My Modern Mother

My Modern Mother
Cuci otak


__ADS_3

Sebuah pukulan hendak mendarat diwajahnya, namun Eun-Kyun menghindar dengan mudah lalu tangannya yang sudah mengepal memukul perut pria itu.


Walaupun sentuhan Eun-Kyun atau pukulan Eun-Kyun lembut, namun itu berisi kekuatan internal yang dia latih selama bertahun-tahun di kehidupan sebelumnya. Memang di permukaan hanya ada memar kecil, namun itu akan meninggalkan luka dalam yang fatal, pria itu menyemburkan darah dari mulutnya dan langsung memegang perutnya, merinti kesakitan sambil terbaring di atas aspal yang kasar. Itu masih belum cukup, Eun-Kyun dengan kejamnya memukul wajah hingga meninggal memar biru, bahkan gigi pria itu patah


"Mati kau!" Melihat temannya temannya yang teraniaya, pria lain langsung dengan agresif menyerang Eun-Kyun dari belakang.


Eun-Kyun membuang tas belanjaan ditangannya, ponsel sudah tidak di pedulikan dan terjatuh diatas aspal, beruntung tidak rusak dan hanya layarnya saja yang pecah.


Melompat dan melakukan salto di udara, Eun-Kyun menendang punggung pria itu dan memukul tengkuknya dengan keras, membuat pria itu tersungkur dan...


Brugg!


Dia pingsan, namun mendarat pada temannya, membuat yang lain menyemprotkan darah lagi karena perutnya terkena beban yang berat sekali.


Wanita yang sejak tadi berada disana, dia ketakutan melihat jika Eun-Kyun memiliki kekuatan untuk melawan teman-temannya, menggigil ketakutan saat tatapan Eun-Kyun dengan dingin menyapunya.


"Ja-jangan mendekat! ...Jika tidak, aku akan berteri-arg!" Sebelum ucapannya habis, ada tangan yang mendarat di pipi nya, setelah itu terasa panas dan sakit. Dia tertunduk karena merasakan kesakitan datang dari pipinya, dia tidak bisa melawan wanita ini. Dia kuat!


Eun-Kyun mengambil ponselnya kembali, lalu menelpon polisi terlebih dahulu, mengatakan tempatnya setelah itu barulah menelpon ambulance.


Eun-Kyun melirik pria yang tadi dipukuli dengan datar, ia kemudian menghampirinya. "Sebentar lagi polisi akan datang, jangan khawatir." Ucapnya menghibur


Tidak lebih dari 10 menit, mobil polisi tiba, setelah itu ambulance juga datang.


Polisi menatap kaget pada orang-orang yang berada dalam gang, mereka semua dipukuli habis-habisan.


"Nona, apa kau yang memukuli mereka?" Tanya polisi dengan curiga.


Wanita tadi yang diam melihat polisi seperti penyelamat nya, "Pak polisi, tangkap wanita kejam ini! Dia memukuli tiga temanku dengan kejam!" Wanita itu berteriak ketakutan saat tatapan Eun-Kyun tertuju padanya.

__ADS_1


Eun-Kyun meliriknya dengan acuh, mengeluarkan tisu basah dari kantong celakanya, membuka bungkusan lalu mengeluarkan tisu yang masih memiliki beberapa tetes air. Ia menyeka tangannya sama seperti baru saja menyentuh sesuatu yang kotor dan menjijikkan.


Tangannya terulur dan menunjuk pada Cctv yang menggantung di beberapa titik. serta, ia menunjuk pada lantai dua suatu apartemen, "saksi... Saksi... Saksi." Ada tiga tempat yang ia tunjukan dengan jarinya.


Polisi mengikuti arah dimana Eun-Kyun tunjuk, memang ada CCTV dan ada orang yang keluar dari persembunyian.


"Aku hanya membela diri dan melindungi diriku sendiri, apakah itu salah? ..Dan lotus putih yang membalikkan hitam menjadi putih ini, anda bisa membawanya sekalian karena telah bekerja sama untuk menipu, menyerang dan pencemaran nama baik pada saya."


Wanita yang berfikir bisa menyelamatkan diri ketakutan saat mendengar ucapan Eun-Kyun, "Dengar aku. Aku hanya berusaha menyelamatkan diri, jangan bawa aku!" Wanita itu menangis ketika diseret oleh seorang polisi.


Eun-Kyun pergi dengan tenang, karena keributan itu tentu saja mengundang orang lain untuk melihatnya.


Polisi pergi ke lokasi yang ditunjuk oleh Eun-Kyun, lalu meminta salinan rekaman untuk dijadikan bukti, serta tiga saksi lainnya juga datang dan mengatakan apa yang mereka lihat dengan terang-terangan.


