My Secret With Mr. Billionaire

My Secret With Mr. Billionaire
Chapter 25 : Lunch is You


__ADS_3

Krystal nampak cantik dengan dress biru mudanya yang panjangnya sampai bawah lutut, ia mengikat rambutnya ekor kuda memperlihatkan leher jenjangnya.


Berpapasan dengan beberapa aktris dan model papan atas yang keluar masuk gedung agensi membuatnya iri.


Tapi, apa boleh buat?


Apalagi, setelah bersama Kaisar dunianya seolah cuma Kaisar saja.


Kaisar telah menjadi Kaisar yang berkuasa di kehidupan dan hatinya.


Krystal merasa tak enak pada dua sekretaris Kaisar yang selalu menatapnya tak suka tapi memaksa untuk memberikan hormat padanya.


"Selamat siang, Kak Kaisar ada?" sapa Krystal.


"Pak Kaisar, masih di ruang rapat bersama asisten Ken." jelas Lina, sedangkan Shinta memajang wajah malasnya.


Krystal merasakan aura tak suka yang di tunjukkan padanya, kemudian ia menyodorkan martabak telur yang ia bawa untuk sekretaris Kaisar, tadi ia membeli dua untuknya dan Kaisar dan untuk Lina dan Shinta.


Walaupun tak suka, Lina tetap mengulas senyum sopan pada gadis yang tiba-tiba akrab pada bosnya.


"Apa ini, Nona?"


"Buat kalian, untuk makan siang."


"Terimakasih, Nona. Silahkan, Nona tunggu di dalam." kata Lina mempersilahkan.


"Tck! Dia siapa sih, mbak?" Shinta menyenggol lengan Lina saat di pastikan Krystal sudah tidak nampak lagi.


"Mana gue tahu, Shin! Nggak usah kepo, ah."


"Jangan sampai ternyata dia itu selingkuhan bos lagi, terus Nona Liora gimana dong?" kata Shinta bisik-bisik.


"Bukan urusan kita itu, dah lah. Toh, dia baik sama kita juga lho, mungkin saudaranya bos." kata Lina yang mulai membuang persepsi buruknya dari Krystal.


...****************...


"Kak!" sapa Krystal ceria saat pria itu sudah kembali ke ruangannya, Krystal menggoyangkan piring berisi martabak telur kesukaan pria itu.


Kaisar benar-benar merasa emosinya yang membelenggu sejak di ruang rapat hilang bersamaan dengan matanya yang melihat senyum Krystal-nya.


Kaisar mendekat pada gadis itu memberikan kecupan singkat di kening dan mengusap puncak kepalanya.


"Manis sekali." kata Kaisar lalu mendudukkan dirinya di sebelah gadis itu.


Krystal langsung menyuapi pria itu dengan sepotong martabak telur, "Enak gak?"


Kaisar cuma mengangguk sambil terus menikmati kunyahannya.

__ADS_1


"Emm, kayanya aku harus belajar masak ini, soalnya ini kesukaannya kakak." ujar gadis itu, Krystal juga baru tahu soal makanan kesukaannya Kaisar.


"Aku tunggu martabak telur by chef Krystal nya kalau gitu." sahut pria itu, "Rajin belajar masak ya sayang, soalnya aku suka di bawain makan siang sama kamu."


Krystal tersenyum senang, ada kebanggaan tersendiri yang ia rasakan.


Bahkan, Kaisar sendiri yang meminta dirinya untuk datang ke kantor dan membawakan makan siang.


"Sekarang aku boleh makan yang lain?" tanya pria itu sambil merengkuh gadisnya.


"Yah, aku gak bawa yang lain, kak." ucap Krystal dengan nada menyesal.


Kaisar tertawa dalam hatinya, walaupun sudah ia ajari beradegan dewasa ternyata Krystal masih saja punya sisi polos.


"Tapi kan kamu bawa ini!" tunjuk Kaisar ke bibir Krystal lalu ia memakan pipi Krystal yang makin lama makin chubby.


