja. Dia tahu jika Eun-Kyun dulu sangat membenci ayahnya yang berselingkuh dibelakang ibunya.


"Aku tak peduli," ucap Eun-Kyun dengan acuh. Dia kini mengingat sedikit tentang pria itu, ada perasaan benci dihatinya yang muncul, mungkinkah ini rasa sakit pemilik tubuh?


Suasana dimeja makan kini menjadi berubah, terasa sunyi dan sedikit canggung.


Do-Hyun yang ingin menambah bakso berusaha untuk mengambilnya sendiri, namun karena anak itu tak berhati-hati, sup yang panas tumpah ketangan nya yang kecil.


"Aghh!"


Semua orang langsung menatap kearahnya, "Do-Hyun!"


....................


..._______________________________...


Catatan kecil Author...


Hai semuanya, apa kabarnya? Moga aja sehat dan baik-baik saja yah...


Author punya kabar baik, kalau mulai sekarang Author bakal Update tiap hati. Saya akan berusaha untuk tetap update meskipun hanya satu chapter tiap hari, mohon dimaklumi yah...


Maaf kalau selama ini jarak update, moga dengan tiap hari update bakal terpenuhi keinginan kalian untuk baca novel ini.

__ADS_1


Salam hangat, Author


^^^Zero^-^^^^


__ADS_2