My Secret With Mr. Billionaire

My Secret With Mr. Billionaire
Chapter 54 : Krystal Leonel


__ADS_3

"Coba ini!"


Krystal menyodorkan sepiring menu yang Rayrin masak, spesial untuk Leonel.


Kebetulan keadaan rumah saat itu hanya ada Rayrin, Krystal, Shine dan Jennara.


Leonel cuma mengangguk dan tersenyum, ia canggung lah keluarga Krystal cukup banyak dalam satu rumah ini saja belum semuanya.


"Jangan senyum, cepat coba, perkedel kentang buatan mama yang terbaik." kata Krystal dan menaruh lauk itu di atas piring Leonel.


Rayrin melihat interaksi keduanya merasa bersyukur karena putrinya sudah punya kehidupan yang lebih baik dan masa depan baru.


"Mama Krys, itu siapa?"


Jennara yang baru datang menarik ujung pakaian Krystal dan membuat Leonel bingung.


"Mama? Krystal, itu anakmu?" tanya Leonel tanpa basa-basi, Krystal membawa Jennara dalam pangkuannya.


"Coba lihat apa dia mirip aku?"


Krystal malah bersikap biasa saja dan nampak tidak panik, sedangkan Rayrin dan Shine mulai tidak enak.


Leonel menghentikan makannya dan mengamati, Jennara gadis kecil dengan pipi gembul dan rambut kriwilnya.


"Sedikit." sahut Leonel yang sepertinya masih terkejut, Krystal ternyata bukan hanya hamil diluar nikah, tapi juga melahirkan anaknya?


"Haha, lihat paman itu tampan kan, Nara?"


Jennara hanya mengangguk lucu, Leonel gemas tapi ia masih bingung.


"Kenapa tidak bilang kalau sudah punya anak?" tanya Leonel, tapi Krystal cuma tertawa sambil menciumi pipi gembul, Jennara.


"Jennara anak mama?" Krystal malah bertanya pada gadis kecil itu.


Tapi, balita itu cuma tertawa-tawa saja karena di serang dengan ciuman Krystal.


Kemudian, Krystal menurunkan Jennara yang langsung berlari ke arah neneknya.


"Dia lucu kan?"


"Iya." singkat Leonel.


"Apa kamu tidak suka kenyataan ini? Aku sudah punya anak, Leon." Krystal berbicara serius, Rayrin memilih membawa Jennara pergi di ikuti oleh Shine.


Tangannya menyentuh tangan Leonel di atas meja makan.


Ia menatap wajah tampan yang berubah datar.


"Kamu tidak menyukainya, ya?"


"Bukan begitu, hanya saja ini mengejutkan aku." ucap Leonel berusaha tersenyum.


"Maaf, jika kamu tidak bisa menerima aku, kita bisa berhenti cukup sampai disini, aku tak apa. Sudah aku bilang hari itu, aku terlalu buruk untukmu, aku tidak sesempurna kamu. Leon, aku___"


"Ssst! Sudah cukup!" Leonel membungkam Krystal dengan telunjuknya.


"Aku terkejut tapi, bukan berarti aku akan meninggalkanmu karena hal ini. Aku menerima kamu apa adanya."

__ADS_1


Deg!


Jawaban pria ini di luar ekspektasinya, dalam pikirannya, Leonel mungkin akan merasa terkejut kemudian memutuskannya karena sudah punya anak, di luar nikah pula!


Tapi,


"Leon, serius?"


Leonel hanya mengangguk dan tersenyum penuh untuk meyakinkan wanitanya.


Grep!


Krystal dengan tiba-tiba memeluk Leonel, bukan apa-apa.


Tapi, Krystal tidak menyangka akan ada pria setulus Leonel.


'Harusnya mencintaimu bukan hal yang sulit, Leonel.' ujar Krystal dalam hati.


"Maaf, aku mengganggu kamu makan."


Krystal melepaskan pelukannya, padahal Leonel sedang menikmati saat-saat ia di peluk wanita kecintaannya.


"Tidak, sama sekali. Putrimu sangat lucu, aku ingin mencubit pipinya, tapi tadi aku masih sangat terkejut."


"Disini aku akan banyak bermain dengan, Jennara. Tapi, selagi kamu disini, aku akan meluangkan waktu untukmu." ujar Krystal sambil memakan nasi goreng kesukaannya yang khusus dibuat oleh sang mama.


"Kita bahkan bisa pergi bersama Jennara juga, babe." ujar Leonel lembut.


"Apa tidak masalah? Kita akan sulit bermesraan nanti." goda Krystal.


