
"Sorry, bro gue gak sempat jenguk." kata Maxime, pria itu tidak sempat menjenguk kawannya yang kecelakaan jadi ia langsung saja datang ke penthouse pria itu bersama Kevin dan Stave tentunya.
"Nggak masalah, yang penting bisnis lancar kan?" timpal Kaisar mengerti, soalnya waktu dirinya kecelakaan Maxime memang sedang di luar negeri untuk urusan bisnis.
"Oh ya, sekalian gue mau ngabarin kalau Stave bakal nikah!" seru Maxime, Stave yang menikah eh malah pria itu yang antusias.
"Anjir! Akhirnya, nikah juga lo!" kata Kaisar setengah mengejek, ia paham pasti Stave di jodohkan, ia sudah tahu perangai teman-temannya yang tidak jauh beda darinya.
Cuma Kevin dan Maxime saja yang rada kencleng karena suka main perempuan.
"Ya gitu lah, terus lo kapan, udah dua tahun loh!" singgung Stave.
Astaga!
Kaisar baru ingat!
Setelah kebersamaannya seharian ini dengan Krystal ia jadi lupa kalau Liora masih tunangannya.
Warna wajah pria itu memudar, ia jadi tidak mood karena membahas sesuatu hal yang malas ia pikirkan.
Mengingat Liora hanya akan membuat dirinya merasa rumit karena ia pun ingin Krystal, bukan Liora.
Kaisar menggeleng lemah.
"Lah! Kok gedek-gedek nih bocah!" tunjuk Kevin.
"Kasihan dedek Liora bang, peragawati jangan di anggurin, sayang kan..." goda Maxime dengan mengedipkan satu matanya.
"Kayanya gue cinta sama Krystal deh." celetuk Kaisar tanpa merasa berdosa sama sekali.
"Hah?! Krystal?!" pekik Maxime kaget.
"Wah, lo main gila di belakang Liora, Kai?!" timpal Kevin yang tak kalah kaget.
"Sar, sumpah! Jangan gila deh!" timpal Stave ikut-ikutan.
"Ya terus gimana, selama gue hidup baru kali ini gue jatuh cinta dan itu sama dia!" ujar Kaisar agak kesal, soalnya barusan ia merasa di salahkan, walaupun ya memang salah.
"Tapi pilihan lo bagus juga sih, daun muda gitu loh, seumuran Karina bro!" sahut Maxime nyeleneh sambil menepuk bahu Kevin heboh.
__ADS_1
Sedangkan Stave yang paling waras memutar bola matanya malas, Kevin tertawa lepas dan Kaisar yang pasrah mencium aroma pembullyan dari Maxime.
"Wah-wah, selera kang mas Kaisar bagus juga ternyata, yang muda-muda pasti renyah." tambah Kevin yang memang satu sekte dengan Maxime.
"Bangsat lo semua!" umpat Kaisar menggeplak belakang kepala Kevin dan Maxime yang masing-masing ada di samping kanan dan kirinya.
Niat hati, ingin meminta pendapat teman-temannya eh malah di ledek suka daun muda.
Sedangkan Krystal mengurung dirinya di kamar dengan laptop Kaisar yang menyala mempertontonkan drama Korea kesukaannya.
Krystal di larang keluar kamar karena akan ada teman-teman Kaisar.
Kaisar tidak mau gadisnya di lihat-lihat oleh teman-temannya yang tak pernah ada akhlaknya !
"Kenapa mereka berisik sekali." cibirnya, keributan di ruang tengah terdengar sampai kamar Krystal yang tak jauh dari sana.
🦋
Kaisar ini benar-benar menuruni semua sifat Farid, bahkan soal asmara juga.
Kaisar sudah merasakan bagaimana hati dan hasratnya tergugah oleh Krystal tapi pria itu memilih untuk diam saja meski bisa ia bisa mengungkapkannya.