Tanpa dia ketahui, ada orang yang menyalin rekaman itu dan mengunggah nya di internet.


Membuat semua orang terkejut dengan kemampuan bela diri wanita itu.


Semua orang memuji wanita ini, mereka mulai mencari tahu siapa dia, namun tidak menemukan apapun.


Sedangkan di sisi lain, Eun-Kyun berjalan kembali ke apartemen dengan mood yang buruk.


Bagaimanapun bisa ada pria yang begitu bodoh mempercayai lotus putih seperti wanita tadi? sangat menjijikkan!


Do-Hyun melihat bahwa ibunya dalam suasana hati yang buruk, namun anak itu lebih memilih untuk diam dari pada bertanya lebih banyak lagi.


Malam itu, Eun-Kyun juga tidak memiliki niat untuk memasak sehingga pilihan terbaik adalah delivery lagi.


Pada pagi harinya, setelah sarapan Eun-Kyun kembali bermain di dunia online dan seperti biasa ada angka nol yang masuk kedalam rekeningnya.

__ADS_1


Min-Hyuk sudah duduk didepan laptop dan mulai belajar, ada guru yang menjelaskan pelajaran kemudian ada beberapa tugas yang diberikan. Saat siang hari tiba, itu adalah jam istirahat


Sedari malam tadi, Min-Hyuk dan Eun-Kyun menjadikan dingin.


"Kau benarkah ingin menjadi Idol?" suasana dimeja makan sama seperti malam tadi, dingin tidak seperti biasanya


Min-Hyuk mengangkat wajahnya, "hmm." balasnya singkat


"Bagaimana jika yang lain, bukan Idol. Kau tetap bisa memiliki penggemar di berbagai negara, dan melakukan hal-hal yang lebih seru tanpa melewati masa percobaan selama bertahun-tahun." kini tatapan Eun-Kyun beralih pada Min-Hyuk dengan lebih serius


"Maksud Noona?"


"Konten kreator, kau bisa mengcover lagu atau cover dance, kau bisa jalan-jalan, mukbang makanan lezat, atau konten lainnya. Ini akan lebih baik dari pada menjadi Idola dengan proses yang sangat panjang dan melelahkan." ucap Eun-Kyun menjelaskan


"Konten kreator?" ulang Min-Hyuk, dia tidak pernah berfikir kearah sini.


"Kita sudah tidak asing dengan dunia Idola K-Pop. Dan kau juga tahu seperti apa perjuangan seorang Idol agar dikenal oleh masyarakat, terlebih jika berhadapan dengan Sasaeng yang sangat mengerikan. Kau bisa melewati semua itu, apa kau yakin?" baiklah, mari cuci otak anak ini agar dia mengurungkan niatnya untuk menjadi seorang Idol


Mata Min-Hyuk juga menjadi sayu, apa yang dikatakan oleh kakaknya memang benar. Idola membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun nama mereka sendiri


"Tapi, konten kreator juga.. sama bukan?" ia mengatakan nya dengan ragu


"Konten kreator haruslah cerdik dalam memilih tema nya, apa yang ingin dia lakukan. Konten apa yang dia pilih, dan harus kreatif. Jika kau mau, Noona bisa membantumu." ucap Eun-Kyun menjelaskan


Min-Hyuk masih ragu, "Kau mengenal Jeon Changha?" tanya Eun-Kyun, Min-Hyuk menggeleng tidak


Eun-Kyun mengambil ponselnya, memasuki aplikasi TikTok dan mencari pria itu disana. Ia kemudian menunjukkan akun dari konten kreator tersebut


Min-Hyuk melihat profil dan ada banyak Vidio yang telah di upload disana, "dia memiliki pengikut yang banyak." gumamnya karena pengikut pria itu sudah hampir 2M

__ADS_1


Eun-Kyun mengangguk, "dia merupakan pria yang biasa saja. Namun memiliki kelebihan diwajahnya, tampan dan terlihat imut, dia juga memiliki suara yang bagus sehingga ia mengcover beberapa lagi. Pada tahun ini, dia akan semakin sukses dan bahkan akan hadir dalam drama... Apa kau tahu, pria ini mulai karirnya pada tahun ini, hanya membutuhkan waktu 1 bukan untuk mendapatkan 1 M followers, dia langsung memiliki banyak penggemar dimana-mana padahal bukan seorang Idol." yah, Changha sangat populer dikalangan remaja dan wanita


Min-Hyuk terkejut, ini pasti omong kosong!


__ADS_2