"Ishhh! Jorok, kakk!" pekiknya sebal, sambil mengelap air liur Kaisar yang tertinggal di pipinya, karena sudah menggigit pipinya.


"Suruh siapa gemesin." kata Kaisar sambil menggoyangkan kepala Krystal ke kanan dan ke kiri.


...****************...


Sedangkan disisi lain, Kris tengah dalam perjalanan mencari alamat gedung apartemen yang di maksud Farid.


"Farid? Apa ada perlu lagi?" batinnya saat menerima panggilan dari teman lamanya itu.


"Kris! Bisa kirimkan foto putri kamu?" pinta Farid, tak banyak tanya Kris langsung bergerak mengirimkan foto Krystal.


Farid segera kembali menghubungi Kris.


"Kau, langsung ke lantai paling atas gedung B, itu adalah penthouse putraku." ucap Farid pelan-pelan.


"Hei bro! Aku mencari putriku bukan putramu." sahut Kris, aneh saja gitu masa dia malah di kasih tahu alamat putranya Farid.


Apa jangan-jangan?!


"Ya putrimu itu di penthouse Kaisar, anakku, bodoh!" hardik Farid.


"Hah?!"


Mau banyak tanya tapi Kris lebih ingin cepat-cepat menemukan putrinya, jadi ia memilih menutup telepon dan buru-buru menuju tujuannya.


Setidaknya ia tidak perlu repot mencari satu orang di dalam gedung yang punya banyak ruangan itu.


"Dasar tidak tahu terimakasih, main tutup gitu saja." gerutu Farid saat mengetahui sambungannya di putus sepihak.


Sesampainya, Kris di lokasi.

__ADS_1


Ia langsung menuju lantai teratas, tanpa banyak acara ia langsung menekan bel berulang.


Tidak ada jawaban.


"Ya Tuhan, anak belut itu benar disini gak sih?!" gerutu pria tua itu.


"Jangan sampai lolos lagi tuh anak."


Farid yang mengetahui fakta mengejutkan itu, langsung mencari putranya.


Dan satu-satunya tempat yang ia yakini adalah kantor Kaisar.


"Ken! Dimana Kaisar?" tanyanya pada Ken yang ia temui sebelum ke ruangan putranya.


'Hadehh, mampus aku! Mana si bos lagi berduaan sama wanita gelapnya lagi.' rutuk pria itu yang merasa sial sekali.


"Rapat! Iya rapat, Pak!" jawabnya berusaha se-meyakinkan mungkin.


Farid menatap Ken dengan penuh intimidasi.


"Kenapa kau disini? Tidak ikut?" tanya Farid, sambil melihat pada dua sekretaris yang harusnya, setidaknya ikut Kaisar rapat kalau Ken tidak ikutan.


'Anjay! Iya! Adeh! Lupa gue kan asprinya!'


"Sama, Mbak Lina dia, Pak!"


"Itu, Lina!" tunjuk Farid dengan wajah yang sekarang membuatnya takut, Ken mau jujur tapi nanti bosnya ketahuan, mau bohong sudah tidak mungkin.


Dah lah!


Farid sudah tak sabar, ia masuk ruangan saja daripada kelamaan mending memastikan sendiri.


"Ck! Di kunci, berarti Kaisar di dalam?!" tanya Farid tegas, "Kenapa kamu bohong sama om, Ken?!"


"Sekarang, Lina! Mana kunci cadangan!"


Karena wanita itu tak tahu menahu konspirasi bos dan asprinya, jadi Lina dengan entengnya memberikan kunci cadangan.


Klekk!


Bunyi kunci yang terbuka.


Farid melirik kecewa pada Ken, sebelum masuk ke ruangan anaknya, entah apa yang bos dan asprinya itu sembunyikan darinya.


#Mereka bakal ke gep Farid gak nihhh??


#Triple Update nihhh jangan lupa dukungannya juga triple yaa

__ADS_1


Like, Komen, Vote!


heheh


__ADS_2