Pukul sebelas malam, Kaisar masuk ke kamar Krystal, ia pikir gadis itu akan begadang karena ia pinjamkan laptop untuk menonton drama.
Kaisar tersenyum tipis melihat bergantian wajah Krystal lalu pada laptopnya untuk di shut down dan di bereskan.
Kemudian ia membenahi posisi tidur gadis kecilnya dan berbaring di sampingnya.
Kasur milik Krystal tidak sebesar miliknya tapi ia nyaman berada di sisi Krystal apalagi aroma bunga yang menguar dari tubuh dan rambut gadis itu.
Dari awal, Kaisar tahu ada yang spesial dalam diri Krystal.
Seperti namanya, Krystal memang sebuah keajaiban.
"Apa salah, kalau aku punya perasaan yang sama seperti kamu, Krys?"
Kaisar mengecup kening gadis itu sebelum akhirnya ikut memejamkan mata sambil memeluk Krystal, tanpa ia berpikir ada Liora di sana yang masih berstatus sebagai tunangannya.
...****************...
__ADS_1
Semakin hari semakin dekat dan semakin besar pula perasaan tumbuh di antara keduanya.
Keduanya bahkan seolah tak sadar akan hubungan yang mereka jalani adalah hubungan terlarang.
Tinggal seatap berbagi makanan, berbagi kebahagiaan, berbagi kesedihan dan seringkali berbagi kemesraan bahkan berbagi tempat tidur.
Ya, Krystal bagai candu yang tak bisa Kaisar lepaskan, ia suka tidur dengan aroma Krystal yang memenuhi Indra penciumannya.
"Kakk, lepas aku mau pipis!" protes Krystal, sebab Kaisar tidak melepaskan pelukannya, padahal sudah semalaman pria itu tidur sambil memeluk Krystal.
"Sebentar aja." gumam Kaisar masih dengan mata terpejam.
"Kalau gini caranya nanti aku kena batu ginjal tau gak!" ketus Krystal yang sukses membuat tangan kekar itu melepaskannya.
Krystal langsung buru-buru ke kamar mandi untuk menyelesaikan hajatnya.
Semakin hari, gadis muda itu semakin dewasa di bawah kuasa Kaisar yang usianya jauh lebih tua darinya.
Makan sepiring, berbagi ciuman, dan tidur seranjang.
Krystal sudah kelewat batas, ia sadar tapi ia menikmati tiap saat yang indah bersama cinta pertamanya.
"Coba punya aku!" seru Krystal sambil menyodorkan es krim vanilla miliknya, sekarang mereka sedang bersantai di ruang tengah sambil menonton film.
"Nggak mau." tolak Kaisar, ia memilih fokus pada film yang sedang tayang.
Dengan jahilnya, Krystal malah mengoles es krim vanilla itu di pipi Kaisar.
"Krys!" ucap Kaisar geram, yang justru di tertawakan oleh Krystal.
Rasa geramnya tidak bertahan lama, karena Krystal membersihkannya dengan cara yang sangat ia suka.
Krystal menikmati es krimnya sambil mencium pipi pria tercintanya yang membelalak kaget dengan aksi ekstrimnya.
Bagaimana caranya menjelaskan pada Krystal kalau ia adalah pria dewasa yang punya hasrat?!
Krystal terkekeh melihat ekspresi prianya karena ulahnya barusan.
Meski begitu, Kaisar menyukainya dan malah menambah es krim di bibirnya yang langsung di sambar oleh bibir Krystal.
__ADS_1
Dan entah bagaimana caranya sekarang Krystal sudah berada di pangkuan Kaisar seiring dengan bibir mereka yang terus beradu dan berpagut mesra, menikmati rasanya ciuman rasa es krim vanilla yang Krystal ciptakan untuk Kaisar.
Krystal gadis muda yang seketika jadi dewasa bersama cinta yang semakin besar bersama Kaisar yang mana mereka lupa, Kaisar memiliki Liora.