"Apa kamu sangat ingin berduaan denganku, huh?" goda Leonel balik, ia bisa melihat semu kemerahan di pipi Krystal.


Manis sekali, sungguh.


Pipi merona Krystal dan wajah cemberutnya itu, Leonel yang awalnya sangat mengganggu bagi Krystal itu.


Ia tidak menyangka akan memiliki Krystal dalam pelukannya.


Walaupun semuanya, seperti terlalu tiba-tiba dan di paksakan.


Leonel tidak bodoh untuk tau, tidak mungkin Krystal tiba-tiba ingin menjalin hubungan dengannya.


Tapi apapun alasannya itu, demi Krystal.


Leonel akan melakukan apapun sembari berusaha membuat Krystal mencintai dirinya.


...****************...


Sekarang mereka sedang makan di cafe favoritnya Krystal.


Dulu, ini tempat favoritnya dan Karina.


Dan ini tempat punya Akira, tapi sepertinya Krystal sudah tidak perduli itu punya siapa sekarang, perempuan itu mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dengan di samping Leonel.


Krystal meminum satu cup avocado coffe ice miliknya dengan cepat, habis.


Perempuan itu mengambil satu lagi yang masih penuh dan minum lagi sampai setengahnya.

__ADS_1


Leonel hanya memperhatikan apa yang di lakukan kekasihnya.


Dan tidak jadi menyantap ayam katsu miliknya.


"Haus, Nona?"


"Haus banget!" ujarnya, bicaranya terdengar lebih akrab dengan Leonel sekarang.


"Walaupun enggak terlalu haus, aku bisa meminum ini lebih dari dua cup." lanjut Krystal lagi, sebenarnya Leonel juga tidak begitu heran, ia tahu kok kalau Krystal suka itu.


Ingat kan, ia suka memperhatikan dan pendekatan pada wanita itu dengan konyol.


"Jangan lihat aku, ayam katsu mu bisa cemburu." kata Krystal, yang membuat Leonel terkekeh.


Leonel mencubit pelan pipi Krystal, yang agak chubby.


"Baru tiga hari di rumah mama, kamu sudah gemuk. Pasti sangat nyaman ya?"


Krystal terdiam, nyaman ya?


Tapi memang bagaimanapun, rumah itu kan rumahnya sendiri, apalagi sejak Leonel di perkenalkan oleh semua keluarganya, semuanya jadi membaik.


Kris, papanya kembali memanjakan dirinya seperti dahulu.


"Racle?"


tegur Leonel, karena kekasihnya itu malah melamun.


"Hah, kenapa?"


"Tck! Kamu ini, aku tanya malah melamun, memikirkan apa, hm?"


"Ah, tidak memikirkan apapun, cuma ingat Karina." jawabnya asal.


"Siapa, Karina?"


"Oh, aku belum mengenalkan dia ke kamu ya, dia itu teman terbaikku, ini cafe favoritku dan Karina, aku bahkan belum menemui dia." keluh Krystal, sambil memasang wajah sedih ia lupa ia bahkan belum bertemu dengan Karina.


'Jahat banget ya gue, masa lupa sama lo, coba.' batin Krystal yang merujuk untuk Karina.


"Mau bertemu dia?" tanya Leonel yang lebih terdengar seperti menawarkan, mata hijaunya menatap mata Krystal-nya.


Krystal memutuskan kontak mata mereka mengambil alih piring Leonel dan menyuapkan makanan pada prianya.


"Banyak omong ya? Makan dulu, babe." ujar Krystal yang di sambut senang oleh Leonel, senyum Leonel yang memperlihatkan lekukan di sebelah pipinya membuat Krystal, meleleh.


'Dia benar-benar manis, ya ampun, aku tidak salah memilihnya, Karina pasti akan iri melihat pacar ganteng punyaku ini.' ucapnya dalam hati sambil terus melihat Leonel dengan tatapan memuja, sedangkan yang di tatap hanya mengunyah senang makanan yang di suap oleh Krystal.


Kalau kalian heran kenapa, sikap Krystal seperti pacar sungguhan?


Ya, setidaknya jangan menyakiti Leonel dengan bersikap buruk pada pria itu.


Krystal sudah memanfaatkan pria itu, maka setidaknya lakukan hal baik untuk menebus kesalahannya.


"Bolehkah aku mencintaimu, Leon?"


"Apa?!" sahut Leonel kaget.

__ADS_1


Tim Krystal balik sama Kaisar atau Tim Krystal-Leonel terus bersama??


__ADS_2